Rizal Ramli Sindir Sudirman Said di Twitter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri ESDM Sudirman Said memberikan keterangan pers sebelum dibukanya Bali Clean Energy Forum 2016 di Nusa Dua, Bali, 11 Februari 2016. TEMPO/Johannes P. Christo

    Menteri ESDM Sudirman Said memberikan keterangan pers sebelum dibukanya Bali Clean Energy Forum 2016 di Nusa Dua, Bali, 11 Februari 2016. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.COJakarta - Perseteruan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dengan koleganya di kabinet, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, berlanjut hingga di jejaring sosial Twitter. Lewat cuitannya, Rizal menyindir Sudirman dengan mengatakan sibuk menganalisis kelakuan sendiri.

    Lewat akun Twitter-nya pada Senin, 29 Februari 2016, Rizal menulis, "Walah.. Walah.. Kok sibuk analisa kelakuan sendiri.. Lucu deh...” Sebelumnya, Rizal membalas salah satu komentar netizen yang mengaitkan akun miliknya dengan berita dari Kompas.com soal kekesalan Menteri Sudirman Said karena dihambat koleganya di pemerintahan. Waktu itu Rizal membalasnya dengan menulis, “Kesal sibuk analisa diri sendiri."

    Rizal melengkapi cuitan tersebut dengan menyisipkan meme Sudirman Said yang sedang menutupi mulutnya dengan kedua tangan. Gambar berlatar belakang kuning itu juga mengutip omongan Sudirman kepada wartawan saat meneken kontrak proyek infrastruktur di kantornya kemarin. Kala itu Sudirman mengatakan, “Tidak usah berpolemik. Yang pura-pura berjuang untuk rakyat, yang menipu, yang suka mengklaim paling tahu, yang mau coba mengganti investor Masela berhentilah membohongi rakyat. Karena suatu saat akan terbongkar niat busukmu.” 

    Perseteruan Rizal dengan Sudirman dipicu perbedaan pendapat mengenai rencana pembangunan kilang gas Blok Masela. Rizal menginginkan kilang gas berada di darat (onshore), sedangkan Sudirman mendukung kilang terapung di laut (offshore). Rizal berkeinginan kilang ada di darat karena bisa memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.