Erupsi Gunung Agung, 3 Penerbangan Surabaya-Denpasar Dibatalkan

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di Pusa Besakih, Karangasem, Bali,  saat Gunung Agung meletus dan mengeluarkan abul vulkanik, pada 26 November 2017. REUTERS/Johannes P. Christo

    Suasana di Pusa Besakih, Karangasem, Bali, saat Gunung Agung meletus dan mengeluarkan abul vulkanik, pada 26 November 2017. REUTERS/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak tiga penerbangan dari Bandara Juanda, Surabaya tujuan Bandara Ngurah Rai, Denpasar, pada Senin, 27 November 2017, dibatalkan akibat erupsi Gunung Agung di Karangasem, Bali.

    Humas Angkasa Pura I Bandara Juanda, Surabaya, Febri Prayoga, mengatakan total jadwal penerbangan dari Surabaya ke Denpasar pada Senin ini mencapai 12 penerbangan.

    Baca jugaAbu Gunung Agung Selimuti Bandara, Ngurah Rai Ditutup 24 Jam

    "Namun penerbangan ke Denpasar yang dibatalkan sementara ini masih ada 3 penerbangan," katanya, Senin, 27 November 2017.

     Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan penumpang pesawat akibat pembatalan penerbangan, kata Febri, Angkasa Pura I Bandara Juanda menyiapkan sejumlah fasilitas, di antaranya menyediakan tempat tunggu dan minuman. "Kami juga siapkan snack untuk para penumpang," ucapnya.

    Abu vulkanik Gunung Agung kini telah mencapai langit Bandara Ngurah Rai Denpasar. Pihak Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai pun akhirnya menutup atau menghentikan operasional bandara untuk sementara. Penutupan dilakukan mulai hari ini, Senin, 27 November 2017, pukul 07.15 WITA hingga Selasa, 28 November 2017, pukul 07.00 WITA.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.