Pengangguran dan PHK, Ini yang Dilakukan Pemerintah  

Reporter

Editor

Grace gandhi

Kamis, 10 Desember 2015 05:14 WIB

Ilustrasi pengangguran. Agbeat.com

TEMPO.CO, Jakarta - Bobby Hamzar Rafinus, Kepala Deputi Bidang Fiskal dan Moneter Kementerian Koordinator Perekonomian, mengatakan pemerintah tengah mengembangkan berbagai program untuk menekan angka pengangguran. "Misalnya mengaplikasikan dana desa," kata Bobby saat dihubungi Tempo, Rabu, 9 Desember 2015.

Program berikutnya termasuk dalam paket kebijakan ekonomi tahap ketujuh. Perusahaan kecil dapat mengajukan permohonan keringanan pajak (PPh 21). "Supaya mereka tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK)," ucap Bobby.

Dalam paket kebijakan ekonomi ketujuh, pemerintah juga mendorong industri padat karya menyerap banyak tenaga kerja, seperti perusahaan tekstil dan alas kaki. Mereka didorong masuk Indonesia dengan memberikan fasilitas pajak.

Bank Dunia menyatakan ketimpangan semakin melebar di antara warga Indonesia. Meski angka penduduk miskin kian berkurang dan warga kelas menengah tumbuh, terdapat kesenjangan antara orang terkaya dan termiskin.

Ada 45 juta orang Indonesia yang tergolong mapan secara ekonomi. Namun, dalam 15 tahun terakhir, Indonesia juga menjadi semakin timpang. Pertumbuhan ekonomi menguntungkan warga terkaya sebesar 20 persen, tapi 80 persen populasi (sekitar 205 juta orang) tertinggal. Menurut Bank Dunia, ketimpangan di Indonesia kini adalah yang tertinggi dalam sejarah.

Bobby menuturkan, dalam situasi sekarang, pertumbuhan ekonomi beberapa tahun lalu ditentukan sektor pertambangan dan perkebunan. "Sektor ini hanya dinikmati kalangan atas," ujarnya.

"Ke depan, kita harus mendorong sektor-sektor padat karya tumbuh lebih cepat," ucap Bobby. Supaya industri kecil bisa menambah lowongan tenaga kerja. Dalam setahun ini, kata dia, perlambatan pertumbuhan ekonomi menyebabkan banyaknya pengangguran.

REZKI ALVIONITASARI














Berita terkait

Dampak Perang Gaza, Angka Pengangguran di Palestina di Atas 50 Persen

45 hari lalu

Dampak Perang Gaza, Angka Pengangguran di Palestina di Atas 50 Persen

ILO memperkirakan jika perang Gaza masih berlanjut sampai akhir Maret 2024, maka angka pengangguran bisa tembus 57 persen.

Baca Selengkapnya

2 Ribu Siswa SMA Program Double Track di Jawa Timur Dapat Pelatihan Digital

28 Februari 2024

2 Ribu Siswa SMA Program Double Track di Jawa Timur Dapat Pelatihan Digital

Ribuan peserta itu terdiri dari siswa asal 52 SMAN maupun SMA swasta, serta remaja dari 10 lembaga non formal di Jawa Timur.

Baca Selengkapnya

Rupiah Pekan Ini Berpotensi Menguat, Apa Pemicunya?

26 Februari 2024

Rupiah Pekan Ini Berpotensi Menguat, Apa Pemicunya?

Pengamat Pasar Uang, Ariston Tjendra, mengatakan rupiah bisa bergerak ke arah Rp 15.500 per dolar AS pada pekan ini.

Baca Selengkapnya

Philadelphia Jadi Kota 'Zombie', Apa Penyebabnya?

24 Februari 2024

Philadelphia Jadi Kota 'Zombie', Apa Penyebabnya?

Wilayah Philadelphia di Amerika Serikat kini heboh karena disebut Kota 'Zombie', Kenapa?

Baca Selengkapnya

Generasi Muda di Cina Kini Lebih Senang Rebahan, Ogah Kerja Keras

15 Februari 2024

Generasi Muda di Cina Kini Lebih Senang Rebahan, Ogah Kerja Keras

Di tengah melemahnya perekonomian Cina, generasi muda di sana lebih senang rebahan dibandingkan bekerja keras.

Baca Selengkapnya

Pengungsi Ukraina di Jerman Belum Terserap Sektor Tenaga Kerja

7 Februari 2024

Pengungsi Ukraina di Jerman Belum Terserap Sektor Tenaga Kerja

Hanya 25,2 persen pengungsi Ukraina di Jerman yang saat ini berstatus bekerja. Angka itu cukup kecil jika dibanding negara Eropa lainnya.

Baca Selengkapnya

Somalia, Negara Paling Korup di Dunia Versi Transparency International

1 Februari 2024

Somalia, Negara Paling Korup di Dunia Versi Transparency International

Transparency International telah merilis hasil Indeks Persepsi Korupsi. Berikut profil Somalia, negara paling korup di dunia.

Baca Selengkapnya

Anies Janji Evaluasi UU Cipta Kerja, Bandingkan Tingkat Pengangguran Era Jokowi Vs SBY

29 Januari 2024

Anies Janji Evaluasi UU Cipta Kerja, Bandingkan Tingkat Pengangguran Era Jokowi Vs SBY

Calon Presiden nomor urut satu Anies Baswedan berjanji bakal mengkaji ulang UU Ciptaker yang tidak memberikan rasa keadilan untuk pekerja kerah biru.

Baca Selengkapnya

Cak Imin: Kesejahteraan Bukan untuk Segelintir Elite, Bukan untuk yang Ingin Berkuasa Terus-menerus

24 Januari 2024

Cak Imin: Kesejahteraan Bukan untuk Segelintir Elite, Bukan untuk yang Ingin Berkuasa Terus-menerus

Cawapres Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan pemerataan pembangunan menjadi salah satu prioritas program jika AMIN terpilih pada Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya

Anies Baswedan Sebut Investasi di Batam Padat Modal: Akibatnya Banyak Pengangguran

20 Januari 2024

Anies Baswedan Sebut Investasi di Batam Padat Modal: Akibatnya Banyak Pengangguran

Anies Baswedan menyebut karakter investasi di Batam yang padat modal menyebabkan banyak pengangguran karena tenaga kerja tidak terserap.

Baca Selengkapnya