Jumpa Pers di Bandara Diprotes AJI, Kemenko Maritim Minta Maaf

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berunjukrasa di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 9 Februari 2019. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo mencabut kembali remisi untuk I Nyoman Susrama yang merupakan terpidana kasus pembunuhan jurnalis Radar Bali Prabangsa karena menjadi kemunduran bagi penegakan hukum dan kemerdekaan pers di Indonesia. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berunjukrasa di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 9 Februari 2019. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo mencabut kembali remisi untuk I Nyoman Susrama yang merupakan terpidana kasus pembunuhan jurnalis Radar Bali Prabangsa karena menjadi kemunduran bagi penegakan hukum dan kemerdekaan pers di Indonesia. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meminta maaf atas pelaksanaan konferensi pers di Gudang Angkasa Pura Kargo 530, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Jumat, 27 Maret 2020 yang dikritik sejumlah pihak karena tidak menghiraukan jarak fisik yang aman di tengah wabah  corona atau COVID-19.

    Staf Khusus Menko Maritim dan Investasi Bidang Kelembagaan dan Media Jodi Mahardi dalam pesan instan di Jakarta, mengaku telah menginformasikan bahwa rilis dan foto kegiatan jumpa pers akan dibagikan sehingga wartawan tidak perlu hadir.

    "Kami sudah menyatakan permintaan maaf atas tidak terlaksananya physical distancing tadi pagi. Kami sebetulnya sudah menginfokan juga ke grup wartawan Kemenkomarves bahwa rilis dan foto akan di-share online dan tidak perlu hadir. Memang wartawan yang hadir ternyata di luar perkiraan," kata Juru Bicara Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan itu, Jumat, 27 Maret 2020.

    Menurut Jodi, kejadian tersebut akan menjadi evaluasi bagi Kemenko Marves dan ia menjanjikan hal tersebut tidak akan terulang.

    Jodi menambahkan, pihaknya akan membantu melakukan pengetesan COVID-19 bagi para wartawan yang hadir dan kemudian memiliki gejala terinfeksi virus tersebut.

    "Bagi wartawan yang hadir tadi dan mempunyai gejala COVID-19 dalam 5-7 hari kami akan bantu pengetesan. Kami akan melakukan reach out ke para wartawan yang mendaftar tadi," katanya.

    Sebelumnya, Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) mengritik konferensi pers yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) di Gudang Angkasa Pura Kargo 530, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Jumat, 27 Maret 2020. 

    Juru bicara KKJ, Sasmito Madrim dalam keterangan persnya di Jakarta, menyatakan jumpa pers tentang penyerahan bantuan dari Tiongkok kepada pemerintah Indonesia itu tidak menghiraukan imbauan mengenai pentingnya menjaga jarak fisik yang aman.

    Para narasumber masih saling berdekatan dan para jurnalis berkerumun meliput acara. Padahal menjaga jarak sangat penting untuk menekan penularan virus corona (COVID-19).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.