Bisnis Online Menggeliat, Sewa Ruang Kantor Meningkat

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inspirasi utk ruang Kantor di IKEA business. TEMPO/Alia F

    Inspirasi utk ruang Kantor di IKEA business. TEMPO/Alia F

    TEMPO.CO, Jakarta - Permintaan sewa ruang kantor mulai menunjukkan sinyal membaik, terutama dengan tumbuhnya bisnis online dan bisnis yang terafiliasi dengan operator asing maupun modal dari luar negeri.

    Baca juga: Bisnis Online Kuasai 1,8 Persen Bisnis Ritel

    Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, mengatakan perilaku bisnis online ternyata tidak seperti yang dibayangkan selama ini. Pebisnis tersebut malah memiliki tingkat kebutuhan ruang kantor fisik yang tinggi.

    Colliers menilai, jika sebelumnya tenant hanya sekadar bertanya, mulai kuartal III/2017 sudah banyak yang mengeksekusi.

    "Kami punya dua divisi, yakni Tenant Representative dan Landlord Representative. Nah, yang tenant sedang banyak menangani klien," kata Ferry pada Selasa, 3 Oktober 2017.

    Baca: E-Commerce Tumbuh Subur, Permintaan Kantor Bakal Melonjak

    Ferry menyayangkan sinyal positif ini masih ditimpa hujan pasokan hingga akhir tahun 2017. Bahkan, sepanjang kuartal akhir 2017 ini kawasan niaga Jakarta akan mendapat tambahan 450 ribu m2. Adapun tambahan hingga kuartal III/2017 sebesar 300 ribu m2. Angka tersebut mengakumulasi total pasokan ruang perkantoran di kawasan niaga Jakarta menjadi 5,78 juta m2.

    Ferry memproyeksi pasokan tersebut masih akan bergerak dengan pertambahan dari 2018-2020 mencapai 1,5 juta m2.

    "Akibatnya biaya rerata sewa ruang kantor terkoreksi hingga 9 persen. Saat ini berkisar di harga Rp 217 ribu per m2 per bulan dari sebelumnya Rp 223 ribu per m2 per bulan," ujar Ferry.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.