Pencarian Korban Air Asia Dihentikan, Alasannya?  

Reporter

Editor

Suseno TNR

Selasa, 13 Januari 2015 13:11 WIB

Kepala Badan SAR Nasional, Marsdya. TNI F.H Bambang Soelistyo. TEMPO/Frannoto

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya F.H. Bambang Sulistyo mengatakan, setelah kotak hitam pesawat Air Asia QZ8501 diangkat dari laut, operasi pencarian besar akan dihentikan. Tim SAR selanjutnya akan menggelar operasi kecil di area prioritas kedua yang telah disisir sejak Selasa pekan lalu. "Yang penting, sistemnya sudah kami pakai. Kami berusaha optimal walau dengan operasi kecil," kata Bambang saat dihubungi, Selasa, 13 Januari 2015.

Menurut Bambang, periode operasi pencarian korban dalam kecelakaan atau bencana alam mengacu pada Undang-Undang tentang Pencarian dan Pertolongan. Berdasarkan pasal 40 undang-undang tersebut, disebutkan tiga kondisi untuk menghentikan operasi pencarian (baca juga: Cari Air Asia, Bantuan Asing Dikurangi).

Pertama, operasi dihentikan jika semua korban telah ditemukan dan dievakuasi. Kedua, operasi dihentikan bila setelah tujuh hari operasi tak ada tanda-tanda penemuan korban. Dan ketiga, pencarian sudah dinilai tak efektif berdasarkan pertimbangan teknis dari evaluasi koordinator misi (baca juga: Soal Jatuhnya Air Asia, KNKT Bisa Gunakan Data FDR).

Meski sudah ada aturan itu, kata Bambang, dirinya belum bisa menentukan kapan operasi ini dihentikan. Dia berencana untuk bertemu keluarga korban di Surabaya, Jawa Timur. "Hari ini saya coba ke keluarga dan akan kami ambil suatu keputusan," kata Bambang.

Pesawat Air Asia berangkat dari Surabaya menuju Singapura pada 28 Desember 2014 dengan membawa 155 penumpang dan 5 awak. Saat ini baru 48 korban dievakuasi. Rencananya, Basarnas hari ini mengangkat cockpit data recorder dari dasar laut. Kemarin, flight data recorder sudah diangkat. Kotak hitam itu ditemukan 14 hari setelah QZ8501 dilaporkan hilang.

KHAIRUL ANAM

Berita lain:
Copot Sutarman, Jokowi Disebut Gerindra Tak Beretika
Anggota TNI Foto Narsis di Puing Air Asia Dikecam
Pemeran Mahar Film Laskar Pelangi Meninggal di Kos





Berita terkait

Tony Fernandes Ditunjuk Sebagai Penasihat Strategis Grup Penerbangan AirAsia

8 hari lalu

Tony Fernandes Ditunjuk Sebagai Penasihat Strategis Grup Penerbangan AirAsia

Tony Fernandes ditunjuk sebagai penasihat dan pengurus Grup Chief Executive Officer (Advisor and Steward Group Chief Executive Officer) AirAsia.

Baca Selengkapnya

Terpopuler: Tim Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Segera Dibentuk, AirAsia Tebar Promo Tiket 28 Rute Internasional Mulai Kemarin

9 hari lalu

Terpopuler: Tim Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Segera Dibentuk, AirAsia Tebar Promo Tiket 28 Rute Internasional Mulai Kemarin

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia dan Tiongkok telah sepakat untuk membentuk tim ihwal penggarapan proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya.

Baca Selengkapnya

Indonesia AirAsia Tebar Promo Tiket 20 Persen untuk 28 Rute Internasional, Tiket Bisa Dipesan Hari ini

10 hari lalu

Indonesia AirAsia Tebar Promo Tiket 20 Persen untuk 28 Rute Internasional, Tiket Bisa Dipesan Hari ini

Maskapai penerbangan berbiaya hemat Indonesia AirAsia menawarkan promo hemat 20 persen untuk pembelian tiket penerbangan di 28 rute internasional.

Baca Selengkapnya

Dampak Erupsi Gunung Ruang, Indonesia AirAsia Batalkan Seluruh Penerbangan Menuju Kota Kinabalu

14 hari lalu

Dampak Erupsi Gunung Ruang, Indonesia AirAsia Batalkan Seluruh Penerbangan Menuju Kota Kinabalu

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia membatalkan dua penerbangan dari dan menuju Kota Kinabalu, Malaysia akibat sebaran abu vulkanik Gunung Ruang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

Baca Selengkapnya

KNKT Investigasi Penyebab Kecelakaan di Km 58 Tol Jakarta-Cikampek, Ini Tugas Investigator KNKT

19 hari lalu

KNKT Investigasi Penyebab Kecelakaan di Km 58 Tol Jakarta-Cikampek, Ini Tugas Investigator KNKT

KNKT memiliki investigator dan sekretariat untuk membantu proses investigasi kecelakaan di Indonesia, termasuk di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek.

Baca Selengkapnya

Mudik Lebaran 2024, Indonesia AirAsia Sediakan 62 Penerbangan Tambahan

27 hari lalu

Mudik Lebaran 2024, Indonesia AirAsia Sediakan 62 Penerbangan Tambahan

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia menyediakan 62 penerbangan tambahan atau sekitar 11.160 kursi pada arus mudik Lebaran 2024.

Baca Selengkapnya

AirAsia Beri Diskon Penerbangan ke Luar Negeri saat Lebaran

30 hari lalu

AirAsia Beri Diskon Penerbangan ke Luar Negeri saat Lebaran

Maskapai penerbangan AirAsia memberikan diskon tiket penerbangan langsung ke luar negeri. Harga mulai Rp 389.000.

Baca Selengkapnya

AirAsia Tebar Promo Tiket Pesawat Lebaran, Penerbangan Internasional Rp 389 Ribu

30 hari lalu

AirAsia Tebar Promo Tiket Pesawat Lebaran, Penerbangan Internasional Rp 389 Ribu

Maskapai penerbangan berbiaya hemat Indonesia AirAsia meluncurkan promo tiket pesawat rute internasional dengan hargaspesial. Harga tiket dimulai dari Rp 389 ribu.

Baca Selengkapnya

Mudik Lebaran 2024, Jumlah Penerbangan Pesawat Ditambah 2 Ribu

33 hari lalu

Mudik Lebaran 2024, Jumlah Penerbangan Pesawat Ditambah 2 Ribu

Jumlah penerbangan pesawat ditambah 2 ribu selama masa mudik lebaran.

Baca Selengkapnya

Terkini: Persiapan-persiapan Upacara 17 Agustus 2024 di IKN, Mahasiswa Jadi Korban TPPO di Jerman BP2MI Ingatkan Prosedur Magang di Luar Negeri

40 hari lalu

Terkini: Persiapan-persiapan Upacara 17 Agustus 2024 di IKN, Mahasiswa Jadi Korban TPPO di Jerman BP2MI Ingatkan Prosedur Magang di Luar Negeri

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan presiden terpilih Pilpres 2024 melihat perkembangan pembangunan IKN pada Senin, 18 Maret 2024.

Baca Selengkapnya