Survei Bank Indonesia: Kegiatan Ekonomi Membaik di Triwulan III 2020

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pertokoan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 5 Agutus 2020. Aktivitas perbelanjaan di pusat perdagangan tekstil terbesar se-Asia Tenggara ini masih relatif sepi dibanding saat sebelum pandemi.Tempo/Tony Hartawan

    Suasana pertokoan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 5 Agutus 2020. Aktivitas perbelanjaan di pusat perdagangan tekstil terbesar se-Asia Tenggara ini masih relatif sepi dibanding saat sebelum pandemi.Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) oleh Bank Indonesia mengindikasikan bahwa kegiatan dunia usaha membaik pada triwulan III-2020, tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada triwulan III-2020 sebesar minus 5,97 persen atau membaik dari minus 35,75 persen pada triwulan II-2020.

    "Perbaikan kegiatan usaha terjadi pada seluruh sektor ekonomi," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Dijelaskan, perbaikan pada sektor industri pengolahan, perdagangan, hotel dan restoran, pengangkutan dan komunikasi dan sektor keuangan, real estate & jasa perusahaan didukung oleh penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di berbagai wilayah. Sementara itu, perbaikan pada sektor pertanian, kehutanan & perikanan didukung oleh cuaca.

    Sejalan dengan kinerja kegiatan usaha, lanjut Onny, kapasitas produksi terpakai dan penggunaan tenaga kerja pada triwulan III 2020 tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

    Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha dari aspek likuiditas dan rentabilitas juga menunjukkan perbaikan pada triwulan III 2020 dengan akses kredit yang membaik.

    Pada triwulan IV 2020, menurut Onny, responden memprakirakan kegiatan usaha akan mencatat kinerja positif dengan SBT sebesar 2,12 persen. Berdasarkan sektor ekonomi, peningkatan terjadi pada mayoritas sektor ekonomi, terutama sektor keuangan, sektor real estate & jasa perusahaan, sektor perdagangan, hotel & restoran, dan sektor pengangkutan & komunikasi.

    "Kegiatan usaha yang makin kuat pada triwulan IV 2020 sejalan dengan optimisme penerapan AKB yang dapat mendorong permintaan masyarakat," kata Onny.

    Baca juga: Bank Indonesia Suntik Likuiditas ke Perbankan Rp 667,6 Triliun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.