Materi Rapat Amburadul, DPR Nyaris Usir Menteri Koperasi  

Reporter

Senin, 6 April 2015 16:13 WIB

Menkop dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, menunjukkan ikan tangkapannya di family gathering Jurnalis Joran Indonesia XI, di Jakarta, 24 Januari 2015. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Perdagangan dan Koperasi Dewan Perwakilan Rakyat menyindir Menteri Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga saat rapat kerja. Anak Agung dinilai tidak serius menyiapkan bahan presentasi dalam rapat tersebut.

"Saya kecewa, ada yang tidak serius. Bapak hanya memberikan satu-dua lembar. Saya kecewa kepada staf Bapak," kata anggota Komisi, Nasril Bahar, dengan nada tinggi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 6 April 2015. Emosinya terpicu setelah Puspayoga menjelaskan program yang tak tercantum di presentasi.

Beberapa menteri dan perwakilan lembaga lain yang ikut dalam rapat kerja saat itu mampu memberikan bahan paparan lebih banyak. Bahkan, Kementerian Perindustrian memberikan buku paparan setebal 42 halaman dengan rincian lengkap sejumlah program mereka.

Anggota Dewan yang lain, Iskandar Syaichu, bahkan mengatakan DPR bisa meminta Puspayoga ke luar ruangan karena bahan materi terlalu sedikit. "Kemarin ada yang menyampaikan materi hanya dua lembar kita suruh keluar tapi karena ini Pak Menteri, jadi tidak," kata Syaichu.

URSULA FLORENE SONIA

Berita terkait

Ketahui 3 Aturan Baru Tentang Kepala Desa Dalam UU Desa

1 hari lalu

Ketahui 3 Aturan Baru Tentang Kepala Desa Dalam UU Desa

Pemerintah akhirnya mengesahkan UU Desa terbaru yang telah diteken Jokowi dan diwacanakan perubahannya sejak Mei 2022. Apa saja aturan barunya?

Baca Selengkapnya

Permintaan Tambah Masa Jabatan Kepala Desa Dikabulkan, Kok Bisa?

1 hari lalu

Permintaan Tambah Masa Jabatan Kepala Desa Dikabulkan, Kok Bisa?

Permintaan para kepala desa agar masa jabatannya ditambah akhirnya dikabulkan pemerintah. Samakah hasilnya dengan UU Desa?

Baca Selengkapnya

DPR Agendakan Rapat Evaluasi Pemilu 2024 dengan KPU pada 15 Mei

1 hari lalu

DPR Agendakan Rapat Evaluasi Pemilu 2024 dengan KPU pada 15 Mei

KPU sebelumnya tidak menghadiri undangan rapat Komisi II DPR karena bertepatan dengan masa agenda sidang sengketa Pilpres 2024.

Baca Selengkapnya

Amnesty Desak DPR dan Pemerintah Buat Aturan Ketat Impor Spyware

2 hari lalu

Amnesty Desak DPR dan Pemerintah Buat Aturan Ketat Impor Spyware

Amnesty mendesak DPR dan pemerintah membuat peraturan ketat terhadap spyware yang sangat invasif dan dipakai untuk melanggar HAM

Baca Selengkapnya

KPK Temukan Dokumen dan Bukti Elektronik soal Proyek Pengadaan Rumah Dinas saat Geledah Kantor Setjen DPR

3 hari lalu

KPK Temukan Dokumen dan Bukti Elektronik soal Proyek Pengadaan Rumah Dinas saat Geledah Kantor Setjen DPR

KPK menemukan beberapa dokumen yang berhubungan dengan proyek dugaan korupsi pengadaan perlengkapan rumah dinas DPR dalam penggeledahan.

Baca Selengkapnya

Said Iqbal Yakin Partai Buruh Masuk Senayan pada Pemilu 2029

4 hari lalu

Said Iqbal Yakin Partai Buruh Masuk Senayan pada Pemilu 2029

Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyakini partainya masuk ke Senayan pada pemilu 2029 mendatang.

Baca Selengkapnya

KPK Geledah Gedung Setjen DPR, Simak 5 Poin tentang Kasus Ini

4 hari lalu

KPK Geledah Gedung Setjen DPR, Simak 5 Poin tentang Kasus Ini

KPK melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan sarana kelengkapan rumah jabatan anggota DPR RI tahun anggaran 2020

Baca Selengkapnya

Reaksi DPR Soal Arab Saudi Izinkan Pemegang Semua Jenis Visa Lakukan Umrah

4 hari lalu

Reaksi DPR Soal Arab Saudi Izinkan Pemegang Semua Jenis Visa Lakukan Umrah

DPR menyatakan kebijakan Arab Saudi bertolak belakang dengan Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Baca Selengkapnya

Ditolak Partai Gelora untuk Gabung Kubu Prabowo, PKS Tak Masalah Jadi Koalisi atau Oposisi

5 hari lalu

Ditolak Partai Gelora untuk Gabung Kubu Prabowo, PKS Tak Masalah Jadi Koalisi atau Oposisi

Partai Gelora menyebut PKS selalu menyerang Prabowo-Gibran selama kampanye Pilpres 2024.

Baca Selengkapnya

Gerindra Klaim Suaranya di Papua Tengah Dirampok

6 hari lalu

Gerindra Klaim Suaranya di Papua Tengah Dirampok

Gerindra menggugat di MK, karena perolehan suaranya di DPR RI dapil Papua Tengah menghilang.

Baca Selengkapnya