Libur Natal dan Tahun Baru, PT KAI Angkut 5,96 Juta Penumpang

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah penumpang kereta api dalam dua hari pertama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mengalami penurunan 6-10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena salah satunya dipengaruhi adanya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang baru saja dibuka. ANTARA

    Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah penumpang kereta api dalam dua hari pertama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mengalami penurunan 6-10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena salah satunya dipengaruhi adanya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang baru saja dibuka. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia tercatat telah mengangkut sebanyak 5,96 juta penumpang selama periode libur Natal dan Tahun Baru.  Vice President Public Relations PT KAI, Yuskal Setiawan mengatakan, periode Natal dan Tahun Baru itu berlangsung 2 pekan, sejak 19 Desember 2019 sampai 5 Januari 2020. 

    Adapun jumlah penumpang didominasi oleh kereta api jarak jauh yang mencapai 3,21 juta orang,  sedangkan kereta api lokal sebanyak 2,75 juta orang. “Pada angkutan Natal-Tahun Baru 2019/2020, penumpang kereta api naik 4,79 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya yakni 5,69 juta penumpang,” ujar Yuskal seperti dikutip Antara, Senin 6 Januari 2020.

    Perinciannya, selama angkutan libur Natal-Tahun Baru penumpang kereta api (KA) jarak jauh naik 107,72 persen dari 2,98 juta penumpang pada 2018. Adapun penumpang KA Lokal naik 101,56 persen dari 2,71 juta pada 2018.

    Menyongsong musim angkutan libur Natal dan Tahun Baru itu, PT KAI mengoperasikan 374 perjalanan KA reguler serta 30 perjalanan KA Nataru. Total, ada 404 kereta api yang dijalankan. Sehingga, kapasitas tempat duduk juga bertambah dari 240.162 kursi di 2018 menjadi 250.012 tempat duduk di 2029.

    Pada periode Natal dan Tahun Baru 2020, tegasnya, KAI mencatat tanggal puncak terjadi pada 30 Desember 2019 dengan volume 361.507 penumpang. Adapun Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun terpadat di masa Natal dan Tahun Baru tahun ini. Jumlah volume penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen sebanyak 380.612 penumpang, diikuti Stasiun Bandung dengan 362.619 penumpang.

    Yuskal juga menyampaikan pemohonan maaf kepada para pengguna atas beberapa kejadian yang menyebabkan terganggunya perjalanan KA di masa libur Natal dan Tahun Baru ini. Gangguan-gangguan tersebut di antaranya jalur lintas Cigombong – Maseng yang sempat terdampak longsor, gangguan persinyalan di lintas Karawang – Klari, dan banjir di kawasan Daop 1 Jakarta. Khusus terkait banjir di Daop 1 Jakarta, KAI memberikan bantuan kepada warga korban banjir melalui Layanan Kesehatan di Rail Clinic dan menyerahkan bantuan makanan, pakaian, selimut, dan lainnya.

    PT KAI mengucapkan terima kasih kepada pengguna jasa kereta api, pemerintah melalui Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, serta anggota komunitas pecinta kereta api yang menjadikan perjalanan kereta api pada masa angkutan Nataru 2019/2020 ini berjalan lancar,” kata Yuskal.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.