Potensi Sagu: Riau Pecahkan Rekor Muri dengan Sagu Terbanyak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saptarining Wulan memegang produk yang dibuatnya dari sagu saat ditemui tempo di Jakarta, Jumat 07 Agustus 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Saptarining Wulan memegang produk yang dibuatnya dari sagu saat ditemui tempo di Jakarta, Jumat 07 Agustus 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Universitas Riau dan Gerakan Pangan Lokal (GPL) akan memecahkan rekor MURI dengan memasak mie sagu terbanyak, yang bahan bakunya dipasok Kabupaten Kepulauan Meranti.

    Hal itu disampaikan Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI) yang melahirkan komunitas GPL. Acara itu akan digelar pada 11-15 November di Riau, dengan menghadirkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

    MITI menyatakan pemecahan rekor MURI itu bertujuan untuk pemberian wawasan kepada mahasiswa dan masyarakat terkait dengan potensi sagu dan keunikannya. Selain itu, sagu juga merupakan warisan pangan lokal yang harus dilestarikan.

    "Mie sagu yang diolah merupakan kerjasama BEM Universitas Riau dengan Kabupaten Meranti, yang merupakan salah satu produsen sagu yang besar di Indonesia," kata Deslaknyo Wisnu Hanjagi, Manajer Riset dan Analis Data MITI dalam rilisnya, Jumat (6 November 2015).

    MITI menyatakan sagu juga bermanfaat untuk pengganti nasi karena memiliki gizi yang setara dengan beras. Deslaknyo menuturkan memperkuat pangan lokal juga berguna untuk memperkuat perekonomian regional dan mendukung kesejahteraan petani.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.