GoPay Bisa Digunakan untuk Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi GoPay atau GoBills. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    Ilustrasi GoPay atau GoBills. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    TEMPO.CO, Jakarta - GoPay sebagai salah satu penyedia layanan uang elektronik yang terintegrasi dengan ekosistem Gojek, saat ini dapat digunakan untuk pembayaran zakat, infaq dan sedekah secara digital.

    Managing Director GoPay, Budi Gandasoebrata mengatakan, saat ini melihat tren positif dalam penggunaan uang elektronik dalam hal berbelanja, bayar tagihan, bahkan hingga bersedekah pun dengan cara digital.

    "Transaksi GoZakat sendiri mengalami naik dua kali lipat sejak masa pandemi. Kami pikir ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Indonesia sangat menghayati pentingnya donasi untuk membantu sesama di saat-saat sulit seperti ini," kata dia saat diskusi virtual, Jumat 15 Mei 2020.

    Adapun untuk zakat fitrah dapat dibayarkan dengan GoPay di situs Lazismu, sementara zakat mal bisa dibayarkan secara non-tunai melalui fitur GoZakat di aplikasi Gojek.

    Sejak 2019, kata Budi, pihaknya telah mempunyai layanan pembayaran zakat secara digital melalui GoZakat. Adapun layanan ini bisa diakses melalui aplikasi Gojek melalui fitur GoBills atau scan kode QRIS milik masjid dan Lembaga Amil Zakat terkait.

    "Semuanya bisa ditunaikan dengan GoPay, donasi digital memudahkan masyarakat bersedekah dan berzakat dari rumah kapan saja dan tentunya dengan lebih aman dan transparan,” tuturnya.

    Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, K.H. Haedar Nashir, mendukung pemanfaatan zakat secara digital sesuai anjuran pemerintah menjaga jarak fisik pada masa pandemi virus corona.

    Menurutnya, zakat digital dapat optimal menjadi jaringan pengaman sosial bagi kelompok rentan dan miskin yang terdampak COVID-19 sekaligus membantu pemulihan ekonomi Indonesia.

    "Mari kita berzakat, berinfaq dan bersedekah. Kami Muhammadiyah, GoPay dan semua institusi yang bekerjasama untuk membuka ruang yang seluas-luasnya untuk mereka yang berpunya untuk semakin mengoptimalkan zakat, infaq dan sedekah di saat kritis dan musibah seperti ini agar kita bisa berbagi kebajikan berlipat-lipat, apalagi di bulan Ramadan," ucapnya.

    Lebih lanjut, Haedar mengimbau kepada yang mampu untuk membayar zakat untuk segera menunaikan kewajibannya sebagai muslim. Pihaknya yakin dengan zakat, infak dan sedekah akan sangat besar pahalanya dan nilai untuk menghadirkan altruisme bagi orang lain.

    Sementara itu, Ketua Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu), Hilman Latief,  mengungkapkan tentang potensi penerimaan zakat setiap tahunnya persentasenya selalu meningkat. Namun jumlah yang terhimpun masih jauh dari potensi zakat yang ada.

    "Tahun ini, semua orang dan bidang terdampak, padahal mereka berpotensi sebagai muzakki. Orang-orang yang biasanya berzakat baik melalui atau tidak melalui LAZ, oleh karena itu digital sangat membantu seluruh LAZ dalam memfasilitasi interaksi antara lembaga amil dengan musakihnya dengan mustahiknya baik secara individual maupun lembaga," tuturnya.

    Sebagai informasi, Pengguna GoPay yang ingin membayar zakat cukup membuka fitur GoBills yang terdapat di aplikasi Gojek, pilih menu Zakat dan masukkan jumlah yang ingin dibayarkan.

    Selain membayarkan zakat kepada Lazismu, melalui fitur ini umat juga dapat membayarkan zakat ke BAZNAS, Baitul Maal Hidayatullah, Dompet Dhuafa, Global Zakat ACT, Griya Yatim dan Duafa, LAZISNU, Rumah Yatim, dan Rumah Zakat. Saat ini GoPay telah bekerja sama dengan 400 lembaga nirlaba dan rumah ibadah di 21 provinsi dan 41 kota di seluruh Indonesia sebagai pembayaran donasi non-tunai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?