Jokowi Beri Tugas Prabowo Tanam Singkong di Lahan 30 Ribu Hektare

Reporter

Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kamis, 9 Juli 2020. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menargetkan menanam singkong di lahan seluas 30.000 hektare pada 2021. Hal itu dilakukan Prabowo selaku penanggung jawab proyek yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pembangunan lumbung pangan atau food estate.

Prabowo mengaku mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengurus cadangan pangan singkong di food estate. Prabowo menyatakan siap mengubah singkong menjadi bahan pangan untuk membuat roti dan mie.

"Garis besarnya itu, bahan pangan untuk roti, nasi dari singkong dan juga mie. Indonesia konsumen mie kedua terbesar di dunia dan kita ingin menjamin bahwa kita tidak tergantung dari persediaan luar negeri,” kata Prabowo usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Rabu, 23 September 2020.

Dia pun menargetkan luas area lahan singkong 30.000 hektare pada 2021. Selanjutnya, luas lahan yang digarap akan meningkat hingga mencapai 1,4 juta hektare pada 2025.

Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan tugas dari Presiden Jokowi untuk menyokong Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam proyek food estate di Kalimantan Tengah.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi sebelumnya menugaskan Menhan Prabowo Subianto untuk menjadi penanggung jawab dalam pembangunan food estate di Kalimantan Tengah.

Jokowi mengungkapkan alasan penunjukkan Prabowo ialah karena bidang pertahanan tak hanya mengurusi alutsista, tetapi juga ketahanan di bidang pangan.

"Sudah disampaikan food estate itu berangkat dari peringatan FAO akan ada krisis pangan dunia sehingga perlu antisipasi cepat dengan membuat cadangan pangan strategis. Dan yang namanya pertahanan itu bukan hanya alutsista tapi juga ketahanan di bidang pangan," ujar Jokowi dalam pertemuan dengan media, Senin, 13 Juli 2020.

Dengan keterlibatan Prabowo, Jokowi meyakini persoalan pangan di Indonesia akan lebih mudah diatasi. "Jadi Pak Menhan menjadi leading sector karena memang kita ingin membangun cadangan strategis pangan, sehingga kalau nanti kekurangan beras ya tanam padi. Kurang jagung ya tanam jagung, bisa di situ," ungkap Jokowi.

Seperti diketahui, pemerintah menyiapkan pembangunan food estate di dua provinsi, yakni Kalimantan Tengah dan Sumatra Utara. Ada dua wilayah di Kalimantan Tengah, yakni kabupaten Pulang Pisau dan kabupaten Kapuas.

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki rencana untuk memperluas pembangunan lumbung pangan atau food estate. Wilayah yang menjadi sasaran adalah Nusa Tenggara Timur, Sumatera Selatan, hingga Papua.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 165.000 hektare lahan potensial di Kalimantan Tengah yang diperuntukkan bagi pengembangan kawasan lumbung pangan nasional tersebut.

Food estate di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah yang tengah dibangun memiliki lahan potensial 20.704 hektare. Namun lahan yang dapat difungsikan per medio tahun ini, seluas 5.840 hektare.

Secara singkat, food estate merupakan proyek klaster untuk pengembangan sayuran, buah-buahan dan aneka tanaman pangan sebagai kebutuhan utama masyarakat Indonesia. Bahkan, Pemerintah juga akan membangun sarana produksi dan infrastruktur pertanian seperti embung dan irigasi.

Konsep pengembangan food estate meliputi diversifikasi pangan. Hal ini diharapkan mampu membantu provinsi sekitarnya untuk meningkatkan produksi tanaman pangan.






Segini Usul Budiman Sudjatmiko Besaran Dana SDM Desa

10 menit lalu

Segini Usul Budiman Sudjatmiko Besaran Dana SDM Desa

Jokowi menerima usulan penggelontoran Dana SDM Desa. Dalam waktu dekat, Presiden akan mengeluarkan PP tentang itu. Apa itu Dana SDM Desa?


Terpopuler Bisnis: Skenario Bahlil Jika RI Kalah di WTO Lagi, Telanjur Bayar Mahal PBB Solo

1 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Skenario Bahlil Jika RI Kalah di WTO Lagi, Telanjur Bayar Mahal PBB Solo

Berita terpopuler ekonomi bisnis Selasa kemarin dimulai dari pernyataan Bahlil Lahadalia menekankan Indonesia tetap melarang ekspor nikel.


OPM Sandera Pilot Susi Air: Ingatkan Presiden Jokowi Agar Tidak Main-main

7 jam lalu

OPM Sandera Pilot Susi Air: Ingatkan Presiden Jokowi Agar Tidak Main-main

Jubir OPM Sebby Sambom memperingatkan Presiden Joko Widodo agar tidak bermain-main dengan kelompoknya yang menyandera pilot pesawat Susi Air


Fakta-fakta Seputar Peringatan Satu Abad NU, Apa Saja?

11 jam lalu

Fakta-fakta Seputar Peringatan Satu Abad NU, Apa Saja?

Tempo merangkum fakta-fakta seputar peringatan Satu Abad NU, baik sebelum maupun ketika acara. Apa saja?


Jokowi Minta RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Pernah Berharap Selesai 2022

11 jam lalu

Jokowi Minta RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Pernah Berharap Selesai 2022

PresidenJokowi meminta Rancangan Undang-Undang tentang Perampasan Aset Tindak Pidana atau RUU Perampasan Aset segera disahkan.


Keluarga Sopir Audi Tersangka Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur Memohon Keadilan ke Jokowi

11 jam lalu

Keluarga Sopir Audi Tersangka Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur Memohon Keadilan ke Jokowi

Kakak sopir sedan Audi, Sugeng Guruh tersangka tabrak lari meminta Presiden RI Joko Widodo menyelamatkan adiknya yang tidak bersalah


Di Depan Jokowi, Firli Sebut Harun Masiku dan 3 Buronan Lain Masih Dikejar

13 jam lalu

Di Depan Jokowi, Firli Sebut Harun Masiku dan 3 Buronan Lain Masih Dikejar

Ketua KPK Firli Bahuri melaporkan upaya penangkapan terhadap Harun Masiku dan tiga buronan kasus korupsi lainnya di depan Presiden Jokowi.


Jokowi Yakini IPK Tak Pengaruhi Investasi: Pemodal Lihat Untung Gede atau Enggak

13 jam lalu

Jokowi Yakini IPK Tak Pengaruhi Investasi: Pemodal Lihat Untung Gede atau Enggak

Jokowi meyakini anjloknya Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia pada 202 tidak akan berpengaruh terhadap iklim investasi di Indonesia.


Jokowi Tanggapi Harun Masiku Buron 3 Tahun: Kalau Barangnya Ada, Pasti Ditemukan

14 jam lalu

Jokowi Tanggapi Harun Masiku Buron 3 Tahun: Kalau Barangnya Ada, Pasti Ditemukan

Jokowi memberikan komentar diplomatis soal Harun Masiku, politikus PDI Perjuangan yang sudah jadi buronan KPK selama hampir 3 tahun.


Rekam Jejak Budiman Sudjatmiko, Mantan Aktivis 1998 yang Usulkan Dana SDM Desa ke Jokowi

14 jam lalu

Rekam Jejak Budiman Sudjatmiko, Mantan Aktivis 1998 yang Usulkan Dana SDM Desa ke Jokowi

Mantan aktivis mahasiswa yang kini menjadi politikus PDIP. Berikut profil Budiman Sudjatmiko.