Penjualan Semen Indonesia Grup Oktober 2017 Naik 11,8 Persen

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di depan gerbang masuk areal pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, di Gunem, Rembang, Jawa Tengah, 18 Februari 2017. TEMPO/Nieke Indrietta

    Suasana di depan gerbang masuk areal pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, di Gunem, Rembang, Jawa Tengah, 18 Februari 2017. TEMPO/Nieke Indrietta

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan Semen Indonesia Grup pada Oktober 2017 mencatatkan pertumbuhan sebesar 11,8 persen secara tahunan.

    Berdasarkan data penjualan semen yang dirilis perseroan, penjualan domestik dan ekspor pada bulan Oktober 2017 sebesar 2,91 juta ton, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,61 juta ton.

    Apabila dirinci, penjualan domestik Semen Indonesia Grup, yang terdiri dari Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa, tercatat sebesar 2,77 juta ton, meningkat 8,8 persen y-o-y. Semen Gresik mencatatkan pertumbuhan paling tinggi, yaitu 13 persen y-o-y, sedangkan pertumbuhan penjualan Semen Tonasa menurun 1,5 persen y-o-y.

    Sementara itu, untuk pasar ekspor, secara keseluruhan pertumbuhan penjualan Semen Indonesia Grup sebesar 131,2 persen y-o-y. Semen Gresik tidak mencatatkan penjualan, sedangkan Semen Padang mencatatkan pertumbuhan penjualan semen ekspor sebesar 15,1 persen y-o-y dan Semen Tonasa sebesar 603,6 persen y-o-y.

    Baca: Bekas Bos PGN Ditunjuk Jadi Dirut Semen Indonesia

    Agung Wiharto, Corporate Secretary Semen Indonesia, mengatakan angka pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi tersebut didorong oleh pembangunan infrastruktur, baik pemerintah maupun swasta.

    “Penjualan semen curah kami tumbuh lebih besar dibandingkan semen sak atau ritel, lebih banyak permintaan ke proyek,” ujarnya, Senin, 20 November 2017.

    Selain itu, permintaan yang lebih tinggi menjelang akhir tahun merupakan pola musiman, terlepas Hari Raya Lebaran jatuh di bulan apa. Hal ini dipengaruhi oleh anggaran pemerintah yang biasanya baru disetujui pada April, sehingga proyek-proyek baru dimulai pada kuartal akhir.

    Untuk pasar ekspor, permintaan pada Oktober 2017 mengalami kenaikan sebesar 131,2 persen y-o-y dari 62.829 ton menjadi 145.271 ton. Agung mengatakan kendati pertumbuhan penjualan ekspor meningkat tajam, Semen Indonesia Grup masih memprioritaskan kebutuhan dalam negeri.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.