PT MRT Bayar Rp 8,06 Triliun ke Kontraktor Jepang

Reporter

Editor

Anisa Luciana

Pekerja mengerjakan proyek pembangunan stasiun layang MRT di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta, 9 Januari 2018. Fase I MRT Lebak Bulus-Bundaran HI memiliki panjang 15,7 kilometer. ANTARA/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) William Sabandar mengatakan pihaknya telah membayar sebagian besar tagihan kontraktor Jepang. Pembayaran yang dimaksud adalah untuk proyek MRT koridor I fase I Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

"Total nilai kontrak sebesar Rp 12,64 triliun. Kami telah membayar sebesar Rp 8,06 triliun hingga 23 Februari," katanya dalam siaran pers, Ahad, 25 Februari 2018.

William menambahkan, sebelum suatu pekerjaan yang dikerjakan kontraktor dapat dibayar, harus melalui serangkaian prosedur. Hal itu termasuk review teknis dan pemenuhan aspek administratif yang telah disepakati berbagai pihak.

Baca juga: Sandiaga Uno Ditagih Bayar Utang MRT Saat Kunjungan ke Jepang

Pihak-pihak yang terlibat adalah PT MRT Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, dan Japan International Cooperation Agency (JICA), termasuk kontraktor.

Terdapat kondisi dan perlakuan atau mekanisme yang diatur dalam prosedur tersebut. "Dalam proses ini, semua pihak yang terlibat telah bekerja secara optimal mempercepat proses pembayaran dengan tetap mengedepankan kehati-hatian dan good corporate governance (GCG)," tutur William.

Penjelasan tersebut disampaikan guna meluruskan rilis Pemprov DKI Jakarta yang mengutip pernyataan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno. Dikatakan bahwa pemerintah Jepang meminta bantuan pihak Pemprov DKI untuk dapat segera membayar proyek MRT yang sudah cukup lama tertunda pembayarannya.

Baca juga: Penjelasan PT MRT Soal Sandiaga Uno Ditagih Bayar Utang di Jepang

Adapun pembayaran yang dimaksud adalah pembayaran kepada kontraktor fase 1 MRT Jakarta atas dua milestone pekerjaan, yaitu pekerjaan tambah atau variations order (VO) dan penyesuaian harga atau price adjustment (PA).

"Kedua item pekerjaan ini belum termasuk dalam kontrak awal antara PT MRT Jakarta dan kontraktor, dan karenanya, sebelum dilakukan pembayaran, perlu dilakukan amandemen kontrak," katanya.

Menurut William, PT MRT Jakarta sedang dan terus berupaya melakukan percepatan pembayaran terhadap VO dan PA ini, dengan tetap mengedepankan prinsip GCG dalam setiap pembayaran.

BISNIS






Plaza Transit Mahakam Rampung September, Pengembangan Kawasan Blok M

29 Mei 2022

Plaza Transit Mahakam Rampung September, Pengembangan Kawasan Blok M

Proges pembangunan Plaza Transit Mahakam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, sudah mencapai 83 persen.


Libur Lebaran, Warga Ajak Keluarga Coba MRT Jakarta

4 Mei 2022

Libur Lebaran, Warga Ajak Keluarga Coba MRT Jakarta

Sejumlah warga DKI Jakarta dan sekitarnya memanfaatkan momen libur lebaran dengan mengajak keluarganya mencoba Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta


Bangun Transport Hub, MRT Jakarta Anggarkan Rp160 Miliar

30 September 2021

Bangun Transport Hub, MRT Jakarta Anggarkan Rp160 Miliar

Transport hub difungsikan sebagai area pusat transit untuk halte TransJakarta dan ojek daring dengan masa konstruksi diperkirakan 14-18 bulan.


Perkembangan MRT Jakarta Fase 2A: Pemasangan Panel hingga Pengecoran Lantai

28 Agustus 2021

Perkembangan MRT Jakarta Fase 2A: Pemasangan Panel hingga Pengecoran Lantai

Masih di Stasiun Monas, PT MRT Jakarta menyatakan telah menyelesaikan 53 dari total 70 titik kingpost.


Jam Operasional Kereta MRT Jakarta Berubah Mulai Besok, Simak Jadwalnya

23 Juli 2021

Jam Operasional Kereta MRT Jakarta Berubah Mulai Besok, Simak Jadwalnya

Jadwal operasional MRT Jakarta mulai besok akan berubah. Untuk hari libur dan hari kerja terdapat perbedaan jam operasional.


Layanan MRT Diperpanjang hingga 23.00 WIB

4 Juni 2021

Layanan MRT Diperpanjang hingga 23.00 WIB

Jarak kedatangan antar kereta atau headway kereta MRT masih sama, yaitu setiap lima menit di jam sibuk.


Jadwal Operasional MRT Kembali Normal Seusai Libur Lebaran

19 Mei 2021

Jadwal Operasional MRT Kembali Normal Seusai Libur Lebaran

PT MRT Jakarta mencatat jumlah penumpang seusai libur Lebaran 2021, pada 17 Mei, mencapai 31.368 orang. Angka ini naik dibandingkan saat Idul Fitri.


MRT Izinkan Sepeda Masuk Ratangga, Riza Patria Sebut Ukuran

19 Maret 2021

MRT Izinkan Sepeda Masuk Ratangga, Riza Patria Sebut Ukuran

Stasiun yang menyediakan fasilitas sepeda itu adalah Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI.


Tahun Depan, MRT Jakarta Ubah Paket Kontrak Pembangunan Fase Dua

9 Desember 2020

Tahun Depan, MRT Jakarta Ubah Paket Kontrak Pembangunan Fase Dua

PT MRT mengubah paket kontrak pembangunan fase dua jalur Ratangga ruas Bundaran Hotel Indonesia-Kota pada tahun depan.


Anies Terbitkan Panduan Rancang Kota TOD di 3 Kawasan Stasiun MRT

2 Juli 2020

Anies Terbitkan Panduan Rancang Kota TOD di 3 Kawasan Stasiun MRT

Anies Baswedan disebut telah menerbitkan panduan rancang kota TOD di tiga kawasan stasiun MRT.