Dolar dan Euro Melemah Menjelang Pertemuan Bank-bank Sentral  

Reporter

Selasa, 26 Juli 2016 08:57 WIB

REUTERS/Lee Jae-Won

TEMPO.CO, Jakarta - Pasar mata uang relatif stabil pada Senin atau Selasa pagi WIB, 26 Juli 2016, dengan kurs dolar Amerika Serikat dan euro sedikit melemah terhadap yen menjelang pertemuan bank sentral yang diawasi ketat minggu ini di Amerika Serikat dan Jepang.

Para pembuat kebijakan di bank sentral Amerika atau Federal Reserve akan memulai pertemuan mereka pada Selasa dan Rabu serta bank sentral Jepang, Bank of Japan (BoJ), pada Jumat.

Euro dan dolar telah melemah terhadap yen pada pukul 21.00 GMT, dengan euro jatuh menjadi 116,32 yen dari 116,55 yen dan dolar merosot ke level 105,82 yen dari 106,19 yen pada Jumat lalu.

Euro naik sedikit terhadap dolar, dikutip 1,0993 dolar dibanding 1,0976 dolar pada Jumat lalu. Pound sterling Inggris sedikit menguat menjadi 1,3139 dolar dari 1,3112 dolar.

"Pada Jumat, Jepang diharapkan memberi dukungan moneter lebih lanjut untuk ekonomi terbesar ketiga dunia yang sedang kesulitan itu," kata Western Union Business Solutions, dalam sebuah catatan tentang perkembangan valuta asing.

Yen telah tenggelam ke posisi terendah dalam enam minggu ketika keputusan minggu ini semakin mendekat. "Jika Jepang gagal memenuhi harapan tinggi pasar untuk tindakan agresif, setiap langkah dalam yen bisa naik daripada turun," demikian dikutip dari AFP.

ANTARA

Berita terkait

Mengenal Apa Itu Forex, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

23 Januari 2024

Mengenal Apa Itu Forex, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

Forex adalah jual beli mata uang asing yang cukup populer dan berpeluang memberikan keuntungan besar. Ketahui pengertian, fungsi, dan jenisnya.

Baca Selengkapnya

Mengenal Devaluasi dan Fungsinya untuk Ekonomi Negara

16 November 2023

Mengenal Devaluasi dan Fungsinya untuk Ekonomi Negara

Devaluasi adalah kebijakan pemerintah suatu negara untuk secara sepihak menentukan nilai tukar mata uang negara tersebut terhadap mata uang lain.

Baca Selengkapnya

Ketahui Nilai Mata Uang Euro dan Negara yang Menggunakannya

16 Oktober 2023

Ketahui Nilai Mata Uang Euro dan Negara yang Menggunakannya

Mata uang Euro banyak digunakan oleh negara-negara uni Eropa. Nilai mata uang Euro sendiri terhadap rupiah cukup tinggi. Berikut informasinya.

Baca Selengkapnya

Gairah Baru Bisnis Bus

4 Januari 2023

Gairah Baru Bisnis Bus

Perusahaan otobus (PO) kian giat menawarkan layanan baru, salah satunya bus sleeper,

Baca Selengkapnya

Rupiah Dibuka Menguat di Posisi Rp 15.195

30 September 2022

Rupiah Dibuka Menguat di Posisi Rp 15.195

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih lebih baik ketimbang negara lain.

Baca Selengkapnya

Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

24 September 2022

Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

Sebelum leancong ke nagara Asia Tenggara, ketahui dulu 11 mata uang negara ASEAN berikut kurs mata uang dengan rupiah saat ini.

Baca Selengkapnya

Rupiah Masih Loyo di Tengah Kenaikan Suku Bunga, Ini Kata Ekonom

23 September 2022

Rupiah Masih Loyo di Tengah Kenaikan Suku Bunga, Ini Kata Ekonom

Kemarin, BI mengerek suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin.

Baca Selengkapnya

Bayar Impor Mudah dengan KlikBCA Bisnis

16 Desember 2021

Bayar Impor Mudah dengan KlikBCA Bisnis

KlikBCA Bisnis menyediakan layanan transfer 14 mata uang dengan biaya ringan dan kurs cantik.

Baca Selengkapnya

Kurs Rupiah Melemah di Level 14.580 per Dolar AS, Ini Tiga Penyebabnya

8 April 2021

Kurs Rupiah Melemah di Level 14.580 per Dolar AS, Ini Tiga Penyebabnya

Kurs rupiah berada di posisi 14.580 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis, 8 April 2021.

Baca Selengkapnya

Di Luar Prediksi, Kurs Rupiah Menguat di 13.986 per Dolar AS

10 Februari 2021

Di Luar Prediksi, Kurs Rupiah Menguat di 13.986 per Dolar AS

Pada pukul 11.23 siang hari ini kurs rupiah menguat 9 poin atau 0,06 persen menjadi Rp 13.986 per dolar AS.

Baca Selengkapnya