Kepala Bappenas Cek Kesiapan Pemulihan Ekonomi di Labuan Bajo

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemerintah akan giat mempromosikan pariwisata di dalam negeri setelah ITB Berlin dibatalkan. Salah satunya destinasi yang gencar dipromosikan adalah Labuan Bajo yang terkenal dengan pemandangan senjanya. Dok. Kemenparekraf

    Pemerintah akan giat mempromosikan pariwisata di dalam negeri setelah ITB Berlin dibatalkan. Salah satunya destinasi yang gencar dipromosikan adalah Labuan Bajo yang terkenal dengan pemandangan senjanya. Dok. Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengecek kesiapan percepatan penanganan Covid-19 ke Provinsi NTT dalam kesiapan pemulihan ekonomi dan sosial Labuan Bajo. Obyek wisata itu merupakan satu dari lima destinasi pariwisata super prioritas.

    Suharso mengatakan Integrated Tourism Master Plan atau ITMP Labuan Bajo akan diarahkan untuk mengembangkan premium tourism di Labuan Bajo, terutama di Pulau Komodo, sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Pulau Flores akan didorong sebagai salah satu destinasi wisata tingkat premium karena punya keunggulan Komodo.

    "Saya kira di dunia tidak ada yang punya, kecuali di NTT ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 18 Juli 2020.

    Oleh karena itu, kata Suharso, pemerintah merancang master plan yang terintegrasi. "Apa saja yang perlu dilakukan pemerintah pusat terutama infrastruktur dasarnya apa yang mesti dibantu, sektor-sektor ekonomi apa yang bisa jadi pembangkit untuk ekonomi di daerah sini."

    Ia juga meninjau pelebaran Jalan Soekarno Hatta Bawah sepanjang 10,05 km yang menjadi bagian penting dari ITMP Labuan Bajo. Hal ini mengingat kualitas infrastruktur pendukung seperti jalan raya tentu menjadi daya tarik di dunia pariwisata.

    Selain di Jalan Soekarno Hatta Bawah, pelebaran jalan juga sedang berlangsung di Jalan Soekarno Hatta Atas sepanjang 9,97 km. Kedua Jalan Soekarno Hatta ini akan dilengkapi dengan jalur pejalan kaki (pedestrian walk) untuk menunjang pariwisata Labuan Bajo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.