Jawa Timur Siapkan 850 Ribu Ekor Sapi untuk Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Lamongan - Menyambut bulan Ramadan dan Lebaran mendatang, pemerintah Jawa Timur menyiapkan 850 ribu ekor sapi untuk dipotong. Dengan ketersediaan itu, stok daging sapi di Jawa Timur dijamin masih aman. “Dari total 1,1 juta ekor yang kami punya, yang siap dipotong segitu,” kata Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur Maskur di sela-sela Kontes Ternak dan Ekspo Agrobisnis Peternakan se-Jawa Timur di Lamongan, kemarin.

    Maskur menyebutkan, dari 850 ekor sapi siap potong, sebanyak 500 ribu ekor di antaranya dikonsumsi untuk Jawa Timur. Sisanya 350 ribu ekor siap dipasok ke luar provinsi. Dengan ketersediaan daging sapi tersebut, Maskur meyakini selama Ramadan hingga Lebaran 2015, kebutuhan daging untuk 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur sudah tidak ada masalah. "Jadi, untuk daging, saya ulangi tidak ada masalah,” katanya.

    Baca juga:
    Menteri Agama: Hormati yang Tak Puasa, Warung Tak Perlu Dipaksa Tutup

    Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 18 Juni 2015
    Lebaran 2015, Pelabuhan Merak Kerahkan 30 Kapal Roro

    Sementara itu, Bupati Lamongan, Fadeli mengatakan populasi sapi potong di kabupaten ini mencapai 99.013 ekor. Lamongan termasuk salah satu dari 10 besar kabupaten pemasok sapi di Jawa Timur. Sedangkan populasi ayam ras yang mencapai 45 juta ekor juga menempatkan Lamongan sebagai salah satu penghasil daging ayam terbesar di Jawa Timur. "Populasi sapi terus kita pacu untuk bertambah," ujar Fadeli di acara yang sama.

    Fadeli menuturkan, Kabupaten Lamongan memiliki program unggulan yang mengutamakan pengembangan peternakan dengan fokus kegiatan di pedesaan. Diproyeksikan dalam waktu tiga hingga empat tahun ke depan, peternakan milik masyarakat Lamongan bakal mampu menyaingi produksi dari daerah lain di Jawa Timur, seperti Bojonegoro, Tuban, serta Situbondo. "Kami optimis itu," ucapnya.

    SUJATMIKO

    SIMAK INDEKS BERITA TERBARU HARI INI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.