BRI: Penting Dorong Konsumsi Rumah Tangga dan Daya Beli Agar Ekonomi Bangkit

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung BRI, di Jendral Sudirman, Jakarta.

    Gedung BRI, di Jendral Sudirman, Jakarta.


    Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan proses perbaikan kondisi ekonomi Indonesia akan berlanjut sepanjang 2021. Tanda perbaikan dan kebangkitan ini sudah terlihat sejak kuartal terakhir tahun lalu.

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2020 diproyeksi ada pada angka -2,9 persen atau lebih baik dari capaian kuartal III 2020. “Secara keseluruhan tahun kami perkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia ada di angka kontraksi -2,2 persen sampai -1,7 persen untuk 2020. Kita berharap proses perbaikan ini akan berlanjut di tahun 2021,” ujar Suahasil.

    Dia menegaskan berbagai macam program perlindungan sosial telah berhasil menjaga konsumsi dasar dari masyarakat miskin dan rentan. Adanya peningkatan pendapatan karena adanya perlindungan sosial. Selain itu, dukungan UMKM, subsidi, dan dukungan usaha yang dilancarkan melalui PEN telah membantu dinamika berubahnya status usaha para pekerja.

    “Banyak buruh atau karyawan tetap ketika pandemi beralih menjadi buruh informal atau menjalankan usaha sendiri. Ini dinamikanya cukup tinggi. Dan keberadaan program ini membantu kelompok ekonomi yang ada,” kata Suahasil dalam rilis dari BRI.

    HENDARTYO HANGGI

    Baca juga: KPR BRI Virtual Expo 2021 Targetkan Transaksi Rp 1 Triliun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.