Banjir, Sri Mulyani Beri Dispensasi untuk Pegawai Kemenkeu

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkeu Sri Mulyani memberikan keterangan pers terkait laporan APBN 2019 di Jakarta, Selasa 7 Januari 2020. Menkeu menyatakan realisasi APBN 2019 masih terarah dan terkendali meskipun terjadi defisit sebesar Rp353 triliun atau sebesar 2,20 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Tempo/Tony Hartawan

    Menkeu Sri Mulyani memberikan keterangan pers terkait laporan APBN 2019 di Jakarta, Selasa 7 Januari 2020. Menkeu menyatakan realisasi APBN 2019 masih terarah dan terkendali meskipun terjadi defisit sebesar Rp353 triliun atau sebesar 2,20 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengunggah gambar kantor Kementerian Keuangan serta cabangnya di Jakarta dan sekitarnya yang terkena banjir akibat curah hujan tinggi sejak Senin malam tadi. Ia memberikan dispensasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Keuangan yang terkena dampak banjir.

    "Kami di Kementerian Keuangan juga memberikan dispensasi atas absensi bagi pegawai yang tempat tinggalnya terkena banjir atau daerah sekitar tempat tinggalnya terdampak banjir sehingga mengalamai kesulitan menuju ke kantor masing-masing.  Dengan penerapan e-office, beberapa pekerjaan tertentu dapat diselesaikan meskipun tidak datang ke kantor," kata Sri Mulyani melalui akun media sosial Instagram pribadi miliknya, Selasa 25 Februari 2020.

    Adapun pada gambar yang diunggah oleh Sri Mulyani pada akun sosial medianya, terlihat Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibitung, Bekasi, yang banjir setinggi dada orang dewasa. Kemudian kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Rawamangun, Jakarta Timur, tergenang air sedalam kurang lebih 70 sentimeter.

    Selanjutnya, kantor pusat Kementerian Keuangan  pun tak luput dari genangan air. Menurut dia, banjir di kantor Kementerian Keuangan di Jakarta sedikit mengganggu kelancaran dalam bertugas.

    Ia menyampaikan rasa prihatin yang mendalam terhadap musibah banjir  melanda Jakarta dan sekitarnya.

    Kemudian Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menuturkan, bahwa jajarannya akan gotong royong untuk memberikan bantuan guna menangani musibah banjir. "Semoga seluruh warga Jakarta dan sekitarnya yang terkena musibah banjir dapat diberikan keselamatan dan segera terbebas dari genangan banjir," ujar Sri Mulyani.

    EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.