Bantah TVRI Pro Siaran Asing, Helmy Yahya: Tak Sampai 10 Persen

Helmy Yahya memberikan keterangan kepada media terkait pemecatannya sebagai Direktur Utama TVRI, Jakarta, Jumat, 17 Januari 2020. Untuk menanggapi surat pemecatan tersebut Helmy melalui kuasa hukum Chandra Hamzah akan mempelajari dan membuat langkah langkah hukum. Tempo/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Direktur Utama Televisi Republik Indonesia Helmy Yahya membantah anggapan bahwa siaran stasiun televisi pelat merah itu didominasi program asing. "Program asing itu tidak sampai 10 persen durasinya dari total hampir 8.000 jam nasional," tutur dia dalam rapat bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020.

 

Menurut Helmy, TVRI mempunyai 30 stasiun daerah hingga ke Papua Barat. Setiap harinya, stasiun daerah itu memutarkan siaran lokal selama empat jam. Sehingga, kalau dikalikan 365 hari dan 30 stasiun, program lokal ditayangkan selama 43 ribu jam dalam setahun. "Itu semua program lokal, kami mengangkat kelokalan, seperti budaya, bahasa daerah, pendidikan, hingga informasi," ujar Helmy.

 

Dengan adanya keseriusan direksi untuk menggarap stasiun televisi publik mirip pemerintah itu, Helmy mengatakan TVRi pun dipercaya oleh federasi badminton dunia untuk menyiarkan semua seri. Hal tersebut juga sejalan dengan prestasi atlet Indonesia yang tengah moncer. Implikasinya, setiap pertandingan itu ditayangkan, rating dan share TVRI pun melompat.

 

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin menyebut direksi pada era kepemimpinan Helmy Yahya seperti mengejar rating. Ia menyayangkan TVRI justru banyak menayangkan siaran asing. "Siaran film asing cukup banyak, ada yang bayar da ada yang gratis.  Kemudian, seolah-olah direksi mengejar rating dan share seperti tv swasta," kata Arief.

 

Imbasnya, menurut dia, TVRI pun menggelontorkan duitnya ke luar negeri untuk membayar program-program itu. Selain Discovery Channel, TVRI juga menyiarkan BWF dan Liga Inggris. "Artinya APBN dibelanjakan ke luar, padahal Presiden minta dibatasi."

 

Dengan alasan itu pun, Dewan Pengawas TVRI memecat Helmy Yahya melalui surat bernomor 8/DEWS/TVRI/2020. Sebelum dipecat, Helmy sempat dinonaktifkan dari jabatannya pada 4 Desember 2019. Helmy lalu mengirim surat pembelaan yang dikirimkan kepada Dewan Pengawas pada 18 Desember 2019.

 

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Program dan Berita TVRI Apni Jaya Putra menyanggah pernyataan Dewan Pengawas soal jumlah program asing di saluran televisi pelat merah itu.

 

"Jumlah program asing yang tayang di TVRI bukanlah sefantastis seperti yang dilaporkan," ujar dia dalam rapat bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat di Kompleks Parlemen, Senin, 27 Januari 2020. Ia mengatakan jumlah program asing yang tayang di TVRI pada 2019 hanya berdurasi total 478 jam atau hanya 0,6 persen dari jumlah tayang TVRI setahun yang mencapai 7.847 jam.

 

Bahkan, ia menuturkan masih ada 29 stasiun di daerah yang menayangkan program lokal empat jam dalam setahun. Apabila dihitung per tahun tayangan tersebut bisa berdurasi lebih dari 43 ribu jam. Berdasarkan paparan yang disajikan Apni, perbandingan antara program asing dan siaran lokal berdasarkan jam tayangnya adalah 7,3 persen berbanding 92,7 persen.

 

Salah satu program asing yang ditayangkan TVRI, Discovery Channel, menurut Apni, lahir dari kerjasama strategis. Klausulnya, perseroan membeli program 200 jam dengan harga US$ 800 per jam untuk tahun 2019 dan di 2020 hanya 100 jam. "Di dalam nota kesepahaman, Discovery bersedia mendistribusikan program terbaik TVRI, termasuk kerjasama produksi."

 

Kehadiran program asing itu pun, menurut Apni, berkontribusi pada berkurangnya nilai jam rerun TVRI. Jika pada 2017 rerun tercatat 55 persen, pada 2018 jumlahnya berkurang jadi 47 persen dan pada 2019 menjadi 45 persen. Ia menilai angka rerun itu masih tergolong tinggi jika dibandingkan rata-rata industri yang saat ini hanya 10-20 persen.

 

CAESAR AKBAR






Hari Dongeng Nasional, Asal-usulnya Berhubungan dengan Pak Raden Si Unyil

3 hari lalu

Hari Dongeng Nasional, Asal-usulnya Berhubungan dengan Pak Raden Si Unyil

Di Indonesia Hari Dongeng Nasional diperingati pada 28 November. Tanggal itu dipilih, karena bersamaan dengan tanggal lahir Suyadi


Setelah Jabodetabek, Kominfo Akan Matikan Siaran TV Analog di 284 Kabupaten dan Kota

8 hari lalu

Setelah Jabodetabek, Kominfo Akan Matikan Siaran TV Analog di 284 Kabupaten dan Kota

Setelah mematikan siaran tv analog di Jakarta, Kominfo bakal melanjutkannya di 93 wilayah layanan di 284 kabupaten/kota.


Mengenang Bu Kasur, Tokoh Pendidikan yang Berpulang 20 Tahun Lalu, Setiap Lagunya Tanpa Huruf R

39 hari lalu

Mengenang Bu Kasur, Tokoh Pendidikan yang Berpulang 20 Tahun Lalu, Setiap Lagunya Tanpa Huruf R

Tokoh pendidikan Bu Kasur pada 22 Oktober, 20 tahun lalu waf. Ia dan Pak kasur telah membuat lagu sekitar 150 anak-anak. Ini keunikan lagunya.


Jokowi Telah Kirimkan 15 Nama Calon Dewan Pengawas LPP TVRI ke DPR

19 September 2022

Jokowi Telah Kirimkan 15 Nama Calon Dewan Pengawas LPP TVRI ke DPR

Johnny G. Plate mengatakan Presiden Jokowi telah mengirimkan 15 nama calon anggota dewan pengawas LPP TVRI ke DPR


Jalan Panjang 60 Tahun TVRI, Apa Acara yang Masih dalam Kenangan?

25 Agustus 2022

Jalan Panjang 60 Tahun TVRI, Apa Acara yang Masih dalam Kenangan?

Sebagai stasiun televisi pertama di Indonesia, TVRI memiliki sejarah panjang. Berbagai acara pernah lekat di masyarakat, acara apakah favoritmu dulu?


Kelahiran TVRI dan 24 Agustus Sebagai Hari Televisi Nasional

24 Agustus 2022

Kelahiran TVRI dan 24 Agustus Sebagai Hari Televisi Nasional

Pemerintah Indonesia pada 1961 memutuskan untuk memasukkan proyek media massa televisi (TVRI) ke dalam proyek pembangunan Asian Games IV 1962.


24 Agustus 1962: Kilas balik TVRI Mengudara Perdana Siaran Langsung Asian Games IV

24 Agustus 2022

24 Agustus 1962: Kilas balik TVRI Mengudara Perdana Siaran Langsung Asian Games IV

Tanggal tersebut saat ini dikenal sebagai hari kelahiran Televisi Republik Indonesia atau TVRI sebagai jaringan televisi pertama di Indonesia


Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

11 Agustus 2022

Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai sekarang ruang publik dipenuhi oleh isu negatif, disinformasi, dan berita bohong.


Rekam Jejak Pemerintah Orde Baru yang Alergi Rambut Gondrong

4 Agustus 2022

Rekam Jejak Pemerintah Orde Baru yang Alergi Rambut Gondrong

Pada masa pemerintahan Orde Baru, rambut gondrong mendapatkan stigma negatif, bahkan dilarang.


Pak Kasur, Sosok Legendaris Dunia Anak-Anak Indonesia, Begini Asal Namanya

28 Juli 2022

Pak Kasur, Sosok Legendaris Dunia Anak-Anak Indonesia, Begini Asal Namanya

Pak Kasur salah satu tokoh di Indonesia yang erat kaitannya dengan isu pendidikan anak-anak. Begini profilnya.