Pertamina Perketat Penyaluran BBM Bersubsidi  

Reporter

Editor

Agoeng Wijaya

Jumat, 14 September 2012 16:07 WIB

Sejumlah kendaraan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Kuningan, Jakarta, Senin (3/9). TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) terus berupaya memastikan penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi tepat sasaran sampai ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Caranya, Pertamina kini meningkatkan pengawasan dengan memperbanyak sistem teknologi informasi melalui POS (Point of Sales).

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya, mengatakan perseroan telah memasang sistem POS di 112 SPBU Kalimantan Selatan dan akan bertahap ke seluruh Kalimantan. Selanjutnya, Pertamina juga akan memasangnya di semua SPBU di Indonesia yang berjumlah sekitar 5.000 SPBU.

"Sistem ini dapat mengidentifikasi siapa konsumen di SPBU, volume pembelian, dan waktu pembeliannya sehingga memastikan penyaluran tepat jumlah dan tepat sasaran," kata Hanung dalam siaran persnya, Jumat, 14 September 2012.

Dia mengatakan, penyaluran dan distribusi BBM subsidi oleh Pertamian secara rutin akan diaudit internal, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas. Apabila hasil audit terbukti terdapat BBM subsidi yang disalurkan tidak tepat sasaran, maka pemerintah tak akan membayarkan subsidinya.

Disinggung soal pernyataan BPH Migas tentang adanya 170 mobil tangki BBM subsidi di Kalimantan Barat yang pengirimannya tidak sampai ke SPBU, Hanung mengaku belum menerima informasi resmi. "Pada kesempatan ini, Pertamina meminta BPH Migas untuk memberikan informasi yang lebih lengkap," katanya.

Meskipun begitu, Pertamina menyatakan kesiapannya untuk melakukan investigasi bersama BPH Migas terhadap titik lokasi, waktu, dan volume dugaan penyelewengan tersebut. "Kami terbuka dan siap investigasi apabila telah menerima data-data valid dari BPH Migas," ujarnya.

Menurut dia, setiap pelaksanaan distribusi BBM bersubsidi Pertamina memiliki mekanisme sanksi agar berjalan sesuai ketentuan. Pertama, sanksi internal, jika ada pekerja Pertamina maupun mitra kerja yang terlibat, maka Pertamina akan menyerahkan kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum.

Sesuai Undang-Undang No 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, penyimpangan dalam distribusi BBM subsidi terancam sanksi pidana kurungan enam tahun penjara dan denda sampai dengan Rp 6 miliar.

Ketua DPP Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Migas, Erry Purnomo Hadi, mengapresiasi upaya Pertamina mengawasi distribusi BBM subsidi di setiap SPBU. Dengan demikian, Pertamina telah mengembangkan standard operating procedure yang jelas dalam distribusi BBM.

ROSALINA

Berita lain:

Kiat Dahlan Iskan Atasi Kemiskinan di Ibukota

Mau Naik Heli Taksi? Ini Syaratnya

Harga Emas Melonjak US$ 38 per Troy Ounce

Bank Indonesia Nilai Ekonomi Indonesia Membaik

Rencana Pembelian Blitz oleh CJ Melanggar Aturan

Pengembang Malaysia Tawarkan Proyek Properti RM 1,2 Miliar

Berita terkait

3 Poin Kesaksian Jusuf Kalla Saat Jadi Saksi Meringankan Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan

1 jam lalu

3 Poin Kesaksian Jusuf Kalla Saat Jadi Saksi Meringankan Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan

Jusuf Kalla atau JK menjadi saksi meringankan dalam sidang eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan. Ini tiga poin pembelaannya.

Baca Selengkapnya

Jusuf Kalla Jadi Saksi Meringankan dalam Kasus Eks Dirut Pertamina, Begini Aturan Hukumnya

2 jam lalu

Jusuf Kalla Jadi Saksi Meringankan dalam Kasus Eks Dirut Pertamina, Begini Aturan Hukumnya

Jusuf Kalla alias JK menjadi saksi meringankan dalam sidang kasus dugaan korupsi terdakwa Eks Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan.

Baca Selengkapnya

Pertamina Bentuk Direktorat Manajemen Risiko di Seluruh Subholding

19 jam lalu

Pertamina Bentuk Direktorat Manajemen Risiko di Seluruh Subholding

PT Pertamina (Persero) resmi menetapkan direktorat baru, yaitu direktorat manajemen risiko di seluruh subholding.

Baca Selengkapnya

Pertamina Hulu Energi dan ExxonMobil Kerja Sama Penangkapan dan Penyimpanan Karbon di IPA CONVEX ke-38

20 jam lalu

Pertamina Hulu Energi dan ExxonMobil Kerja Sama Penangkapan dan Penyimpanan Karbon di IPA CONVEX ke-38

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menjajaki kerja sama dengan ExxonMobil Indonesia melalui pengembangan Asri Basin Project CCS Hub.

Baca Selengkapnya

Karen Agustiawan Didakwa Korupsi Pengadaan LNG, Jusuf Kalla Ungkap Faktor yang Bikin Pertamina Merugi

1 hari lalu

Karen Agustiawan Didakwa Korupsi Pengadaan LNG, Jusuf Kalla Ungkap Faktor yang Bikin Pertamina Merugi

Jusuf Kalla mengatakan bila direktur perusahaan harus dihukum karena merugi, maka seluruh BUMN Karya harus dihukum.

Baca Selengkapnya

Bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jusuf Kalla Bingung Karen Agustiawan Bisa Jadi Terdakwa Korupsi Pengadaan LNG

1 hari lalu

Bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jusuf Kalla Bingung Karen Agustiawan Bisa Jadi Terdakwa Korupsi Pengadaan LNG

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla mengatakan Karen Agustiawan sebagai Dirut Pertamina menjalankan perintah presiden.

Baca Selengkapnya

BPH Migas Minta PT KAI Optimalkan Pemanfaatan BBM Bersubsidi

1 hari lalu

BPH Migas Minta PT KAI Optimalkan Pemanfaatan BBM Bersubsidi

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi atau BPH Migas mendorong PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) memaksimalkan pemanfaatan BBM bersubsidi.

Baca Selengkapnya

Pertamina Menggaet KNOC dan ExxonMobil untuk Kembangkan CCS

1 hari lalu

Pertamina Menggaet KNOC dan ExxonMobil untuk Kembangkan CCS

Pertamina membangun kerja sama strategis dengan Korea National Oil Corporation (KNOC) dan ExxonMobil untuk pengembangan Carbon Capture and Storage (CCS) lintas batas antara Indonesia dan Korea Selatan.

Baca Selengkapnya

Jusuf Kalla Akan Hadir sebagai Saksi Meringankan di Sidang Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan

1 hari lalu

Jusuf Kalla Akan Hadir sebagai Saksi Meringankan di Sidang Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan

Jusuf Kalla akan hadir sebagai saksi meringankan dalam sidang dugaan korupsi pengadaan LNG dengan terdakwa Karen Agustiawan.

Baca Selengkapnya

PHE Tandatangani Kerja Sama Carbon Capture dengan ExxonMobil

1 hari lalu

PHE Tandatangani Kerja Sama Carbon Capture dengan ExxonMobil

Melalui penguatan kerja sama ini, PHE dan ExxonMobil akan mematangkan dan menyiapkan rancangan model komersial untuk pengembangan hub CCS/CCUS regional di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES)

Baca Selengkapnya