Evermos Gaet 30 Ribu Reseller Produk Busana Muslim Perempuan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi busana muslim embos. yushigi.com

    Ilustrasi busana muslim embos. yushigi.com

    TEMPO.CO, Bandung - Platform Evermos menggaet sekitar 30 ribu mitra reseller untuk penjualan produk muslim terutama kalangan perempuan. Bisnis lewat aplikasi khusus Evermos itu menargetkan 10 juta perempuan Indonesia menjadi pengusaha sukses.

    “Lebih dari 200 merek telah bergabung,” kata Sales Assistant Manager Evermos Muhamad Kamal Fauzi kepada Tempo, Selasa, 18 Februari 2020.

    Meluncur sejak 1 Februari 2019 latar belakang pembuatan aplikasi bisnis ini ingin merangkul dan membantu individu serta pebisnis untuk membuka usaha yang dapat bersaing. Berkolaborasi dengan berbagai merek busana muslim dan reseller, mereka membangun saluran penjualan yang lebih efektif dan efisien. “Dengan semangat sinergi dan kolaborasi, kami ingin berkembang bersama,” kata Kamal.

    Peminat awalnya harus mendaftar sambil membayar Rp 300 ribu. Setelah mendapatkan aplikasinya bisa langsung dipakai untuk berjualan. Aplikasi itu berupa website pribadi sebagai reseller yang berisi produk untuk dibagikan ke target konsumen dan langsung bisa dibeli.

    Transaksi yang dilakukan itu seperti berbelanja online. Pembayaran komisi ke reseller lewat transfer bank ke rekening langsung dari aplikasi. Bagi pemula utamanya bisa promosi barang ke teman atau kerabat tanpa repot memikirkan produksi dan pengiriman.

    Komisi untuk reseller disebut bisa mencapai 30 persen dari setiap produk yang dijual. Evermos, kata Kamal, mendukung reseller dengan panduan untuk jualan dan marketing.

    Lebih dari 200 merek yang bergabung harga produknya mulai dari Rp 3.000 hingga paling mahal Rp 2 juta. “Sebanyak 60 persen produk kami di bawah harga Rp 200 ribu,” ujarnya. Beberapa merek itu seperti Zoya, Mezora, Rabbani, Hijab Etnik, House of Amee, dan Quran Cordoba.

    Seorang reseller di Bekasi, Mona Apriana mengaku kini bisa meraih penghasilan sampai Rp 15 juta per bulan. Ibu rumah tangga berusia 45 tahun itu sebelumnya pernah menjual kerudung juga gamis secara online sejak empat tahun silam. Produk yang paling banyak dijualnya yaitu madu, selimut, dan susu kambing.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara