KPK Serahkan Laporan Keuangan ke BPK

Rabu, 11 Maret 2015 18:17 WIB

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis berjalan bersama PLT Ketua Komisi Pemberantas Koruspi (KPK) Taufiequrachman Ruki jelang melaksakan pertemuan di kantor BPK, Jakarta, 11 Maret 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyerahkan laporan keuangan tahun 2014 kepada Badan Pemeriksa Keuangan. Laporan diserahkan saat tujuh pemimpin komisi antirasuah itu mendatangi kantor BPK hari ini. "Silakan periksa kami, kami bukan lembaga yang tak bisa disentuh," kata pelaksana tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki seusai bertemu pimpinan Badan, Rabu, 11 Maret 2015.

Ruki mengungkapkan penyerahan laporan keuangan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban dan akuntabilitas Komisi terhadap setiap rupiah uang negara yang sudah dipakai sepanjang tahun lalu. Ia juga meminta BPK terbuka jika memang menemukan kejanggalan dalam laporan keuangan Komisi. "Kalau ada temuan, silakan diungkap, kami siap diperiksa."

Selama ini laporan keuangan Komisi selalu mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Predikat itu merupakan prestasi tertinggi sebuah lembaga negara terkait dengan audit keuangannya.

Ketua BPK Harry Azhar Azis memuji konsistensi KPK yang selalu meraih opini itu. "Kami harap laporan keuangan KPK tahun lalu juga mendapat predikat yang sama," ujar Harry.

Terkait dengan permintaan mengaudit kinerja KPK, anggota V BPK, Moermahadi Soerja Djanegara, mengatakan prosesnya sudah dilakukan pada 2013. "Audit kinerja dilakukan per tiga tahun, berbeda dengan audit keuangan yang setiap tahun," ujar Moermahadi. Hal ini merespons usulan anggota DPR RI dari Fraksi PPP, Ahmad Yani, sebelumnya.

Yani sebelumnya mengusulkan audit kinerja itu setelah kekalahan KPK dalam praperadilan penetapan tersangka mantan calon Kepala Polri Budi Gunawan. Wakil Ketua KPK Johan Budi S.P. mengatakan hasil audit kinerja BPK dua tahun lalu itu sudah selesai. "Saran-saran dari BPK juga sudah kami laksanakan semua."

PRAGA UTAMA

Berita terkait

Berkas Kasus Firli Bahuri Mandek di Polda Metro, Penyidik Tak Kunjung Penuhi Permintaan Jaksa Penuntut Umum

19 jam lalu

Berkas Kasus Firli Bahuri Mandek di Polda Metro, Penyidik Tak Kunjung Penuhi Permintaan Jaksa Penuntut Umum

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta merasa tak ada kedala menangani kasus dugaan pemerasan oleh eks Ketua KPK Firli Bahuri.

Baca Selengkapnya

Eks Penyidik KPK Heran Nurul Ghufron Tak Paham Soal Trading In Influence Karena Minta Kerabatnya Dimutasi

20 jam lalu

Eks Penyidik KPK Heran Nurul Ghufron Tak Paham Soal Trading In Influence Karena Minta Kerabatnya Dimutasi

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pernah meminta Kementan untuk memutasi kerabat atau keluarganya dari Jakarta ke Malang. Bakal jalani sidang etik.

Baca Selengkapnya

Nurul Ghufron Gugat ke PTUN, Dewas KPK Tetap Gelar Sidang Etik dan Anggap Kasusnya Tidak Kedaluwarsa

22 jam lalu

Nurul Ghufron Gugat ke PTUN, Dewas KPK Tetap Gelar Sidang Etik dan Anggap Kasusnya Tidak Kedaluwarsa

Dewas KPK tetap akan menggelar sidang etik terhadap Wakil Ketua Nurul Ghufron, kendati ada gugatan ke PTUN.

Baca Selengkapnya

Anggota Dewas KPK Albertina Ho Dilaporkan Nurul Ghufron, Ini Profil dan Kasus yang Pernah Ditanganinya

1 hari lalu

Anggota Dewas KPK Albertina Ho Dilaporkan Nurul Ghufron, Ini Profil dan Kasus yang Pernah Ditanganinya

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron laporkan anggota Dewas KPK Albertina Ho, eks Ketua Majelis Hakim PN Jakarta Selatan. Ini profilnya.

Baca Selengkapnya

Nurul Ghufron Laporkan Anggota Dewan Pengawas KPK Albertina Ho, Ini Tugas Dewas KPK

2 hari lalu

Nurul Ghufron Laporkan Anggota Dewan Pengawas KPK Albertina Ho, Ini Tugas Dewas KPK

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melaporkan anggota Dewas KPK Albertina Ho. Berikut tugas dan fungsi Dewas KPK

Baca Selengkapnya

Kilas Balik Kasus Korupsi APD Covid-19 Rugikan Negara Rp 625 Miliar

2 hari lalu

Kilas Balik Kasus Korupsi APD Covid-19 Rugikan Negara Rp 625 Miliar

KPK masih terus menyelidiki kasus korupsi pada proyek pengadaan APD saat pandemi Covid-19 lalu yang merugikan negara sampai Rp 625 miliar.

Baca Selengkapnya

KPK Tak Kunjung Terbitkan Sprindik Baru Eddy Hiariej, Terhambat di Direktur Penyelidikan KPK atas Perintah Polri

2 hari lalu

KPK Tak Kunjung Terbitkan Sprindik Baru Eddy Hiariej, Terhambat di Direktur Penyelidikan KPK atas Perintah Polri

Sprindik Eddy Hiariej belum terbit karena Direktur Penyelidikan KPK Brijen Endar Priantoro tak kunjung meneken lantaran ada perintah dari Polri.

Baca Selengkapnya

Soal Sidang Etik Digelar pada 2 Mei, Nurul Ghufron Tuding Dewas KPK Tak Menghormati Hukum

2 hari lalu

Soal Sidang Etik Digelar pada 2 Mei, Nurul Ghufron Tuding Dewas KPK Tak Menghormati Hukum

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, mengatakan telah melaporkan dugaan pelanggaran etik anggota Dewas KPK Albertina Ho sejak bulan lalu.

Baca Selengkapnya

Laporkan Dewas KPK Albertina Ho, Nurul Ghufron Klaim Informasi Transaksi Keuangan Merupakan Data Pribadi

2 hari lalu

Laporkan Dewas KPK Albertina Ho, Nurul Ghufron Klaim Informasi Transaksi Keuangan Merupakan Data Pribadi

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengklaim informasi transaksi keuangan merupakan data pribadi yang bersifat rahasia.

Baca Selengkapnya

Konflik Nurul Ghufron dengan Anggota Dewas Albertina Ho, KPK: Tidak Ada Berantem

2 hari lalu

Konflik Nurul Ghufron dengan Anggota Dewas Albertina Ho, KPK: Tidak Ada Berantem

Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan laporan Nurul Ghufron tersebut murni pribadi.

Baca Selengkapnya