Terpopuler Bisnis: Tukang Kelapa jadi Dirut, Sistem QR Code di Pantai Legian

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suwarno tukang kelapa menjadi Dirut Perumda Pasar. ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan

    Suwarno tukang kelapa menjadi Dirut Perumda Pasar. ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan

    TEMPO.CO, Jakarta -Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Minggu, 19 September 2021 dimulai dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution menunjuk Suwarno yang memiliki pengalaman tukang kelapa di Pasar Tradisional Petisah menjadi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar.

    Kemudian informasi bahwa Kementerian Keuangan mempersilakan Bambang Trihatmodjo selaku debitor BLBI menyampaikan tanggapannya atas utang SEA Games XIX 1997 ke negara. Juga berita Kementerian Perdagangan bahwa akan ada BUMN yang membeli pakan jagung, lalu menjualnya dengan harga Rp 4.500 ke peternak ayam.

    Selain itu berita tentang pengelola kawasan wisata Pantai Legian, Kabupaten Badung, Bali, mengembangkan dan meluncurkan sistem Quick Response (QR) Code bagi wisatawan yang berkunjung di Bali. Berikut adalah ringkasan dari keempat berita tersebut:

    1. Tukang Kelapa Ditunjuk Wali Kota Medan Bobby Nasution Jadi Dirut Perumda Pasar

    Wali Kota Medan Bobby Nasution lebih memilih Suwarno yang memiliki pengalaman tukang kelapa di Pasar Tradisional Petisah menjadi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar.

    "Saya ini pedagang kelapa, sudah 29 tahun di Pasar Petisah Medan. Selama ini yang kita perjuangkan kepentingan pedagang, dan hari ini saya dipercaya membawa aspirasi kawan-kawan," ucap Dirut Perumda Pasar, Suwarno di Medan, Sabtu, 18 September 2021.

    Dia mengaku bercampur haru ketika diumumkan berkompeten menduduki posisi orang nomor satu di perusahaan yang menaungi 51 pasar tradisional di Kota Medan.

    Pria kurus tinggi berambut cepak ini tidak pernah menyangka akan diberi amanah untuk memajukan nasib pedagang, seperti dirinya ke depan.

    Baca berita selengkapnya di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.