Wishnutama dan Angela Tanoesoedibjo Kunjungi Omah Mbudur Magelang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio usai acara Dialog Nasional Ekonomi Kreatif di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis, 7 November 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio usai acara Dialog Nasional Ekonomi Kreatif di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis, 7 November 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Magelang - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengunjungi Omah Mbudur di Desa Wanurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat, 20 Desember 2019.

    Pada kunjungan di Omah Mbudur tersebut, dia didampingi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo. Wishnutama diterima oleh pemilik Omah Mbudur Nuryanto.

    Wishnutama menyaksikan pembuatan berbagai kerajinan khas Borobudur yang terbuat dari bahan limbah.

    Dia mengatakan kerajinan kaitannya dengan ekonomi kreatif. Menurut dia, apa yang dilakukan Omah Mbudur mendukung kegiatan pariwisata dengan kemampuan ekonomi kreatif masyarakat setempat.

    ADVERTISEMENT

    "Ada kerajinan tangan, kerajinan batik, seni tari, makanan, lukisan dan suasana alam, ada kulinernya, segala macam itu kan bagian dari pada ekonomi kreatif yang bisa membawa manfaat buat masyarakat di sekitarnya," katanya.

    Menurut dia, destinasi wisata itu yang terpenting membawa manfaat. Tujuan pariwisata selain memberikan devisa buat negara juga memberikan manfaat buat masyarakat di sekitarnya.

    "Yang paling cepat dan bisa bermanfaat adalah ekonomi kreatif sehingga memberikan kesejahteraan buat masyarakat di sekitarnya," katanya.

    Ia menilai kualitas kerajinan yang dihasilkan sudah bagus, tetapi kalau bisa yang sudah bagus ditingkatkan menjadi lebih bagus.

    "Tugas Kemenparekraf untuk membantu mengemasnya, bisa menjualnya secara online nanti, bagaimana bisa memberikan brandnya, mempromosikannya, itu juga penting," kata Wishnutama.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.