Pemerintah Tunggu Keppres Soal Kelanjutan Kontrak Exxon

Reporter

Editor

Selasa, 22 Juli 2003 15:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah masih menunggu Keputusan Presiden mengenai kelanjutan kotrak ExxonMobil di blok Cepu. Selain itu pemerintah juga menginginkan Pertamina melanjutkan negosiasi dengan ExxonMobil untuk mencapai titik temu dalam masalah itu. Demikian dikemukakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro, sebelum mengikuti rapat koordinasi terbatas di Departemen Keuangan , Jakarta, Jumat (7/2). Untuk masalah ini kita melaksanakan dua pendekatan, yaitu top-down dan bottom-up, kata dia. Menurut Purnomo, pendekatan botom-up adalah meminta pada Pertamina untuk terus bernegosiasi. Pasalnya posisi perundingan masih jauh sekali dari titik temu. Contohnya kedua belah pihak masih berbeda pendapat tentang besar kompensasi. Waktu itu Pertamina minta kompensasi US $ 400 juta, tapi Exxon malah mau memberi US $ 40 juta. Itu kan jauh sekali, kata dia. Karena itu pemerintah menginginkan agar perbedaanperbedaan itu bisa disinergikan sehingga ada win-win solution. Namun di sisi lain pemerintah juga melakukan pendekatan top-down dengan menunggu keputusan dari presiden. Alasannya, di kalangan pemerintah sendiri terjadi perbedaan pendapat mengenai kelanjutan kontrak ExxonMobil di blok Cepu yang akan berakhir pada 2010 mendatang. Hal itu memang diatur dalam Undang Undang nomor 8 tahun 1971, kata Purnomo. Undang-undang itu mengatur, jika selama masa transisi dewan komisaris Pertamina tidak mencapai konsensus, maka masalah itu akan diputuskan oleh presiden. Saat ini, kata Purnomo, pendapat pemerintah memang terbelah. Di sati sisi, ada yang berpendapat setelah 2010 sebaiknya dinasionalisasi dan pengelolaannya diserahkan pada Pertamina. Namun di sisi lain ada kalangan yang menilai kontrak ini lebih bermanfaat jika diperpanjang. Jika kontrak tidak diperpanjang maka tidak akan ada investasi dan tidak akan ada kegiatan ekonomi yang cukup berarti di daerah Cepu, kata Purnomo. Purnomo tidak dapat memprediksi kapan Presiden mengambil keputusan. Namun ia berharap Keputusan Presiden maupun hasil negosiasi akan saling cocok. Ia menekankan kedua pendapatan itu harus dilakukan beriringan agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Jangan sampai pemerintah memutuskan kontrak ini diperpanjang, tapi Pertamina tidak bisa mencapai titik temu dengan Exxon. Atau di sisi lain jangan sampai begitu ada titik temu, antara Pertamina dan Exxon, tapi pemerintah malah tidak setuju, tuturnya. Purnomo menambahkan bulan ini akan ada pertemuan kembali antara pemerintah dengan pertamina karena setiap bulan memang dijadwalkan pertemuan secara rutin. Seperti diketahui, Pertamina mendesak pemerintah untuk segera mengambil keputusan mengenai kontrak Exxon karena pemerintah mempunyai kepentingan strategis mengenai kilang gas di Cepu. Sementara di kalangan pemerintah masih terjadi silang pendapat yang menyebabkan penyelesaian agak terhambat. (Dara Meutia Uning Tempo News Room)

Berita terkait

Kementerian Perhubungan Klaim Keselamatan Pelayaran Indonesia Diakui Dunia

1 menit lalu

Kementerian Perhubungan Klaim Keselamatan Pelayaran Indonesia Diakui Dunia

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklaim bahwa keselamatan dan keamanan pelayaran kapal Indonesia telah diakui dunia internasional.

Baca Selengkapnya

Hasil Final Piala Thomas 2024: Anthony Sinisuka Ginting Dibungkam Shi Yu Qi, Indonesia Teringgal 0-1 dari Cina

15 menit lalu

Hasil Final Piala Thomas 2024: Anthony Sinisuka Ginting Dibungkam Shi Yu Qi, Indonesia Teringgal 0-1 dari Cina

Anthony Sinisuka Ginting tak mampu berbuat banyak dalam laga perdana final Piala Thomas 2024 melawan tunggal pertama Cina, Shi Yu Qi.

Baca Selengkapnya

Usai Bendesa Adat Tersangka Pemerasan, Kejati Bali Buka Peluang Koordinasi dengan Majelis Desa Adat

22 menit lalu

Usai Bendesa Adat Tersangka Pemerasan, Kejati Bali Buka Peluang Koordinasi dengan Majelis Desa Adat

Kejati Bali membuka peluang berkoordinasi dengan Majelis Desa Adat Bali usai menetapkan Bendesa Adat Berawa sebatersangka pemerasan investor.

Baca Selengkapnya

Pabrik Sepatu Bata Tutup, Aprisindo: Pengetatan Impor Mempersulit Industri Alas Kaki

24 menit lalu

Pabrik Sepatu Bata Tutup, Aprisindo: Pengetatan Impor Mempersulit Industri Alas Kaki

Asosiasi Persepatuan Indonesia menanggapi tutupnya pabrik sepatu Bata. Pengetatan impor mempersulit industri memperoleh bahan baku.

Baca Selengkapnya

KKP Tangkap Kapal Asing Vietnam di Laut Natuna, Nakhoda: Ikan di RI Masih Banyak

45 menit lalu

KKP Tangkap Kapal Asing Vietnam di Laut Natuna, Nakhoda: Ikan di RI Masih Banyak

Kapal asing Vietnam ditangkap di Laut Natuna. Mengeruk ikan-ikan kecil untuk produksi saus kecap ikan.

Baca Selengkapnya

Bersiap Hadapi Real Madrid di Leg 2 Semifinal Liga Champions, Begini Kondisi Skuad Bayern Munchen

52 menit lalu

Bersiap Hadapi Real Madrid di Leg 2 Semifinal Liga Champions, Begini Kondisi Skuad Bayern Munchen

Bek Bayern Munchen Raphael Guerreiro diragukan tampil pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions melawan Real Madrid pada Rabu nanti.

Baca Selengkapnya

Warga Panama Selenggarakan Pemilihan Umum

59 menit lalu

Warga Panama Selenggarakan Pemilihan Umum

Warga Panama pada Minggu, 5 Mei 2024, berbondong-bondong memberikan hak suaranya dalam pemilihan umum untuk memilih presiden

Baca Selengkapnya

Viral Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Guru Besar FKUI Sebut Manfaatnya Jauh Lebih Tinggi

1 jam lalu

Viral Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Guru Besar FKUI Sebut Manfaatnya Jauh Lebih Tinggi

Pada 2021 lalu European Medicines Agency (EMA) telah mengungkap efek samping dari vaksinasi AstraZeneca.

Baca Selengkapnya

Polres Metro Jakarta Barat Sita 5,1 Kilogram Narkoba Jenis Sabu Sejak Maret-April 2024

1 jam lalu

Polres Metro Jakarta Barat Sita 5,1 Kilogram Narkoba Jenis Sabu Sejak Maret-April 2024

Dari total sabu yang berhasil diamankan, Polres Metro Jakarta Barat berhasil menyelamatkan sebanyak 51.480 jiwa dari dampak buruk narkoba.

Baca Selengkapnya

Hammersonic 2024 Malam Ini: Profil Atreyu yang Mengusung Metalcore

1 jam lalu

Hammersonic 2024 Malam Ini: Profil Atreyu yang Mengusung Metalcore

Atreyu merupakan band metal legendaris asal California Selatan. Mereka akan tampil pada hari kedua Festival Hammersonic 2024 malam ini.

Baca Selengkapnya