Nyepi, Bandara Bali Akan Ditutup 24 Jam Mulai Ahad Pukul 6 Pagi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat 8 Maret 2019. Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali beroperasi setelah ditutup selama 24 jam saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat 8 Maret 2019. Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali beroperasi setelah ditutup selama 24 jam saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandara Internasional Ngurah Rai Bali tidak akan melayani penerbangan selama 24 jam pada saat Hari Raya Nyepi. Bandara akan mulai ditutup pada ahad, 14 Maret, pukul 06.00 WITA hingga Senin, 15 Maret pukul 06.00 WITA.

    “Pada rentang waktu ini bandara tidak melayani penerbangan berjadwal domestik maupun carter,” tutur Corporate Communication Angkasa Pura I Denoan Rinaldi saat dihubungi pada Selasa, 8 Maret 2021.

    Penutupan bandara merupakan bentuk penghormatan terhadap umat Hindu di Bali yang akan menjalani ibadah. Meski operasional dihentikan sementara, Angkasa Pura I tetap akan menyiagakan bandara untuk melayani penerbangan darurat.

    Angkasa Pura I telah melakukan sosialisasi kepada para penumpang. Di samping itu, Denoan mengatakan kebijakan penghentian layanan penerbangan selama Nyepi telah diketahui oleh pelaku penerbangan dunia.

    “Biasanya mereka sudah otomatis menyesuaikan dan mengatur jadwalnya dengan periode penutupan bandara saat Hari Raya Nyepi,” tutur Denoan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.