Jokowi Akan Buka Simposium International Fisheries Crime

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi saat melantik Hasyim Ashari menjadi anggota KPU sisa masa jabatan 2012-2017 di Istana Negara, Jakarta, 29 Agustus 2016. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi saat melantik Hasyim Ashari menjadi anggota KPU sisa masa jabatan 2012-2017 di Istana Negara, Jakarta, 29 Agustus 2016. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Hari ini Presiden Joko Widodo direncanakan membuka The 2nd International Symposium on Fisheries Crime di Kantor Istana Kepresidenan Yogyakarta. Acara ini akan berlangsung selama dua hari, 10-11 Oktober 2016.

    The 2nd International Symposium on Fisheries Crime merupakan ajang membicarakan berbagai masalah seperti ilegal fishing, human trafficking, kejahatan narkoba, penggelapan pajak, korupsi penerbitan izin, dan kasus pencucian uang.

    Acara simposium internasional ini diikuti oleh 46 negara antara lain Australia, Austria, China, India, Ghana, Nigeria, Afrika Selatan, dan Vietnam. Presiden Joko Widodo direncanakan akan memberikan keynote speech pada saat membuka acara. Selain itu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pun akan memberikan kata sambutan.

    Pembicara lain yang direncanakan akan mengisi simposium internasional ini antara lain Deputi Minister of Fisheries the Norwegian Minsitry of Trade Industry and Fisheries Ronny Berg, Director of the Division for Operations and Deputy Executive Director of UNODC Aldo Lale Demoz, dan David Higgins INTERPOL Environmental Crime Sub Director.

    Simposium internasional merupakan kali kedua diadakan dan Indonesia sebagai tuan rumah. Perhelatan serupa pertama kali diadakan di Afrika Selatan dan diikuti oleh 36 negara.

    ODELIA SINAGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.