Luhut Dorong Swasta dan Organisasi Internasional Danai Rehabilitasi Hutan

Reporter

Antara

Kamis, 17 Desember 2020 07:26 WIB

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia memberi perhatian pada konservasi dan kelestarian hutan dan lahan. Karena itu, Indonesia mendukung kerja sama dengan AstraZeneca (AZ) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk menanam 20 juta pohon hingga akhir 2025.

"Kami mendorong berbagai stakeholders baik dari swasta, LSM, organisasi internasional, agar berpartisipasi dalam pendanaannya baik hibah maupun pinjaman untuk mendukung program rehabilitasi hutan," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 17 Desember 2020.

Komitmen kerja sama Kemenko Maritim dan AstraZeneca ditandai dengan penandatanganan kerja sama oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Maritim dan Investasi Nani Hendiarti dan Presiden Direktur PT AstraZeneca Indonesia Chon Se Wan di Jakarta, Rabu.

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa dalam satu dekade luas lahan kritis di Indonesia terus menurun hingga lebih dari 50 persen.

Pada 2018 luas area lahan kritis tercatat sebesar 14,01 juta hektare. Jumlah itu menurun dibanding yang tercatat di tahun 2009 sebesar 30,1 juta hektare. Bahkan selama masa pandemi ini, pemerintah Indonesia terus melanjutkan usahanya dalam mengurangi lahan kiritis melalui berbagai upaya.

Komitmen dan penandatanganan kerja sama dengan AstraZeneca itu merupakan bagian dari program global AZ Forest untuk menanam 50 juta pohon di seluruh dunia, di mana komitmen AZ Forest di Indonesia adalah menanam 20 juta pohon yang bisa merehabilitasi dan merevitalisasi lahan kritis seluas lebih kurang 30 ribu hektare di Tanjung Puting, Kalimantan Tengah dan di Citarum, Jawa Barat, hingga 2025.
<!--more-->
Sebagai tanda dimulainya program di Indonesia, penanaman 1,5 juta pohon telah dilaksanakan di Taman Nasional Tanjung Puting dan 60 ribu pohon lainnya akan ditanam di DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum hingga akhir 2020.

Wilayah Tanjung Puting dipilih untuk mendorong reboisasi dan melindungi habitat liar dengan memberdayakan 200 warga lokal sepanjang wilayah kegiatan.

Sementara itu, Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum merupakan salah satu daerah aliran sungai terpenting di Indonesia yang juga menjadi sasaran di dalam program ini. Program tersebut akan mengupayakan revitalisasi DAS Citarum, serta memberdayakan 38.800 petani terkait agroforestry yang mencakup 25.000 hektare lahan kritis di luar kawasan hutan. Selain itu, penanaman pada wilayah DAS Citarum dapat menangkap 1,8 miliar kg CO2 selama masa hidup pohon.

Chief Executive Officer AstraZeneca Pascal Soriot mengatakan kerja sama AZ dengan pemerintah Indonesia dan organisasi non-pemerintah untuk meluncurkan program AZ Forest Global di Indonesia akan membantu mendukung penciptaan lingkungan sehat bagi masyarakat Indonesia dan berkontribusi pada pencapaian sasaran perubahan iklim yang ambisius dari AstraZeneca.

"Pandemi Covid-19 telah mengajarkan kita bahwa masyarakat kita lebih rapuh daripada yang kita duga, dan dunia harus bersatu sebelum kita dihadapkan dengan tantangan yang bahkan lebih sulit untuk diatasi, seperti bencana lingkungan," katanya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Swedia untuk Indonesia Marina Berg, Duta Besar Britania Raya untuk Indonesia Owen Jenkins, Direktur Jendral Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan, serta Wakil Gubernur Pemerintah Daerah Jawa Barat, serta keikutsertaan perwakilan dari One Tree Planted, Friends of the National Park, dan Trees 4 Trees sebagai mitra terpilih dari LSM. Disaksikan pula secara virtual dari Kantor pusat AstraZeneca diwakili oleh Vice President Global Government Affairs and Policy Sjoerd Hubben.

ANTARA

Berita terkait

Fakta-fakta Vaksin AstraZeneca: Efek Samping, Kasus Hukum hingga Pengakuan Perusahaan

43 menit lalu

Fakta-fakta Vaksin AstraZeneca: Efek Samping, Kasus Hukum hingga Pengakuan Perusahaan

Astrazeneca pertama kalinya mengakui efek samping vaksin Covid-19 yang diproduksi perusahaan. Apa saja fakta-fakta seputar kasus ini?

Baca Selengkapnya

Luhut Lontarkan Tawaran Kewarganegaraan Ganda ke Diaspora, Membedah Apa Itu Diaspora

4 jam lalu

Luhut Lontarkan Tawaran Kewarganegaraan Ganda ke Diaspora, Membedah Apa Itu Diaspora

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menawarkan kewarganegaraan ganda bagi para diaspora Indonesia. Apa itu diaspora Indonesia?

Baca Selengkapnya

Apa Itu Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora Indonesia yang Ditawarkan Luhut?

6 jam lalu

Apa Itu Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora Indonesia yang Ditawarkan Luhut?

Luhut menawarkan kewarganegaraan ganda bagi diaspora Indonesia. Apa maksudnya?

Baca Selengkapnya

Soal Kewarganegaraan Ganda untuk Diaspora, Bagaimana Peraturannya?

9 jam lalu

Soal Kewarganegaraan Ganda untuk Diaspora, Bagaimana Peraturannya?

Jokowi pernah memerintahkan pengkajian soal status bagi diaspora, tapi menurun Menteri Hukum bukan kewarganegaraan ganda.

Baca Selengkapnya

Top 3 Dunia: AstraZeneca Ada Efek Samping dan Unjuk Rasa Pro-Palestina

13 jam lalu

Top 3 Dunia: AstraZeneca Ada Efek Samping dan Unjuk Rasa Pro-Palestina

Top 3 dunia, AstraZeneca, untuk pertama kalinya, mengakui dalam dokumen pengadilan bahwa vaksin Covid-19 buatannya dapat menyebabkan efek samping

Baca Selengkapnya

Untuk Pertama Kali, AstraZeneca Akui Vaksin Covidnya Punya Efek Samping Langka

1 hari lalu

Untuk Pertama Kali, AstraZeneca Akui Vaksin Covidnya Punya Efek Samping Langka

Perusahaan farmasi AstraZeneca digugat dalam gugatan class action atas klaim bahwa vaksin Covid-19 produksinya menyebabkan kematian dan cedera serius

Baca Selengkapnya

Bos Microsoft ke Indonesia, Investasi hingga Luhut Menjamin Keuntungan

1 hari lalu

Bos Microsoft ke Indonesia, Investasi hingga Luhut Menjamin Keuntungan

Presiden Jokowi menerima kunjungan kerja Chief Executive Officer Microsoft Satya Nadella di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 30 April 2024

Baca Selengkapnya

Media Asing Soroti Tawaran Kewarganegaraan Ganda untuk Diaspora dari Luhut

1 hari lalu

Media Asing Soroti Tawaran Kewarganegaraan Ganda untuk Diaspora dari Luhut

Media asing menyoroti pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Pandjaitan soal tawaran kewarganegaraan ganda

Baca Selengkapnya

Satgas-Satgas Bentukan Jokowi, Terbaru Satgas Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol

2 hari lalu

Satgas-Satgas Bentukan Jokowi, Terbaru Satgas Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol

Presiden Joko Widodo atau Jokowi kerap membentuk Satuan Tugas alias Satgas. terakhir tunjuk Bahlil pimpin Satgas Gula dan Bioetanol.

Baca Selengkapnya

Peneliti BRIN Pertanyakan Benih Padi Cina Mampu Taklukkan Lahan Kalimantan

2 hari lalu

Peneliti BRIN Pertanyakan Benih Padi Cina Mampu Taklukkan Lahan Kalimantan

BRIN sampaikan bisa saja padi hibrida dari Cina itu dicoba ditanam. Apa lagi, sudah ada beberapa varietas hibrida di Kalimantan. Tapi ...

Baca Selengkapnya