JK Siap Dikritik Soal Kebijakan Ekonomi: Kami Butuh Saran

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberi keterangan pada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, 20 Desember 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengatakan pemerintah tentu masih membutuhkan saran, kritik dan juga pandangan lain dalam melaksakanan kebijakan ekonomi. Dia mengatakan hal ini penting bagi adanya evaluasi dan juga perbaikan bagi kebijakan yang telah disusun pemerintah.

Baca: Kebijakan Kontroversial Jokowi - JK Sepanjang 2018

"Karena apa yang dimajukan bersama, soal regulasi, perdagangan ekspor, sistem perbankan, dan pikiran dari akademisi untuk mengevaluasi dan berikan pandangan terhadap yang telah kami lakukan," kata JK saat memberikan pidato dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2019, Hotel Ritz Charlton, Jakarta Selata, Selasa 8 Januari 2019.

JK menjelaskan Indonesia sejak tahun 2018 telah mengalami berbagai persoalan ekonomi. Misalnya seperti masih tingginya impor sehingga berdampak pada defisitnya neraca perdagangan. Indonesia saat ini juga dinilai terlambat dalam hal meningkatkan pertumbuhan industri manufaktur.

Karena itu, ketika gejolak eksternal dari kondisi ketidakpastian ekonomi dunia mengemuka, seperti meningkatnya harga-harga komoditas dunia seperti batu bara, CPO, minyak dunia dan juga nikel kondisi ekonomi domestik juga ikut terdampak. Kondisi ini, tentu akan berdampak pada pendapatan dan juga pertumbuhan ekonomi domestik.

Pada posisi ini, lanjut Kalla, pemerintah masih perlu adanya kritikan dan pandangan yang obyektif dari pihak lain. Sebab jika hanya pujian saja tentu tidak akan membuat pemerintah untuk bergerak melakukan perbaikan.

"Makanya kedepan agar ada kritikan, saran yang pandangan berbeda yang mungkin beda dengan pemerintah. Itu momen baik, kenapa defisit perdagangan, CAD, defisit perdangan, untuk mengerakan masyarakat dan juga peningkatan investasi," kata JK.

Sementara itu, JK menilai salah satu hal yang masih perlu ditingkatkan dari ekonomi Indonesia adalah masih rendahnya daya saing ekonomi yang ada. Terutama dari produk-produk yang dihasilkan. Sebab, selama ini belum banyak produk dari Indonesia yang dihasilkan kualitas yang lebih baik, cepat dan juga murah.






UOB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

1 hari lalu

UOB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada level 5,1 hingga 5,4 persen pada 2022.


Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

2 hari lalu

Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

Sri Mulyani menyoroti kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia memicu resesi ekonomi global.


Luhut: Indonesia Kini Jadi Salah Satu Negara dengan Ekonomi yang Kuat di Dunia

3 hari lalu

Luhut: Indonesia Kini Jadi Salah Satu Negara dengan Ekonomi yang Kuat di Dunia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim Indonesia telah menjadi salah satu ekonomi yang kuat di dunia saat ini.


71 Tewas Saat Perahu Pembawa Migran dari Lebanon Tenggelam

6 hari lalu

71 Tewas Saat Perahu Pembawa Migran dari Lebanon Tenggelam

Perahu pembawa migran tenggelam. Mereka hendak ke Eropa setelah ekonomi Lebanon runtuh.


Jelaskan Proyek IKN Akan Bermasalah, Jusuf Kalla: Belum Ada Komitmen Investor Luar

8 hari lalu

Jelaskan Proyek IKN Akan Bermasalah, Jusuf Kalla: Belum Ada Komitmen Investor Luar

Jusuf Kalla (JK) menyebut pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke depan akan bermasalah.


Sejarah Hari Ini, 20 September 2004 Pilpres Putaran Kedua SBY Kalahkan Megawati

10 hari lalu

Sejarah Hari Ini, 20 September 2004 Pilpres Putaran Kedua SBY Kalahkan Megawati

Hari ini, 20 September 2004 merupakan Pilpres 2004 putaran kedua. SBY - Jusuf Kalla dapat suara terbanyak dibandingkan Megawati - Hasyim Muzadi.


Tempat Hiburan Malam Berkedok Restoran dan Anies Jumpa 3 Ketua Umum Partai Jadi Top 3 Metro

10 hari lalu

Tempat Hiburan Malam Berkedok Restoran dan Anies Jumpa 3 Ketua Umum Partai Jadi Top 3 Metro

Tempat hiburan malam berkedok restoran di Bekasi dan Anies Baswedan jumpa 3 ketua umum partai dan Jusuf Kalla jadi Top 3 Metro


Mensesneg dan Jusuf Kalla Sambut Kedatangan Jenazah Azyumardi Azra

10 hari lalu

Mensesneg dan Jusuf Kalla Sambut Kedatangan Jenazah Azyumardi Azra

Pratikno dan Jusuf Kalla menyambut kedatangan jenazah Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin malam


Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

11 hari lalu

Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

Anies Baswedan membahas beragam isu termasuk soal politik saat bertemu tiga ketua umum partai politik.


Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

11 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

Anies Baswedan menyebut tak sengaja bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hotel yang sama.