Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kementerian Investasi Sebut Sektor Energi Baru Terbarukan Daya Tarik Investor Baru

Reporter

Editor

Agung Sedayu

image-gnews
Petugas tengah melakukan perawatan panel surya di PT Indofood Sukses Makmur, Tbk, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin 29 April 2024. Total potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia mencapai 3.686 gigawatt (GW). Potensi tertingginya dari energi surya sebesar 3.294 GW. Saat ini kapasitas terpasang EBT (energi surya, angin, air,bioenergi, panas bumi, dan laut) baru sekitar 0,3%. TEMPO/Tony Hartawan
Petugas tengah melakukan perawatan panel surya di PT Indofood Sukses Makmur, Tbk, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin 29 April 2024. Total potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia mencapai 3.686 gigawatt (GW). Potensi tertingginya dari energi surya sebesar 3.294 GW. Saat ini kapasitas terpasang EBT (energi surya, angin, air,bioenergi, panas bumi, dan laut) baru sekitar 0,3%. TEMPO/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Bidang Perencanaan dan Penanaman Modal Kementerian Investasi Nurul Ichwan menuturkan permintaan produk berkelanjutan menarik investasi baru ke sektor energi baru terbarukan (EBT) kian meningkat dalam skala internasional dan nasional. “Sehingga pertambangan dan industri hilir dijadikan salah satu sektor yang menggunakan energi baru terbarukan,” katanya dalam acara 2nd Conference Road to PLN Investment Days 2024 pada Selasa, 4 Juni 2024.

Berdasarkan survei Nielsen, kata Ichwan, dari segi pasar permintaan tinggi untuk perusahaan yang berkelanjutan dari lintas gender dan generasi, khususnya di Indonesia. Masyarakat lebih memilih produk yang relatif lebih mahal selama itu bisa menjamin keberlangsungan dari produk-produk yang dibeli. “Indonesia termasuk negara di mana konsumennya menginginkan adanya perusahaan yang berkelanjutan dengan persentase 94 persen,” katanya.

Ichwan mengatakan, progres investasi hijau di Indonesia dinilai cukup baik di ASEAN, walaupun belum optimal. Peluang investasi berkelanjutan jauh melampaui sektor energi dan mineral penting yang mencakup aktivitas mencapai tujuan ekonomi dalam artian kesejahteraan dengan menghormati batasan ekologis. 

Regulasi yang jelas sangat berpengaruh dalam menarik investasi ke sektor energi terbarukan. Pemerintah terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif guna mencapai target net-zero emission,” katanya.

Dalam skala internasional, ada kelompok yang menamakan The Climate Pledge seperti Amazon, Uber, Unilever, dan lainnya. Ada pula 471 perusahaan multinasional dari 41 negara telah berkomitmen mencapai net-zero carbon pada 2040. Kemudian ada 428 perusahaan top global menargetkan pengurangan emisi karbon. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan bauran EBT sebesar 23 persen pada 2025. Namun, berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau Kementerian ESDM, bauran EBT masih di 15 persen per Juli 2023. 

Padahal, potensi EBT di Indonesia mencapai 3.686 GW. Rinciannya, energi surya sebesar 3.295 GW, hidrogen 95 GW, bioenergi 57 GW, bayu 155 GW, panas bumi 24 GW, dan laut 60 GW.

Pilihan Editor: Perusahaan HTI PT Mayawana Persada Diduga Sebabkan Deforestasi Besar di Ketapang, Kalimantan Barat

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini: Kata BPOM Dugaan Roti Aoka dan Okko Mengandung Pengawet Kosmetik, Beda Sikap Luhut dan Sri Mulyani soal Family Office

2 jam lalu

Ilustrasi adonan roti. Tabloidbintang
Terkini: Kata BPOM Dugaan Roti Aoka dan Okko Mengandung Pengawet Kosmetik, Beda Sikap Luhut dan Sri Mulyani soal Family Office

Heboh soal dugaan roti Aoka dan roti Okko menggunakan bahan pengawet kosmetik, zat sodium dehydroacetate, terus menjadi perbincangan publik.


Rangkap Jadi Bappilu dan Komisaris PLN, Andi Arief Akan Mundur dari Partai Demokrat?

2 jam lalu

Aktivis 1998 dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Andi Arief berpose di Jakarta, Jumat, 19 Mei 2023. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Rangkap Jadi Bappilu dan Komisaris PLN, Andi Arief Akan Mundur dari Partai Demokrat?

Politikus Partai Demokrat Andi Arief resmi menduduki jabatan komisaris di PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero).


Luhut Targetkan Pembahasan Family Office Rampung Oktober 2024, Airlangga: Kita Masih Belajar

3 jam lalu

Luhut Pandjaitan dan Airlangga Hartarto. FOTO/Daisuke Suzuki/Pool via REUTERS dan ANTARA FOTO/Aqila Budiati
Luhut Targetkan Pembahasan Family Office Rampung Oktober 2024, Airlangga: Kita Masih Belajar

Luhut menargetkan pembahasan teknis family office rampung sebelum masa kepemimpinan Presiden Jokowi berakhir. Seperti apa respons Menteri Airlangga?


Burhanuddin Abdullah, Andi Arief, dan Orang Dekat Prabowo Jabat Komisaris di BUMN, Budi Arie: Politik Memang Seperti Itu

4 jam lalu

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief menyapa wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 15 Mei 2023. KPK memeriksa politisi Partai Demokrat itu sebagai saksi terkait kasus dugaan suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp200 miliar yang menjerat tersangka Bupati nonaktif Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Burhanuddin Abdullah, Andi Arief, dan Orang Dekat Prabowo Jabat Komisaris di BUMN, Budi Arie: Politik Memang Seperti Itu

Mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dan politkus Partai Demokrat Andi Arief ditunjuk menjadi Komisaris Utama dan Komisaris PT PLN (Persero).


Resmi jadi Komisaris PLN, Politikus Demokrat Andi Arief: Mau Lapor ke Ketum AHY Dulu

6 jam lalu

Aktivis 1998 dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Andi Arief saat diwawancarai oleh Tempo di Jakarta, Jumat, 19 Mei 2023. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Resmi jadi Komisaris PLN, Politikus Demokrat Andi Arief: Mau Lapor ke Ketum AHY Dulu

Politikus Partai Demokrat Andi Arief resmi menduduki jabatan Komisaris PLN per hari ini. Usai menyandang jabatan itu, Andi tak banyak bicara.


PLN Haleyora Power Bantu Alat Pengolahan Madu untuk Petani Garut

7 jam lalu

Desa Eduwisata Perlebahan Gunung Guntur menjadi sarana edukasi tentang perlebahan yang menarik minat wisatawan. Dok. PLN
PLN Haleyora Power Bantu Alat Pengolahan Madu untuk Petani Garut

Alat packing dari Haleyora Power memudahkan proses pengemasan dan menjaga kualitas madu.


IHSG Terjaga Pekan Ini, Berikut Tiga Saham Rekomendasi Indo Premier

9 jam lalu

Ilustrasi bursa efek dan kurs Rupiah. Getty Images
IHSG Terjaga Pekan Ini, Berikut Tiga Saham Rekomendasi Indo Premier

PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menyempaikan ada tiga sentimen yang memengaruhi IHSG pekan ini. Berikut tiga rekomendasi saham pada perdagangan hingga Jumat mendatang


Pemerintah Bebaskan Pajak Sampai 20 Tahun hingga Kepemilikan Asing Diperbolehkan 100 Persen di Kawasan Ekonomi Khusus

13 jam lalu

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. kemenparekraf.go.id
Pemerintah Bebaskan Pajak Sampai 20 Tahun hingga Kepemilikan Asing Diperbolehkan 100 Persen di Kawasan Ekonomi Khusus

Bantuan fiskal dengan meniadakan pajak hingga kemudahan perizinan diberikan bagi investor yang berinvestasi di daerah kawasan ekonomi khusus (KEK).


Pemerintah Sedang Finalisasi Family Office, Targetkan Sebelum Oktober 2024

1 hari lalu

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, saat ditemui usai mengikuti Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Pemerintah Sedang Finalisasi Family Office, Targetkan Sebelum Oktober 2024

Pemerintah sedang memfinalisasi pembentukan family office. Targetkan akan rampung sebelum Oktober 2024.


Ada Investor Cina di Balik Roti Aoka dan Okko yang Diduga Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya

1 hari lalu

Ilustrasi roti. Pixabay.com
Ada Investor Cina di Balik Roti Aoka dan Okko yang Diduga Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya

Siapa pemilik roti Aoka dan Okko?