Jokowi App Baru Diluncurkan, Trending di Google Play Store

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah), Ketua APPSI Syahrul Yasin Limpo (kanan), tuan rumah Rakernas APPSI Ahmad Heryawan (kedua kiri) dan anggota Wantimpres Agum Gumelar (kiri) menyampaikan keterangan kepada wartawan seusai menghadiri Rakernas Asosisasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Bandung, Jawa Barat, 22 Februari 2018. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah), Ketua APPSI Syahrul Yasin Limpo (kanan), tuan rumah Rakernas APPSI Ahmad Heryawan (kedua kiri) dan anggota Wantimpres Agum Gumelar (kiri) menyampaikan keterangan kepada wartawan seusai menghadiri Rakernas Asosisasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Bandung, Jawa Barat, 22 Februari 2018. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, JakartaJokowi App Telah diunduh sebanyak 15.000 Pengguna sejak pertama kali diluncurkan pada 17 November 2018. Aplikasi yang diluncurkan oleh Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin menjadi aplikasi trending di Google Play Store.

    Baca: Jokowi Rilis Paket Kebijakan, Penerimaan Pajak Bakal Berkurang?

    Erick Thohir mengatakan bahwa peluncuran Jokowi App menunjukkan pihaknya ingin membangun kampanye yang positif dan juga mendidik masyarakat.

    “Ada materi tentang pekerjaan yang sudah dilakukan Pak Jokowi dan Pak Kalla selama empat tahun bersama. Kami ingin memberikan pesan transparansi tentang apa saja yang sudah dikerjakan oleh Pak Jokowi,” ujar Erick seperti yang dikutip dari siaran pers, Senin, 19 November 2018.

    Dalam aplikasi tersebut, selain terdapat materi capaian kerja Jokowi selama menjabat sebagai Presiden, ada juga juga kanal “INDONESIA MAJU” yang merupakan target capaian selanjutnya.

    Kanal lain yang terdapat pada Jokowi App adalah “SUARAKU”, dijelaskan oleh Usman Kansong, Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, kanal tersebut berguna sebagai wadah masyarakat memberikan testimoni.

    Testimoni yang diberikan dapat berupa rekaman video, tulisan, atau gambar, tentang berbagai kegiatan dan program pembangunan di daerah masing-masing.

    “Jika warganet mengirimkan testimoni, kami akan mengolahnya menjadi tampilan yang lebih menarik dan dapat didistribusikan sesuai dengan segmen yang sejenis,” kata Usman Kansong, Ketua Dewan Redaksi Jokowi App.

    Sementara itu, Aria Bima, Direktur Program Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma’ruf Amin, yang juga menjadi penanggung jawab aplikasi tersebut menjelaskan bahwa aplikasi tersebut ditargetkan menghadirkan kampanye yang ceria. “Substansinya adalah warna-warni keceriaan. Bukan yang menegangkan dan terlalu serius,” katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.