Bursa Efek Siapkan Tiga Insentif untuk Peserta Tax Amnesty

Reporter

Selasa, 19 Juli 2016 19:25 WIB

Siluet seorang pengunjung dengan latar monitor pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 13 November 2015. ANTARA/Rosa Panggabean

TEMPO.CO, Jakarta - Bursa Efek Indonesia berencana memberikan insentif kepada para wajib pajak yang menanamkan investasinya selama masa penerapan undang-undang tax amnesty (pengampunan pajak). Direktur Pengembangan Bursa Efek Nicky Hogan menjelaskan, pemberian insentif itu dilakukan agar peserta tax amnesty cepat merealisasikan niatnya dan tidak menunggu hingga akhir periode penerapan kebiajakan tersebut.

Ada tiga insentif yang akan diberikan Bursa Efek Indonesia kepada peserta tax amnesty. Pertama, BEI akan memberikan diskon bagi perusahaan yang listing di bursa usai mereka melakukan penawaran umum perdana saham atau IPO. Sebelumnya biaya listing bagi perusahaan yang melantai di Bursa berkisar antara Rp 100 juta hingga Rp 250 juta.

"Itu diskon listing, nanti ada edaran dari bursa secepatnya, untuk mempercepat dan mendukung program tax amnesty. (Jumlah diskonnya) nanti tunggu waktu," kata Nicky Hogan di Bursa Efek Indonesia, Selasa, 19 Juli 2016.

Kedua, Bursa Efek akan memberikan diskon biaya di pasar negosiasi untuk transaksi balik nama atau crossing saham. Menurut Nicky, saat ini banyak pemilik dana yang mengatasnamakan sahamnya dengan nama orang lain. Sehingga diperlukan transaksi balik nama untuk mendeklarasikan hartanya saat melakukan repatriasi.

"Kalau punya saham di luar negeri mau balik nama ada biaya crossing 0,03 persen yang dikenai bursa. Nanti kami kasih diskon. Lalu pengalihan aset ini juga tidak dikenakan pajak penghasilan yang sebelumnya sebesar 0,1 persen," kata Nicky.

Dalam proses crossing saham, peserta tax amnesty harus melakukan transaksi pembelian saham dari saham yang dimiliki, namun atas nama pihak lain. Dalam proses tersebut mereka akan dikenakan biaya oleh broker sebesar 0,2-0,5 persen.

Dengan melakukan crossing saham, kata Nicky, maka akan terjadi pergeseran kepemilikan saham dari yang awalnya didominasi asing menjadi lebih banyak domestik. Nicky berharap transaksi crossing saham dapat membuat pemilik saham asing yang menjual kemudian dibeli oleh investor domestik.

Insentif ketiga yang akan diberikan Bursa Efek adalah tender offer. Nicky menjelaskan, Bursa Efek akan mempercepat waktu tender, yakni penawaran untuk membeli saham suatu perseroan, biasanya di atas harga pasar saham dengan pembayaran tunai, sekuritas, atau keduanya. "Kita kasih relaksasi tender offer, mungkin waktu tendernya bisa dipercepat. Supaya lebih cepat dana repatriasi itu masuk ke saham," kata dia.


DESTRIANITA

Berita terkait

BEI Targetkan Ada 64 Ribu Investor Baru Pasar Modal di Solo Raya Tahun Ini

24 hari lalu

BEI Targetkan Ada 64 Ribu Investor Baru Pasar Modal di Solo Raya Tahun Ini

BEI menargetkan tahun ini bakal ada sebanyak 64.483 investor baru di pasar modal di Solo Raya.

Baca Selengkapnya

Ihwal Korupsi di Wilayah IUP-nya Terbongkar, Begini Penjelasan Lengkap PT Timah ke BEI

30 hari lalu

Ihwal Korupsi di Wilayah IUP-nya Terbongkar, Begini Penjelasan Lengkap PT Timah ke BEI

PT Timah buka suara usai Kejaksaan Agung menetapkan 16 nama tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi tata niaga timah di wilayah IUP-nya.

Baca Selengkapnya

Senin Depan, BEI Terapkan Full Call Auction di Papan Pemantauan Khusus

45 hari lalu

Senin Depan, BEI Terapkan Full Call Auction di Papan Pemantauan Khusus

BEI akan menerapkan mekanisme perdagangan lelang berkala secara penuh atau full call auction di Papan Pemantauan Khusus pada Senin pekan depan.

Baca Selengkapnya

Dirut MAP Boga Adiperkasa Pengelola Starbucks Indonesia Resmi Mengundurkan Diri

5 Maret 2024

Dirut MAP Boga Adiperkasa Pengelola Starbucks Indonesia Resmi Mengundurkan Diri

PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) mengumumkan pengunduran diri Direktur Utama, Anthony Cottan. MAPB merupakan pengelola Starbucks di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Saham Antam Jadi Bagian Indeks Terkemuka di BEI

19 Februari 2024

Saham Antam Jadi Bagian Indeks Terkemuka di BEI

Penetapan kembali saham Antam pada Indeks LQ45, Indeks IDX30 dan Indeks IDX80 di IDX mencerminkan apresiasi positif para pemegang saham.

Baca Selengkapnya

United E-Motor Berharap Dapat Rp 400 M Usai Melantai di BEI

13 Februari 2024

United E-Motor Berharap Dapat Rp 400 M Usai Melantai di BEI

Pemegang merek United E-Motor, PT Terang Dunia Internusa Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia, dan menargetkan dana Rp 400 miliar.

Baca Selengkapnya

BEI Tetapkan 3 Hari Libur Perdagangan Bursa Selama Februari, Kapan Saja?

6 Februari 2024

BEI Tetapkan 3 Hari Libur Perdagangan Bursa Selama Februari, Kapan Saja?

BEI juga menetapkan pada 8 dan 9 Februari sebagai hari libur bursa.

Baca Selengkapnya

Erick Thohir Rombak Pimpinan Hutama Karya, Tunjuk Eks Panglima TNI Yudo Margono Jadi Komisaris Utama

2 Februari 2024

Erick Thohir Rombak Pimpinan Hutama Karya, Tunjuk Eks Panglima TNI Yudo Margono Jadi Komisaris Utama

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak jajaran pimpinan PT Hutama Karya (Persero). Berdasarkan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI),

Baca Selengkapnya

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Greylag Entities, Begini Respons Garuda Indonesia

1 Februari 2024

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Greylag Entities, Begini Respons Garuda Indonesia

Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi Greylag Entities terhadap putusan permohonan pembatalan perdamaian yang sebelumnya memenangkan Garuda Indonesia.

Baca Selengkapnya

Segera Melantai di BEI, United E-Motor Genjot Produksi Motor Listrik

27 Januari 2024

Segera Melantai di BEI, United E-Motor Genjot Produksi Motor Listrik

Produsen sepeda United Bike dan motor listrik United E-Motor, PT Terang Dunia Internusa (TDI) Tbk siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Selengkapnya