Bisnis Ternak Lele, Benih Berkualitas Menjadi Salah Satu Kunci Panen Besar

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunjukkan lele yang sedang dibudidaya di Kolong Tol Becakayu, Kalimalang, Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021. Sejumlah Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama warga memanfaatkan lahan kosong di Kolong Tol Becakayu, Jakarta Timur untuk dijadikan lokasi budidaya lele. Hasil budidaya tersebut dijual kepada warga dengan harga Rp 25 ribu perkilogram. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Warga menunjukkan lele yang sedang dibudidaya di Kolong Tol Becakayu, Kalimalang, Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021. Sejumlah Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama warga memanfaatkan lahan kosong di Kolong Tol Becakayu, Jakarta Timur untuk dijadikan lokasi budidaya lele. Hasil budidaya tersebut dijual kepada warga dengan harga Rp 25 ribu perkilogram. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Ternak lele mendapat perhatian masyarakat, terutama saat pandemi ini. Susi Pudjiastuti, saat itu Menteri Kelautan dan Perikanan, pada 2019 pernah melakukan program kerja sama dengan pemerintah daerah  melalui pembagian 200 juta benih ikan. Salah satu jenis ikan yang dibagikan adalah lele.

    Dengan meningkatnya peternak ikan lele di Indonesia, maka penting untuk menjaga kualitas lele yang diternak. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas lele ketika panen adalah memperhatikan benih yang sehat. Mengutip dari disnakan.temanggungkab.go.id, ikan lele berkualitas tinggi ketika benihnya sehat, gerakannya lincah, warna tubuh cerah, tidak cacat (sirip lengkap), tidak membawa penyakit atau parasit, dan responsif terhadap pakan.

    Bibit lele yang sehat dapat dilihat dari cara berenangnya yang mampu melawan arus, namun sebaliknya apabila benih tersebut berenang bersama arus maka ia tampak tidak sehat. Selain itu faktor warna pada tubuhnya juga menjadi tolak ukur benih lele itu sehat atau tidak.

    Baca: Ketahui Protein Ikan lele Lebih Aman Dibanding Ikan Laut

    Selain itu faktor indukan juga menjadi faktor yang cukup penting, sebab benih-benih yang berasal dari indukan yang kecil mempengaruhi pertumbuhan ikan. Selain itu faktor tersebut juga bisa menyebabkan angka kematian yang tinggi.

    Benih lele yang baru ditebar ke kolam sebaiknya disterilkan terlebih dulu. Sterilisai benih tersebut cukup menggunakan garam lalu taburkan ke dalam ember besar selama 10-15 menit. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan benih-benih lele dari parasit.

    Selain perawatan secara fisik, peternak harus memperhatikan kredibilitas orang yang menjual benih tersebut. Disnakan Kab. Temanggung menyarankan untuk membeli benih dari pembudidaya yang telah memiliki sertifikasi Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB).

    Agar bisnis ternak lele ini hasilnya memuaskan, harus pula memperhatikan pola dan dosis makannya, menjadi faktor benih lele terlihat sehat, setelah memberikan makanan sesuai porsinya maka usahakan memberikan vitamin C agar daya tahan tubuhnya terjaga.

    GERIN RIO PRANATA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.