Menjelang Natal dan Tahun Baru, Pengecekan Pesawat Diintensifkan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang membawa barang bawaan di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, 18 Desember 2017. Bandara Ngurah Rai menyiapkan 477 penerbangan domestik tambahan atau

    Sejumlah penumpang membawa barang bawaan di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, 18 Desember 2017. Bandara Ngurah Rai menyiapkan 477 penerbangan domestik tambahan atau "extra flight" untuk antisipasi peningkatan penumpang pada musim liburan Natal dan Tahun Baru 2018. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Kulon Progo - Kementerian Perhubungan mengintensifkan pemantauan dan pemeriksaan pesawat komersial yang digunakan untuk mengangkut penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru 2019.

    Baca juga: Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, KAI Siapkan AMUS

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kabupaten Kulon Progo, DIY, mengatakan pada libur Natal dan Tahun Baru 2019, yang ramai adalah jalur udara dan darat. Kalau udara, Kemenhub sudah rencanakan dengan baik. Operator maskapai perbangan menambah slot penerbangan. Slot-slot yang diminta biasanya Medan, Pontianak, NTT, Bali, Ambon, dan Papua. "Agar penerbangan lancar, bandara-bandara yang kecil dilakukan saat malam, supaya perputaran pesawat lebih baik. Namun kami tetap konsisten pada keselamatan penumpang," kata Budi Karya, Jumat, 14 Desember 2018.

    Ia mengatakan besok rencananya jajaran Kemenhub akan melakukan ramp check di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Saat ini, pesawat yang dicek baru sekitar 13 persen. "Dalam satu minggu ini, Kemenhub menargetkan lebih 60 persen pesawat telah dilakukan pengecekan," katanya.

    Budi Karya mengatakan saat ini ada fenomena baru di jalur darat, karena ada Tol Jakarta-Surabaya. Itu membuat orang mencobanya, khususnya pada libur Natal dan Tahun Baru 2019. "Jarak tempuh yang dibutuhkan dari Jakarta-Surabaya hanya 10 jam dari sebelumnya 20 jam," katanya.

    Selain itu, ia mengatakan pada libur Natal dan Tahun Baru 2019 nanti, ada titik-titik tertentu dan jam-jam tertentu, truk pengangkut barang tidak boleh beroperasi. Konstruksi juga dibatasi.

    "Kita harapkan bisa berjalan dengan baik. Kami mendengar ada rencana Presiden Joko Widodo akan mencoba Jakarta - Surabaya pada 20 Desember nanti. Temen-teman sudah mencoba jalur Jakarta-Surabaya, hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 11 jam," katanya.

    Budi Karya mengatakan dalam kunjungan ini, Kemenhub akan kerja sama dengan pemerintah-pemerintah daerah yang dilalui jalan tol Jakarta-Surabaya, mulai dari Pekalongan, Brebes, dan lainnya supaya turis-turis yang biasanya berkunjung tetap berkunjung.

    Terkait kelaikan armada pengangkut penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru, Budi Karya mengatakan kelaikan kendaraan yang paling rentan adalah bus, khususnya bus pariwisata. Kemenhub baru melakukan ramp check sekitar 30 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.