Alasan Ridwan Kamil Bangun Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •   Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat membuka West Java Festival 2019,  di depan Gedung Sate, Bandung, Sabtu, 2 Nopember 2019.

    Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat membuka West Java Festival 2019, di depan Gedung Sate, Bandung, Sabtu, 2 Nopember 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunggah alasannya di media sosial terkait alasan mengajukan anggaran proyek kolam renang pribadi senilai Rp 1,5 miliar di rumah dinas atau di Gedung Pakuan.

    Dikutip dari akun media sosial resminya, Ridwan Kamil mengaku memiliki masalah lutut yang membuat dokternya menyarankan agar tidak melakukan aktivitas olah raga motorik seperti berlari.

    "Disarankan rutin tiap hari terapi berenang saja, agar bisa fit, bugar, dan sehat menjalani tugas dalam wilayah seluas Jawa Barat ini," kata Ridwan Kamil di akun Facebook miliknya yang diunggah satu jam lalu, Jumat, 15 November 2019.

    Ia kemudian melanjutkan, bahwa dalam cicilan renovasi tahunan, ia mengusulkan kepada Biro Umum agar membuat kolam renang kotak yang lebarnya tiga sampai empat meter.

    Tujuannya, agar Gubernur Jawa Barat kelak bisa berolahraga renang setiap harinya. Ia menilai kalau anggaran yang ia ajukan bisa dipertanggungjawabkan baik secara etika gagasan, aspek aturan dan hukumnya.

    Ridwan Kamil mengatakan kalau Gedung Pakuan tidak cocok disebut sebagai rumah karena sangat luas mencapai 2,3 hektare. "Saking luasnya, gedung itu diurus lebih dari 100 orang. Tidak cocok sebetulnya disebut rumah," ujar Ridwan Kamil.

    Cicilan renovasi tahunan bukan kali pertama ini dilakukan Biro Umum, karena menurut Ridwan Kamil, sebelumnya Biro Umum pernah membangun masjid dan zona olahraga berupa Gedung Olahraga berisi lapangan tenis dan basket untuk dipakai penghuni dan warga sekitar.

    Ridwan Kamil juga mengatakan kalau usia Gedung Pakuan sudah cukup tua, mendekati 200 tahun. Hal itu menyebabkan Biro Umum saat ini mencoba melakukan renovasi termasuk area-area bersejarah dan terbengkalai, termasuk menambahi fasilitas sarana olahraga baru.

    "Saya kira itu yang bisa saya jelaskan. Semua anggaran itu direncanakan, disetujui, dan disepakati bersama. Hatur nuhun," kata Ridwan Kamil.

    Sebelumnya rumah dinas Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil, yakni Gedung Negara Pakuan yang terletak di Jalan Otto Iskandardinata Kota Bandung akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas kebugaran salah satunya kolam renang.

    Kepala Biro Umum Setda Pemprov Jawa Barat Iip Hidayat, mengatakan pembangunan kolam renang tersebut merupakan bagian dari penataan Gedung Negara Pakuan dan revitalisasi Gedung Sate.

    Anggaran yang disiapkan untuk revitalisasi Gedung Pakuan mencapai Rp4 miliar. "Pengerjaan untuk Gedung Pakuan lebih sedikit dibandingkan Gedung Sate," kata Iip.

    Khusus pembangunan kolam renang merupakan fasilitas olahraga baru untuk penghuni Gedung Pakuan. "Jadi kita buat tempat kebugaran, kita bikin kolam renang kecil, tapi lumayan lah untuk menjaga kesehatan kebugaran Pak Gubernur," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.