Bantah Hoax, Menteri PUPR: Jembatan Kali Kenteng Aman Dilalui

Rabu, 13 Juni 2018 08:00 WIB

Antrean mobil pemudik yang akan melintasi jembatan Kali Kenteng di ruas tol fungsional Salatiga-Kartasura, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 10 Juni 2018. Bram Selo Agung/Tempo

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membantah hoax yang beredar dan memastikan Jembatan Kali Kenteng, yang merupakan bagian dari akses calon jalan tol Salatiga-Kartasura, Jawa Tengah, aman dilalui untuk arus mudik Lebaran 2018.

“Kemiringan jalan sementara yang melintasi bawah Jembatan Kali Kenteng masih aman dilalui. Tingkat kemiringannya sekitar 10-13 persen dan bukan 57 persen sebagaimana informasi yang beredar,” ujar Basuki lewat keterangannya, yang diterima pada Selasa malam, 12 Juni 2018.

Baca: Mudik Lebaran 2018, Jembatan Kali Kunto Dipastikan Bisa Dipakai

Sebelumnya, kabar tanjakan terjal Kali Kenteng dengan sudut kemiringan 57 derajat sempat membuat heboh netizen pada arus mudik 2018. Salah satunya diungkapkan aku Instagram Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah. Namun kini unggahan tersebut telah diralat. Beberapa akun juga menginformasikan hal serupa.

Padahal Kali Kenteng, yang merupakan bagian dari akses calon jalan tol Salatiga-Kartasura, Jawa Tengah, sejatinya dilengkapi jembatan panjang dengan tiang penyangga menjulang. Hingga arus mudik 2018, pekerjaan konstruksi jembatan ini belum rampung. Agar dapat dilalui pemudik, dibuatkan jalan darurat tepat di bawah tiang penyangga jembatan.

Advertising
Advertising

Baca: Mudik 2018, Waspada di Jembatan Kenteng Tol Salatiga-Solo

Konsekuensinya, ada jalan turun dan tanjakan. Di media sosial beredar video berjudul “Tanjakan 57 Derajat”, yang menampilkan sebuah low cost green car tidak kuat menanjak dan harus dibantu petugas kepolisian.

Menteri Basuki juga membantah kabar tersebut dan memastikan jembatan Kali Kenteng aman dilalui untuk arus mudik Lebaran 2018. Namun ia tidak membantah adanya kemacetan di titik ini.

Baca: Menjelang Mudik Lebaran, Polri Minta KemenPUPR Audit Jembatan

“Kemacetan terjadi karena penyempitan dari dua lajur menjadi satu lajur saat memasuki jalan sementara sepanjang 600 meter, di mana kecepatan kendaraan 20 kilometer per jam,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Administrasi Manager Proyek Paket 3 PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) Fatahillah. Menanggapi informasi palsu atau hoax yang beredar mengenai jalan tersebut, ia memastikan jalan tol fungsional Salatiga-Kartasura aman dilalui.

"Banyak comment viral yang menyatakan kemiringan jalan plan B Jembatan Kali Kenteng 57 derajat. Namun realisasinya kemiringan jalan plan B Jembatan Kali Kenteng 10 persen sampai dengan 12 persen. Artinya, naik 10 meter setiap 100 meter atau tangen -10,1 = 5,7 derajat," ucapnya saat dihubungi, Selasa.

Menurut Fatahillah, informasi yang beredar tersebut merupakan hoax berlebihan dan tanpa klarifikasi ke pihak JSN. "Kalau 10 sampai dengan 12 persen itu, kalau dikonversi ke derajat, sama dengan 5,7 sampai 7,2 derajat," tuturnya.

Pada Ahad pekan lalu, 10 Juni 2018, Direktur Utama David Wijayatno PT JSN juga memastikan kondisi jalur fungsional di Kali Kenteng aman dilewati. Pada hari pertama pemberlakuan jalur fungsional di Jembatan Kali Kenteng tercatat ada 4.200 kendaraan, sementara pada hari kedua 5.780 kendaraan. "Selama dua hari beroperasi tercatat 10 kendaraan mengalami mogok," katanya.

Jalur fungsional sepanjang 600 meter di Kali Kenteng tersebut telah dilengkapi dengan pagar pengaman, tolo-tolo, dan moveable concrete barrier untuk membantu pengguna jalan melewati titik dengan sudut elevasi maksimal 7,24 derajat tersebut.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk juga mengimbau pengguna jalan memastikan mesin dalam kondisi prima saat melalui ruas fungsional Salatiga Kartasura, khususnya sekitar Jembatan Kali Kenteng, dan memastikan kehati-hatian berkendara.

HENDARTYO HANGGI | AHMAD RAFIQ

Berita terkait

Beraksi Saat Musim Mudik Lebaran, Pencuri Ditangkap Berdasarkan Sinyal Telepon

6 hari lalu

Beraksi Saat Musim Mudik Lebaran, Pencuri Ditangkap Berdasarkan Sinyal Telepon

Tersangka mengincar rumah kosong yang ditinggal mudik Lebaran oleh pemiknya. Terakhir, tersangka mencuri di Perumahan Pagira Bangun, Teluknaga.

Baca Selengkapnya

AirNav Indonesia Pastikan Kabar Pesawat Jatuh di Perairan Bengga NTT Hoax

7 hari lalu

AirNav Indonesia Pastikan Kabar Pesawat Jatuh di Perairan Bengga NTT Hoax

AirNav Indonesia memastikan kabar adanya pesawat terbang rendah yang jatuh di perairan Bengga Nagekeo yang tersebar luas adalah tidak benar alias hoax

Baca Selengkapnya

Sepeda Motor Usai Dipakai Mudik Lebaran? Ini Komponen yang Wajib untuk Dicek

12 hari lalu

Sepeda Motor Usai Dipakai Mudik Lebaran? Ini Komponen yang Wajib untuk Dicek

Oleh karena itu, perawatan yang baik pasca mudik Lebaran menjadi sangat penting untuk memastikan keamanan dan kinerja optimal sepeda motor.

Baca Selengkapnya

Setelah Mudik Lebaran, Jangan Lupa Cek Komponen-komponen Mobil Berikut

12 hari lalu

Setelah Mudik Lebaran, Jangan Lupa Cek Komponen-komponen Mobil Berikut

Mobil yang bekerja keras selama perjalanan mudik Lebaran dapat mengalami berbagai masalah jika tidak dirawat dengan baik setelahnya.

Baca Selengkapnya

GM PLN UID Banten Operasikan 51 Unit SPKLU, Layani Arus Balik Jalur Mudik Tol Jakarta-Merak

12 hari lalu

GM PLN UID Banten Operasikan 51 Unit SPKLU, Layani Arus Balik Jalur Mudik Tol Jakarta-Merak

Di setiap lokasi rest area SPKLU terdapat posko siaga PLN yang dapat dimanfaatkan para pengguna mobil listrik untuk beristirahat dan menunggu pengisian baterai.

Baca Selengkapnya

Tersedia SPKLU PLN di Sumatra Bikin Nyaman Mudik dengan Kendaraan Listrik

12 hari lalu

Tersedia SPKLU PLN di Sumatra Bikin Nyaman Mudik dengan Kendaraan Listrik

Kehadiran fasilitas SPKLU menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini bagi kendaraan listrik

Baca Selengkapnya

Masyarakat Diimbau Skrining Penyakit Tidak Menular setelah Lebaran

12 hari lalu

Masyarakat Diimbau Skrining Penyakit Tidak Menular setelah Lebaran

Skrining penyakit tidak menular diperlukan untuk melakukan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko penyakit tidak menular setelah Lebaran.

Baca Selengkapnya

Pulang Mudik Lebaran, Ini Destinasi Wisata Dekat Gerbang Tol Palembang dan Pekanbaru

13 hari lalu

Pulang Mudik Lebaran, Ini Destinasi Wisata Dekat Gerbang Tol Palembang dan Pekanbaru

Agar tak terlalu capai saat pulang mudik Lebaran bisa menepikan kendaraan untuk menikmati kuliner mengunjungi destinasi wisata

Baca Selengkapnya

BUP BP Batam Layani 580 Ribu Penumpang Lebaran 2024, Naik 11 Persen

13 hari lalu

BUP BP Batam Layani 580 Ribu Penumpang Lebaran 2024, Naik 11 Persen

BUP BP Batam melayani 580.867 penumpang di Periode Angkutan Lebaran Tahun 2024

Baca Selengkapnya

Kemacetan Mudik Juga Terjadi di Cina, Ingat Tragedi Brexit Lebaran 2016 yang Tewaskan 12 orang

13 hari lalu

Kemacetan Mudik Juga Terjadi di Cina, Ingat Tragedi Brexit Lebaran 2016 yang Tewaskan 12 orang

Kemacetan saat mudik Lebaran tahun ini tidak separah tragedi Brexit 2016 yang Menewaskan 18 Orang atau macet parah di Beijing dan Pakistan.

Baca Selengkapnya