Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi bertemu Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud di Kerajaan Arab Saudi, 14 April 2019. Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi bertemu Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud di Kerajaan Arab Saudi, 14 April 2019. Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud menggelar pertemuan bilateral di Istana Pribadi Raja (Al-Qasr Al-Khas), pada Ahad sore, 14 April 2019.

    Baca juga: Sebelum Umrah, Jokowi Makan Siang Bersama Raja Salman

    Dalam pertemuan yang berlangsung selepas jamuan santap siang itu, Jokowi dan Raja Salman sepakat akan meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi. “Presiden Jokowi dan Raja Salman sepakat ke depan, kerja sama ekonomi akan terus ditingkatkan terutama di bidang energi dan pariwisata,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam siaran tertulis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Ahad, 14 April 2019.

    Dalam pertemuan itu, Jokowi juga menyampaikan apresiasi dari seluruh masyarakat indonesia atas diberikannya kuota tambahan kembali sebesar 10 ribu bagi Jamaah Haji Indonesia. “Raja Salman juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepemimpinan Indonesia di dalam menjaga stabilitas kawasan dan dunia,” ucap Retno.

    Retno Marsudi yang ikut mendampingi Jokowi dalam pertemuan bilateral itu menyampaikan, Raja Salman juga mengapresiasi Indonesia atas kepemimpinannya di dunia islam. “Dari pembicaraan tadi tampak sekali kedekatan antara kedua kepala negara,” katanya.

    Turut mendampingi Jokowi dalam pertemuan bilateral tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, dan Staf Khusus Presiden Abdul Ghofarrozin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.