Utang Merpati Airlines Berkurang Rp 4 Triliun Sebab Bunga Dihapus

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Merpati Airlines. TEMPO/Ifa Nahdi

    Merpati Airlines. TEMPO/Ifa Nahdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines Asep Ekanugraha mengatakan posisi utang perseroan saat ini menjadi Rp 6 triliun. Nilai itu, kata dia, berkurang dari yang sebelumnya sekitar Rp 10 triliun. 

    "Di pengadilan PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) berhasil menghapuskan bunga. Bunga Rp 4,4 triliun sendiri. Belum menyentuh bisnis, belum menyentuh structuring komposisi saham pasca homologasi," kata Asep di gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara Jakarta, Rabu, 16 Oktober 2019.

    Menurut dia, jika sudah menyentuh pembahasan mengenai bisnis dan lainnya itu, nilai buku Merpati akan semakin baik lagi. Dia mengatakan restrukturisasi utang saat ini sudah sampai homologasi di pengadilan.

    Hal itu dia sampaikan saat Garuda Indonesia Group bersama sembilan Badan Usaha Milik Negara bersinergi menjalin kerja sama strategis mendukung komitmen restrukturisasi bisnis PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan komitmen sinergi kerja sama bisnis itu diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi Merpati Nusantara kembali beroperasi.

    "Dan mengembangkan bisnis ke depan bersama dengan BUMN lain dalam semangat sinergi BUMN," kata Ari.

    Kerja sama tersebut meliputi bidang Pelayanan Kargo Udara, Ground Handling, Maintenance Repair & Overhaul (MRO) dan Training Center. Perjanjian itu tandatangani langsung oleh Ari Askhara bersama dengan Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines, Asep Ekanugraha dan direksi BUMN lainnya.

    Menurut Asep, kerja sama itu bagian dari pemanfaatkan kapabilitas yang ada sampai Merpati mampu menjalankan semua butir dalam homologasi (pengesahan perdamaian).

    "Jadi, sekali lagi, ini bukan bagian dari mentrigger menerapkan apa yang ada disepakati di-holomologasi, bukan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?