Komite Covid-19 Targetkan Vaksin Diproduksi Massal Awal 2021

Selasa, 21 Juli 2020 15:50 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Satgas Lawan Covid-19 DPR kunjungi posko masak bersama dibilangan Jakarta Selatan, Sabtu 6 Juni. Foto : Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah menargetkan produksi massal vaksin Corona bisa dilakukan pada awal 2021.

"Vaksin itu diharapkan dapat diproduksi segera, sebagian masih uji klinis. Dan harapannya di awal tahun depan sebagian sudah bisa diproduksi," ujar Wiku di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa, 21 Juli 2020.

Ia mengatakan pengembangan vaksin Covid-19 saat ini masih dilakukan dengan bekerja sama dengan beberapa lembaga. Menurut dia, nantinya vaksin akan diproduksi dalam jumlah banyak untuk dapat dilakukan vaksinasi. Saat ini, kata Wiku, sampel vaksin dari perusahaan farmasi asal Cina, Sinovac, sudah tiba di Tanah Air dan mulai diuji klinis.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan perusahaannya siap memproduksi vaksin Covid-19 sebanyak 40 juta di awal produksinya nanti. Produksi ini ditargetkan dapat dimulai awal tahun depan.

"Untuk tahap pertama sesuai dengan target penyelesaian uji klinis Januari, pada saat uji klinis dan izin edar keluar, kami sudah menargetkan untuk selesai sekitar 40 juta dosis per tahun," kata Honesti di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

<!--more-->

Bio Farma menggandeng perusahaan farmasi asal Cina, Sinovac untuk mengkaji penemuan vaksin tersebut. Saat ini, sampel vaksin sudah tiba di Indonesia dan sedang dalam tahap uji klinis tahap 3 alias tahap akhir.

Hal ini menjadi salah satu yang dilaporkan Bio Farma kepada Presiden Joko Widodo hari ini. Dalam pertemuan itu, Jokowi juga menugaskan Bio Farma untuk memastikan proses produksi vaksin bisa dikelola dengan baik.

Honesti mengatakan bahwa target produksi vaksin ini akan jauh lebih besar lagi ke depannya. "Sampai saat ini kami sudah menyiapkan 100 juta dosis per tahun dan kita akan expand menuju 250 juta dosis per tahun," kata dia.

CAESAR AKBAR | EGI ADYATAMA

Berita terkait

Vaksinasi Masih Jadi Tantangan, Banyak Orang Termakan Mitos Keliru

1 hari lalu

Vaksinasi Masih Jadi Tantangan, Banyak Orang Termakan Mitos Keliru

Masih ada warga yang menganggap vaksinasi dapat menyebabkan kematian sehingga pelaksanaannya masih sering menemui kendala.

Baca Selengkapnya

Alasan Masyarakat Perlu Imunisasi Seumur Hidup

3 hari lalu

Alasan Masyarakat Perlu Imunisasi Seumur Hidup

Imunisasi atau vaksinasi tidak hanya diperuntukkan bagi bayi dan anak-anak tetapi juga orang dewasa. Simak alasannya.

Baca Selengkapnya

Jenis Vaksin yang Dianjurkan Pakar untuk Jemaah Haji

7 hari lalu

Jenis Vaksin yang Dianjurkan Pakar untuk Jemaah Haji

Empat jenis vaksin sangat penting bagi jemaah haji, terutama yang masuk populasi berisiko tinggi seperti lansia dan pemilik komorbid.

Baca Selengkapnya

Tak Disediakan Vaksinasi Meski Flu Singapura Merebak, Ini Penjelasan IDAI

27 hari lalu

Tak Disediakan Vaksinasi Meski Flu Singapura Merebak, Ini Penjelasan IDAI

Vaksin untuk menangkal penyebaran flu Singapura belum ada di Indonesia, padahal tingkat penyebaran dan infeksinya cukup signifikan mengalami lonjakan.

Baca Selengkapnya

OJK Sebut Pemanfaatan Restrukturisasi Kredit Covid-19 Capai Rp 830,2 T

32 hari lalu

OJK Sebut Pemanfaatan Restrukturisasi Kredit Covid-19 Capai Rp 830,2 T

OJK menyebutkan pemanfaatan stimulus restrukturisasi kredit perbankan untuk dampak Covid-19 telah mencapai Rp 830,2 triliun.

Baca Selengkapnya

Hari Tuberkulosis Sedunia, Kendalikan TB dengan Inovasi Vaksin

39 hari lalu

Hari Tuberkulosis Sedunia, Kendalikan TB dengan Inovasi Vaksin

Vaksinasi tuberkulosis sebagai penanganan imunologi diharapkan bisa perpendek durasi pengobatan, sederhanakan regimen atau perbaiki hasil pengobatan

Baca Selengkapnya

Jangan Cemas, Vaksin Tidak Sebabkan Autisme pada Anak

23 Februari 2024

Jangan Cemas, Vaksin Tidak Sebabkan Autisme pada Anak

Rumor vaksin dapat menyebabkan autisme pada anak tidak benar adanya. Dokter anak beri penjelasan.

Baca Selengkapnya

Vladimir Putin Bocorkan Ilmuwan Rusia sedang Membuat Vaksin untuk Obati Kanker

15 Februari 2024

Vladimir Putin Bocorkan Ilmuwan Rusia sedang Membuat Vaksin untuk Obati Kanker

Vladimir Putin mengkonfirmasi ilmuwan bidang medis di Rusia sedang berusaha membuat vaksin untuk melawan penyakit kanker.

Baca Selengkapnya

Kerugian Indofarma Bisa Berdampak ke Bio Farma, Pengamat Ini Dorong untuk Tarik Investor Strategis

1 Februari 2024

Kerugian Indofarma Bisa Berdampak ke Bio Farma, Pengamat Ini Dorong untuk Tarik Investor Strategis

Pengamat BUMN dari UI, Toto Pranoto, mengatakan kondisi PT Indofarma yang merugi bisa berdampak pada kinerja induk perusahaannya, yaitu Bio Farma.

Baca Selengkapnya

Jangan Khawatir bila Ketinggalan Jadwal Imunisasi, Nakes Siap Beri Solusi

12 Januari 2024

Jangan Khawatir bila Ketinggalan Jadwal Imunisasi, Nakes Siap Beri Solusi

Pakar mengatakan orang tua tidak perlu khawatir bila ketinggalan jadwal imunisasi karena tenaga kesehatan ada solusinya.

Baca Selengkapnya