Curhat Pedagang Pasar Soal PPKM Level 3-4, Kelaparan hingga Berharap Bantuan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah memilah beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Jumat , 9 Juli 2021. Pemerintah menjamin ketersediaan stok pangan aman dan harganya terjangkau selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat pada 3-20 Juli 2021. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah memilah beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Jumat , 9 Juli 2021. Pemerintah menjamin ketersediaan stok pangan aman dan harganya terjangkau selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat pada 3-20 Juli 2021. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk lebih manusiawi dalam menjalankan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

    APPSI juga berharap pemerintah memberi bantuan subsidi kepada para pedagang pasar yang saat ini sedang kesulitan secara finansial.

    Wakil Ketua Umum APPSI Ngadiran meminta kepada pemerintah agar tidak memberlakukan pedagang seolah-olah seperti teroris saat melakukan penertiban.

    “Teman-teman kan sekadar mencari makan, kecuali teman pedagang dikasih bantuan, untuk tidak melakukan dagang. Kalau hanya dilarang dan ditindak dengan kasar. Itu tidak baik,” kata Ngadiran, Minggu, 25 Juli 2021.

    Ngadiran mengatakan Appsi telah mengirim surat kepada pemerintah sebanyak tiga kali, meminta agar para pedagang dibantu baik berupa pengurangan kewajiban retribusi, hingga diberikan bantuan langsung tunai agar mereka tetap dapat bertahan.

    Menurut dia, banyak pedagang yang sudah tidak kuat dan kelaparan. Mereka membutuhkan bantuan, lebih dari sekadar perpanjangan jam buka operasional pasar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.