Sempat Grogi Divaksin, Menteri Bappenas: Kalau Enggak Vaksin Enggak Keren

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan PerencanaanPembangunan Nasional Suharso Monoarfa.

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan PerencanaanPembangunan Nasional Suharso Monoarfa.

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menceritakan pengalamannya ketika disuntik vaksin Covid-19. Suharso mengatakan sempat grogi lantaran ia tergolong kelompok lanjut usia atau lansia.

    “Saya biasa disuntik. Tapi suntiknya kali ini enggak tegak lurus. Saya grogi pas pertama-tama,” ujar Suharso dalam konferensi pers yang digelar secara virtual pada Senin, 22 Februari 2021.

    Meski demikian setelah divaksin, Suharso mengungkapkan tak ada masalah yang ia alami. Dia juga tidak merasakan adanya perubahan atau efek buruk dari vaksinasi.

    Suharso pun mengajak masyarakat untuk bersiap-siap menerima vaksin Covid-19. Ia menjamin vaksin yang dimiliki pemerintah saat ini, yakni Sinovac produksi perusahaan Sinovac Biotech asal Cina, telah melalui tahap uji klinis dan uji kehalalan.

    ADVERTISEMENT

    “Divaksin itu boleh kok, enak lho, dan keren. Kalau enggak divaksin enggak keren,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.