Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bauksit: Pengertian, Manfaat, dan Proses Pembentukannya

Reporter

Editor

Laili Ira

image-gnews
Bauksit adalah batuan yang melalui proses alami dan memiliki manfaat aplikasi dalam kehidupan. Mari simak penjelasan bauksit selengkapnya. Foto: Wikimedia Commons
Bauksit adalah batuan yang melalui proses alami dan memiliki manfaat aplikasi dalam kehidupan. Mari simak penjelasan bauksit selengkapnya. Foto: Wikimedia Commons
Iklan

TEMPO.CO, JakartaIstilah bauksit mungkin masih terdengar asing bagi banyak orang. Bauksit adalah salah satu kunci utama dalam pembuatan aluminium yang digunakan pada berbagai produk.

Bauksit mungkin tidak sering disebutkan dalam pembicaraan sehari-hari, tetapi keberadaannya dapat ditemukan pada kehidupan. Bahkan tanpa disadari, kita sering menggunakan barang-barang yang terbuat dari bauksit sebagai bahan dasarnya.

Menurut data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, pada tahun 2020 Indonesia menduduki peringkat keenam di dunia dalam penyediaan bauksit sebagai bahan baku, yang totalnya mencapai 1.200 juta ton. 

Lalu, apa sebenarnya bauksit? Mari simak pengertian, manfaat, serta proses pembuatan bauksit selengkapnya!

Pengertian Bauksit

Mengutip dari Koran Tempo, bauksit adalah jenis batuan yang terbentuk melalui proses laterisasi dari batuan asal yang kaya akan unsur alumina, namun memiliki kandungan rendah unsur silikon (Si) dan besi (Fe). 

Komposisi bauksit didominasi oleh tiga mineral utama berupa aluminium hidrat, yakni boehmite, gibsit, dan diaspora. Dalam rumus kimianya, bauksit dapat dijelaskan sebagai Al(OH)3 dengan variasi unsur Al dan (OH), seperti AlO(OH) dan AlO(OH).

Dalam hal tampilan fisiknya, bauksit biasanya memiliki berbagai warna, termasuk putih, abu-abu, dan kadang-kadang kuning, jingga, merah, merah muda, dan coklat. 

Akan tetapi, bauksit memiliki sifat fisik yang menarik. Meskipun bauksit sebenarnya relatif lunak, semua produk berbahan dasar bauksit memiliki sifat keras. Sebagian besar bauksit diolah menjadi berbagai produk lain dengan sifat fisik yang berbeda dari bahan dasarnya.

Penemuan pertama kali tentang bauksit dilakukan oleh Pierre Berthier di Prancis pada tahun 1821. Meskipun penemuan pertama terjadi di Prancis, sebenarnya bauksit lebih banyak ditemukan di negara-negara beriklim tropis, termasuk Indonesia. 

Di Indonesia, wilayah yang diperkirakan memiliki sumber daya bauksit terbesar terletak di Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau. Jumlah pemegang izin usaha pertambangan (IUP) potensial di wilayah ini mencapai sekitar 3,47 miliar ton secara keseluruhan.

Tidak hanya Indonesia, banyak negara lain juga menjadi sumber bauksit. Negara Australia adalah produsen terbesar di dunia saat ini. 

Manfaat Bauksit

Dalam industri global, bauksit memiliki peran kunci dalam menyediakan sumber daya yang mendukung produksi aluminium yang sangat penting dalam berbagai sektor. Di bawah ini beberapa manfaat utama bauksit antara lain.

1. Pembuatan Tinta Cetak

Manfaat bauksit sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi mahasiswa yang sering menggunakan printer untuk mencetak tugas, skripsi, atau dokumen penting. 

Bauksit digunakan sebagai komponen bahan dalam produksi tinta cetak, termasuk tinta basah, tinta kering, dan tinta laser. 

Sebab karakteristiknya yang tahan air, bauksit digunakan untuk mencampur bahan-bahan tinta sehingga hasil cetakan lebih tahan lama dan tidak mudah luntur. 

Proses pembuatan tinta melibatkan peleburan bauksit dan pencampurannya dengan bahan lain melalui mesin khusus.

2. Pembuatan Aluminium 

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bauksit berguna sebagai bahan dasar dalam produksi aluminium. Kandungan aluminium dalam bauksit menjadikannya bahan yang sangat penting dalam industri aluminium. 

Untuk menghasilkan aluminium yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari, bauksit harus melalui proses pemurnian, yang dikenal sebagai proses Bayer. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Proses ini melibatkan pencucian bauksit dalam larutan panas untuk menghilangkan kandungan aluminium. 

Setelah diubah menjadi aluminium, bahan ini digunakan untuk membuat berbagai peralatan dapur dan perkakas rumah.

3. Pembuatan Kemasan Makanan 

Industri makanan menggunakan bauksit dalam produksi kemasan makanan karena sifatnya yang tahan air dan mampu mencegah kebocoran kemasan. Bauksit juga membantu mencegah kebocoran, baik dari dalam maupun luar kemasan.

Sebelum digunakan, bauksit diubah menjadi aluminium dan dicampur dengan logam atau bahan lain. Hal ini membantu melindungi makanan di dalam kemasan dengan efektif, menjaga kemasan yang aman dan tahan air. 

Bauksit dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan kaleng makanan. Namun selain kaleng makanan, makanan dalam kemasan plastik seperti snack ringan atau keripik juga menggunakan campuran bauksit untuk tujuan yang sama.

4. Manfaat Bauksit dalam Pembuatan Keramik 

Selain pembuatan kemasan makanan, manfaat bauksit juga ditemukan dalam pembuatan keramik, khususnya keramik yang digunakan untuk teras dan kamar mandi. Tujuan menggunakan bauksit pada pembuatan keramik untuk mencegah rembesan air di lantai.

Sifat bauksit yang tahan air membantu menjaga agar air tidak merembes ke dalam keramik, menjaga keawetan dan ketahanan keramik terhadap air. Penggunaan bauksit ini juga relevan dalam jenis keramik lainnya, meskipun tidak terlalu sering digunakan.

5. Manfaat Bauksit dalam Bahan Pembersih

Kekerasan dan sifat abrasif bauksit menjadikannya bahan yang sangat efektif dalam produk-produk pembersih seperti pasta gigi, pasta poles, dan produk pembersih permukaan lainnya. 

Bauksit membantu menghilangkan kotoran dan menggosok permukaan dengan lebih efektif, sehingga memberikan hasil pembersihan yang lebih baik. 

Keberadaan bauksit dalam produk pembersih membantu mempermudah tugas-tugas pembersihan sehari-hari.

6. Manfaat Bauksit dalam Industri Refraktori 

Industri refraktori adalah sektor yang memainkan peran krusial dalam menghasilkan bahan tahan panas untuk berbagai peralatan yang beroperasi pada suhu tinggi. 

Dalam industri ini, bauksit yang memiliki tingkat alumina yang tinggi sangat diperlukan. Bauksit digunakan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan bahan tahan api dan tahan panas. 

Sifat bauksit yang tahan panas membantu menjaga struktural peralatan di suhu ekstrem, sehingga sangat penting dalam industri yang bergantung pada penggunaan tungku dan peralatan serupa yang memerlukan ketahanan terhadap suhu tinggi.

Bagaimana Proses Pembentukan Bauksit?

Proses pembentukan bauksit mencakup perubahan batuan awal yang memiliki tingkat aluminium tinggi dan tingkat Fe serta Si yang rendah. Berikut ini adalah proses pembentukan bauksit:

  1. Proses Awal: Bauksit berasal dari batuan awal yang memiliki banyak aluminium, sedikit besi, dan sedikit kuarsa bebas. Contoh batuan ini bisa berasal dari berbagai jenis, seperti nepelin syenit atau granodiorit.
  2. Proses Pelapukan: Batuan awal ini mengalami proses yang disebut pelapukan karena terkena air hujan dan perubahan suhu yang terus-menerus. Ini berarti batuan tersebut menjadi semakin kecil dan rapuh seiring berjalannya waktu.
  3. Proses Pelarut: Saat hujan turun, air membawa dengannya zat-zat yang larut dari batuan tersebut. Beberapa zat larut, tetapi beberapa zat, seperti aluminium, tidak bisa larut dan tetap tinggal di dalam batuan.
  4. Proses Pengendapan: Zat-zat yang tidak larut, terutama aluminium, mulai menumpuk dan terkumpul di dalam batuan. Ini disebut sebagai pengendapan. Proses ini terjadi di daerah yang tidak mengalami erosi besar, yang berarti tanah dan batuan tidak terus-menerus terkikis oleh air atau angin.

Jadi, bauksit terbentuk dari batuan awal yang mengalami perubahan akibat air hujan dan perubahan suhu. Zat-zat seperti aluminium yang tidak bisa larut dalam air akhirnya terkumpul dan membentuk bauksit. 

Proses ini memakan waktu sangat lama dan memerlukan kondisi lingkungan yang khusus. Saat bauksit terbentuk, kita dapat mengambilnya dan menggunakannya untuk membuat aluminium yang berguna dalam banyak hal.

KAYLA NAJMI IHSANI

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Begini Proposal Divestasi Saham Vale Indonesia

24 hari lalu

Foto udara smelter milik PT Vale Indonesia Tbk di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat 28 Juli 2023. Smelter PT VALE Indonesia Tbk di Kabupaten Luwu Timur mampu memproduksi kurang lebih 240 ton nikel per hari dan saat ini sedang menggarap tiga proyek besar smelter di tiga lokasi yaitu Sorowako, Bahodopi dan Pomalaa dengan total investasi sekitar Rp134,3 triliun. ANTARA FOTO/jojon
Begini Proposal Divestasi Saham Vale Indonesia

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan proposal divestasi saham oleh PT Vale Indonesia Tbk.


Ekspor Bijih Bauksit Sudah Dilarang, Kenapa Pembangunan Smelter Masih Mandek?

35 hari lalu

Ilustrasi  smelter nikel. REUTERS
Ekspor Bijih Bauksit Sudah Dilarang, Kenapa Pembangunan Smelter Masih Mandek?

Stafsus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara Irwandy Arif mengakui pembangunan smelter bauksit masih mandek


Cadangan Bauksit Terbatas, Menteri Arifin Tasrif: Kalau Diekspor, Kita Punya Apa?

49 hari lalu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 24 Mei 2023. Rapat tersebut membahas penjelasan terkait perpanjangan izin ekspor tembaga, timah, bauksit, dan mineral lainnya, rencana mitigasi dampak pelarangan ekspor mineral, blueprint pengembangan ekosistem industri pengolahan mineral. TEMPO/M Taufan Rengganis
Cadangan Bauksit Terbatas, Menteri Arifin Tasrif: Kalau Diekspor, Kita Punya Apa?

Pemerintah resmi menutup kran ekspor bauksit mulai 10 Juni 2023. Menteri ESDM Arifin Tasrif sebut cadangan bauksit terbatas.


Lantik Inspektur Jenderal Baru, Menteri Arifin Tasrif Minta Pengawasan Internal Kementerian Diperketat

53 hari lalu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif usai menghadiri Indonesia EBTKE Conex 2023 di ICE BSD, Tangerang, Rabu, 12 Juli 2023. TEMPO/Amelia Rahima Sari.
Lantik Inspektur Jenderal Baru, Menteri Arifin Tasrif Minta Pengawasan Internal Kementerian Diperketat

Menteri Arifin Tasrif meminta Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Bambang Suswantono memperketat pengawasan internal.


Kasus Laporan Luhut, Saksi Ahli Merasa Dibentak-bentak oleh Kuasa Hukum Haris Azhar-Fatia

17 Juli 2023

Saksi ahli pidana dari Universitas Pancasila, Agus Surono bersiap memberikan kesaksiannya sebagai ahli dalam sidang dugaan kasus pencemaran nama baik Menteri Luhut Binsar Pandjaitan, Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti bersiap menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, 17 Juli 2023. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Kasus Laporan Luhut, Saksi Ahli Merasa Dibentak-bentak oleh Kuasa Hukum Haris Azhar-Fatia

Saksi ahli hukum pidana merasa dirinya dibentak-bentak oleh kuasa hukum Haris Azhar dan Fatia di sidang kasus pelaporan Luhut.


Mengenal Aluminium dari Segi Fungsionalitas Hingga Estetika

10 Juli 2023

Ilustrasi Astral Aluminium/ Instagram-@astralaluminium
Mengenal Aluminium dari Segi Fungsionalitas Hingga Estetika

Penting mengenal jenis aluminium untuk mengetahui fungsi demi pengaturan aliran udara dan pencahayaan.


Bahayakah Memasak dengan Aluminium Foil?

8 Juli 2023

Ilustrasi memasak dengan aluminium foil. Boldsky.com
Bahayakah Memasak dengan Aluminium Foil?

Penelitian menunjukkan bahwa aluminium foil, peralatan masak, dan wadah berbahan aluminium dapat melarutkan aluminium ke dalam makanan.


Tidak Hanya Bijih Bauksit, Sederet Mineral Mentah Tambang Berikut Dilarang Diekspor

16 Juni 2023

Ilustrasi ekspor bauksit. Shutterstock
Tidak Hanya Bijih Bauksit, Sederet Mineral Mentah Tambang Berikut Dilarang Diekspor

Diluar bijih bauksit, pemerintah telah memberlakukan larangan pada 21 komoditas ekspor. Sejumlah di antaranya merupakan bahan tambang.


Pembangunan Smelter Bauksit Lamban, Ekonom: Ekosistem Belum Terbangun, Kebijakan Belum Pasti

16 Juni 2023

Foto udara aktivitas pengolahan nikel (smelter) yang berada di Kawasan Industri Virtue Dragon Nickel Industrial (VDNI) di Kecamatan Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa 14 Desember 2021. Dua perusahaan smelter yaitu VDNI mencatat hingga bulan September 2021 mencatat ekspor NPI mencapai 618.117 metric ton (MT) atau senilai sekitar Rp17 triliun sedangkan pihak OSS mencatat ekspor NPI dan stainless steel sebesar 880.643 MT atau setara Rp24,5 triliun. ANTARA FOTO/Jojon
Pembangunan Smelter Bauksit Lamban, Ekonom: Ekosistem Belum Terbangun, Kebijakan Belum Pasti

Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) membeberkan kompleksitas masalah smelter bauksit di Indonesia.


10 Manfaat Bauksit dalam Kehidupan Manusia yang Dilarang Ekspor oleh Pemerintah

14 Juni 2023

Ilustrasi ekspor bauksit. Shutterstock
10 Manfaat Bauksit dalam Kehidupan Manusia yang Dilarang Ekspor oleh Pemerintah

Manfaat bauksit, antara lain bahan dasar aluminium, kemasan pangan, bahan baku keramik, campuran tinta, penutup retakan, dan industri kesehatan.