Kredit Macet Konstruksi Setelah Gempa di NTB 3,78 Persen

Kamis, 14 Februari 2019 13:06 WIB

Anak-anak korban gempa bermain di depan rumah yang dibangun PPPA Daarul Qur'an bersama warga di Dusun Melempo, Desa Obel-Obel, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Foto: Dok.Daarul Qur'an

TEMPO.CO, Jakarta -Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet di Nusa Tenggara Barat (NTB) perlu diwaspadai. NPL rumah toko (ruko) dan tumah kantor (rukan) 3,82 persen. Pada bulan Desember 2018 lalu, NPL sektor konstruksi mencatat persentase tertinggi diantara sektor lainnya, 3,78 persen.

BACA: Cara OJK Pastikan Aturan DP Nol Persen Tak Memicu Kredit Macet

Penurunan kualitas kredit terjadi di Kabupaten Lombok Utara yang merupakan daerah terberat pusat gempa, yang semula 1,03 persen pada triwulan III - 2018 menjadi 2,25 persen pada triwulan IV - 2018.

Menurut Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) NTB Wahyu Ari Wibowo, karena penyaluran kredit di sana relatif rendah, sehingga tidak mempengaruhi secara keseluruhan kualitas kredit di NTB. ''Kinerja perbankan secara umum cukup baik. Namun penyaluran kredit melambat,'' katanya, Kamis 14 Februari 2019.

BACA: Sejak 2016, Laba BNI Tumbuh Melambat dan Kredit Macet Berkurang

Advertising
Advertising

Sehari sebelumnya, Rabu 13 Februari 2019, KPw BI NTB menyelenggarakan Forum Komunikasi Stabilitas Keuangan Daerah NTB. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB Farid Falatehan mengungkapkan bahwa Per Desember 2018 terdapat 5.676 nasabah bank umum dan 690 nasabah BPR dengan baki debet kredit Rp1.18 Triliun di bank umum dan Rp 44 Miliar BPR yang diberikan relaksasi. ''Ini terkait dengan gempa bumi di Provinsi NTB tahun lalu, OJK memiliki kebijakan relaksasi,'' ujarnya.

Wahyu Ari Wibowo, mengemukakan bahwa di tengah kondisi ekonomi global yang tumbuh melandai yang disebabkan pertumbuhan ekonomi negara utama yang lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, ekonomi nasional tetap tumbuh kuat ditopang dengan permintaan domestik. Kondisi perekonomian Provinsi NTB menunjukkan pemulihan paska gempa meski masih terbatas.

Kinerja perbankan secara umum cukup baik, namun penyaluran kredit melambat. ''Kualitas kredit yang ditunjukkan dengan rasio NPL masih terjaga, namun perlu diwaspadai NPL ruko/rukan cukup tinggi,'' ucapnya.

Baca berita tentang kredit macet lainnya di Tempo.co.

Berita terkait

Bima NTB Diguncang Gempa Magnitudo 4,9, Dampak Pergerakan Lempeng Indo-Australia

1 hari lalu

Bima NTB Diguncang Gempa Magnitudo 4,9, Dampak Pergerakan Lempeng Indo-Australia

Gempa M4,9 di area Bima, NTB, dipicu aktivitas lempeng Indo-Australia. Tidak ada gempa susulan dan tidak berpotensi tsunami.

Baca Selengkapnya

Warga Jawa Barat Rasakan 6 Gempa Sepanjang April 2024, Sebenarnya Terjadi 106 Kali

2 hari lalu

Warga Jawa Barat Rasakan 6 Gempa Sepanjang April 2024, Sebenarnya Terjadi 106 Kali

BMKG mencatat 106 kali gempa di Jawa Barat pada April 2024. Dari 6 guncangan yang terasa, gempa Garut M6,2 jadi yang paling besar.

Baca Selengkapnya

BPBD Kabupaten Bandung Telusuri Informasi Kerusakan Akibat Gempa Bumi M4,2 dari Sesar Garsela

4 hari lalu

BPBD Kabupaten Bandung Telusuri Informasi Kerusakan Akibat Gempa Bumi M4,2 dari Sesar Garsela

Gempa bumi M4,2 mengguncang Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. BPBD Kabupaten Bandung mengecek informasi kerusakan akibat gempa.

Baca Selengkapnya

Gempa Magnitudo 4,2 di Kabupaten Bandung Diikuti Dua Lindu Susulan

4 hari lalu

Gempa Magnitudo 4,2 di Kabupaten Bandung Diikuti Dua Lindu Susulan

BMKG melaporkan gempa berkekuatan M4,2 di Kabupaten Bandung. Ditengarai akibat aktivitas Sesar Garut Selatan. Tidak ada laporan kerusakan.

Baca Selengkapnya

Gempa Bumi M5,5 Mengguncang Wilayah Maluku Utara, Terasa di Halmahera Barat dan Ternate

5 hari lalu

Gempa Bumi M5,5 Mengguncang Wilayah Maluku Utara, Terasa di Halmahera Barat dan Ternate

BMKG mencatat kejadian gempa bumi dengan kekuatan M5,5 di wilayah Maluku Utara. Pusat gempa di laut, dipicu deformasi batuan Lempeng Laut Maluku.

Baca Selengkapnya

Intensitas Gempa di Jawa Barat Tinggi, BMKG Minta Masyarakat Adaptif dan Proaktif Mitigasi Bencana

6 hari lalu

Intensitas Gempa di Jawa Barat Tinggi, BMKG Minta Masyarakat Adaptif dan Proaktif Mitigasi Bencana

Wilayah Garut, Cianjur, Tasikmalaya, Pangandaran dan Sukabumi memiliki sejarah kejadian gempa bumi yang sering terulang sejak tahun 1844.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi 20 Destinasi Wisata Garut, Termasuk Candi Cangkuang dan Leuwi Jurig

6 hari lalu

Rekomendasi 20 Destinasi Wisata Garut, Termasuk Candi Cangkuang dan Leuwi Jurig

Garut alami gempa bumi belum lama ini. Daerah ini memiliki beragam destinasi wisata unggulan, antara lain Candi Cangkuang hingga Pantai Cijeruk.

Baca Selengkapnya

BMKG Minta Warga Waspada 5 Potensi Bencana Susulan Akibat Gempa Bumi

6 hari lalu

BMKG Minta Warga Waspada 5 Potensi Bencana Susulan Akibat Gempa Bumi

Gempa bumi seperti yang terjadi di Garut, menurut BMKG sering disusul dengan bencana lainnya seperti tanah longsor, pohon tumbang, bahkan tsunami.

Baca Selengkapnya

Cerita Korban Gempa Garut Bertahan di Rumahnya yang Rawan Roboh

6 hari lalu

Cerita Korban Gempa Garut Bertahan di Rumahnya yang Rawan Roboh

Korban gempa Garut bertahan di rumah mereka yang rawan roboh karena tidak ada tempat pengungsian.

Baca Selengkapnya

Gempa M 6,5 di Garut, Begini Penjelasan Lengkap Badan Geologi ESDM

7 hari lalu

Gempa M 6,5 di Garut, Begini Penjelasan Lengkap Badan Geologi ESDM

Badan Geologi ESDM membeberkan analisis tentang gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo pada Sabtu malam, 27 April 2024.

Baca Selengkapnya