Wishnutama: RI Dinobatkan Jadi Negara Terbaik di Dunia 2019

Senin, 25 November 2019 20:26 WIB

Menparekraf Wishnutama sat ke Bali menegaskan Bali diharapkan menjadi destinasi wisatawan yang berkualitas dan meningkatkan ekspor industri kreatif. Dok. Kemenparekraf

Tempo.Co, Jakarta - Indonesia baru-baru ini dinobatkan sebagai The Best Countries in the World: 2019 Readers' Choice Awards oleh Conde Nast Traveler melalui situs cntraveler.com. Indonesia menempati urutan pertama mengungguli Thailand, Portugal, Sri Lanka, dan Afrika Selatan yang menempati posisi dua hingga lima.

Kabar itu dibagikan langsung oleh Mneteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama melalui akun Instagram pribadinya. "Saya selalu bersyukur atas hadirnya hari Senin sebagai awal semangat untuk berkarya. Terlebih Senin ini ketika saya bisa mengabarkan kepada teman-teman semua bahwa Indonesia meraih The Best Countries in the World: 2019 Readers' Choice Awards oleh Conde Nast Traveler," tuturnya, Senin, 25 November 2019.

Indonesia menjadi satu dari empat negara di ASEAN yang memperoleh penghargaan tersebut. Selain Indonesia, ada Filipina yang menempati peringkat kedelapan, Vietnam kesepuluh, dan Kamboja ke-19..

Pemberian penghargaan kepada negara terbaik ini telah melalui proses ketat. Dalam melakukan seleksi, Conde Nast Traveler melibatkan 600 ribu pemilih teregistrasi. "Mereka yang sudah registrasi inilah yang memilih negara favorit mereka," kata Wishnutama.

Daya tarik yang membuat Indonesia dinobatkan sebagai peraih penghargaan terletak di Bali. Bali dianggap sebaga pusat yoga terbaik, matahari tropis paling pas, dan pesta-pesta yang berkesan. Bali juga merupakan tempat spa yang tenang dan menyenangkan.

Saat ini, Conde Nast Traveler menyebut Indonesia berkembang sangat pesat dan menjadi destinasi baru untuk wisatawan nomadic dengan modern resor, pantai-pantai terpencil, juga candi-candi. Wishnutama mengatakan pengakuan dari Conde Nast Traveler bakal memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi internasional.

Meski demikian, Wishnutama menyatakan Indonesia mesti terus bekerja keras untuk meningkatkan daya saing. "Potensi ini justru harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk dapat meningkatkan pendapatan devisa," tuturnya.


Berita terkait

Bandara Adi Soemarmo Turun Status, Sandiaga Uno: Ada Kekhawatiran Pariwisata Solo Turun

1 hari lalu

Bandara Adi Soemarmo Turun Status, Sandiaga Uno: Ada Kekhawatiran Pariwisata Solo Turun

Bandara Adi Soemarmo turun status dari internasional ke domestik. Bagaimana nasib pariwisata di Solo? Ini tanggapan Sandiaga Uno.

Baca Selengkapnya

Iuran Wisata untuk Siapa

2 hari lalu

Iuran Wisata untuk Siapa

Rencana pemerintah memungut iuran wisata lewat tiket pesawat ditolak sejumlah kalangan. Apa masalahnya?

Baca Selengkapnya

Terkini: Usulan BTN Program 3 Juta Rumah Prabowo-Gibran, Pro Kontra Rencana Buka Lahan 1 Juta Ha untuk Padi Cina

5 hari lalu

Terkini: Usulan BTN Program 3 Juta Rumah Prabowo-Gibran, Pro Kontra Rencana Buka Lahan 1 Juta Ha untuk Padi Cina

BTN mengusulkan skema dana abadi untuk membiayai program 3 juta rumah yang dicanangkan oleh pasangan Capres-cawapres terpilih Prabowo-Gibran.

Baca Selengkapnya

Terkini: Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat, TKN Prabowo-Gibran Sebut Susunan Menteri Tunggu Jokowi dan Partai

6 hari lalu

Terkini: Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat, TKN Prabowo-Gibran Sebut Susunan Menteri Tunggu Jokowi dan Partai

Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sigit Sosiantomo mengatakan penetapan tarif tiket pesawat harus memperhatikan daya beli masyarakat.

Baca Selengkapnya

Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat: Tidak Semua Penumpang Wisatawan

6 hari lalu

Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat: Tidak Semua Penumpang Wisatawan

Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo menolak rencana iuran pariwisata di tiket pesawat.

Baca Selengkapnya

Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat Dinilai Berpotensi Langgar Undang-undang

7 hari lalu

Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat Dinilai Berpotensi Langgar Undang-undang

Rencana pemerintah memberlakukan penarikan iuran pariwisata di tiket pesawat dinilai berpotensi melanggar undang-undang.

Baca Selengkapnya

Tolak Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat, Garuda Indonesia: Membebani Penumpang

7 hari lalu

Tolak Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat, Garuda Indonesia: Membebani Penumpang

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Saputra menyatakan tidak setuju terhadap rencana penerapan iuran pariwisata di tiket pesawat.

Baca Selengkapnya

Akan ada Pungutan untuk Dana Abadi Pariwisata? Ini Penjelasan Sandiaga

8 hari lalu

Akan ada Pungutan untuk Dana Abadi Pariwisata? Ini Penjelasan Sandiaga

Jika dikenakan Rp1 ribu saja per penumpang pesawat untuk Dana Abadi pariwisata, pemerintah bisa mengantongi Rp80 miliar setahun.

Baca Selengkapnya

Overtourism di Kepulauan Canary Spanyol, Ribuan Orang Protes Tuntut Perubahan Model Pariwisata

9 hari lalu

Overtourism di Kepulauan Canary Spanyol, Ribuan Orang Protes Tuntut Perubahan Model Pariwisata

Pengunjuk rasa percaya bahwa model pariwisata Kepulauan Canary tidak berkelanjutan dan harus diubah, merugikan penduduk lokal.

Baca Selengkapnya

Reza Permadi Hadirkan Alat untuk Data Pengunjung Desa Wisata di 14th SIA 2023

14 hari lalu

Reza Permadi Hadirkan Alat untuk Data Pengunjung Desa Wisata di 14th SIA 2023

Keunggulan AVMS adalah ia mudah digunakan oleh pengelola destinasi wisata atau desa wisata

Baca Selengkapnya