Terpopuler Bisnis: Jokowi Soal Produk Asing, Stafsus Erick Thohir Tanggapi Tesla

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo akan membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke XXVIII secara resmi pada Sabtu malam 14 November 2020 di  Stadion Sikabu, di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

    Presiden Joko Widodo akan membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke XXVIII secara resmi pada Sabtu malam 14 November 2020 di Stadion Sikabu, di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Kamis, 4 Maret 2021, dimulai dari Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengaku salah terkait dengan pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menggaungkan agar masyarakat membenci produk luar negeri.

    Selain itu ada juga soal rekam jejak Angin Prayitno Aji, pegawai Ditjen Pajak yang terseret kasus suap. Lalu ada berita tentang pemerintah yang tidak terlalu mempermasalahkan rencana produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla Inc.

    Berikutnya adalah berita tentang progres pembangunan Jalan Tol Indralaya – Prabumulih, Sumatera Selatan sudah mencapai 29,5 persen dari total 65 kilometer yang ditargetkan rampung tahun ini. Terakhir, berita tentang tata cara pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 13.

    Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

    1. Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri, Mendag Mengaku Salah

    Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengaku salah terkait dengan pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menggaungkan agar masyarakat membenci produk luar negeri.

    "Saya mohon kepada rekan media untuk tidak membesar-besarkan permasalahan ini. Yang salah ini adalah menteri perdagangan, yaitu saya sendiri, karena saya memberikan laporan kepada beliau sesaat sebelum acara dimulai," ujar Lutfi dalam konferensi video, Kamis, 4 Maret 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.