Rabu, 26 September 2018

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 657.000 per Gram

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan logam mulia ukuran 25 gram di Butik Emas, Jakatarta, 20 Maret 2018. Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang (Antam) hari ini naik sebesar Rp2.000 per gram. Tercatat harga emas Antam 1 gram dijual Rp650 ribu per gram. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas menunjukkan logam mulia ukuran 25 gram di Butik Emas, Jakatarta, 20 Maret 2018. Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang (Antam) hari ini naik sebesar Rp2.000 per gram. Tercatat harga emas Antam 1 gram dijual Rp650 ribu per gram. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam hari ini naik Rp 1.000. Harga itu dibandingkan dengan harga emas yang terakhir diunggah Antam pada 6 September 2018 yang sebesar Rp 656.000 per gram.

    BACA: Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp 647.000 per Gram

    "Harga emas batangan satu gram Rp 657.000," tulis dalam situs resmi logammulia.com pada Jumat, 7 September 2018.

    Harga pembelian kembali atau buy back price emas Antam Rp 573.000 per gram. Harga tersebut sama dengan harga pembelian kembali pada 6 September 2018.

    Berdasarkan situs logammulia.com, harga emas batangan Antam di butik Pulogadung, Jakarta, yaitu:

    1 gram Rp 657.000
    2 gram Rp 1.265.000
    3 gram Rp 1.877.000
    5 gram Rp 3.112.000
    10 gram Rp 6.159.000
    25 gram Rp 15.291.000
    50 gram Rp 30.507.000
    100 gram Rp 60.943.000
    250 gram Rp 152.106.000

    Harga dan ketersediaan emas bisa berubah sewaktu-waktu, tanpa pemberitahuan. Harga emas batangan tersebut sudah PPh 22 sebesar 0,9 persen.

    Pembeli dapat menyertakan Nilai Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah atau 0,45 persen. Adapun level harga emas Rp 608.022 per gram berlaku untuk penjualan emas batangan berukuran 500 gram. Harga emas berukuran 500 gram, yaitu Rp 304.011.000.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.