Pasca Gempa, Matahari Kembali Operasikan Gerainya di Palu

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Store Operation Director MDS Sunny Setiawan. TEMPO/Supriyanto Khafid

    Store Operation Director MDS Sunny Setiawan. TEMPO/Supriyanto Khafid

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Matahari Department Store Tbk  kembai membuka tokonya di Grand Palu, Palu, Sulawesi Tengah, pada Ahad, 7 Oktober 2018. Sebelumnya, toko tersebut tutup pasca gempa dan tsunami yang melanda kawasan tersebut beberapa pekan lalu.

    Baca: Mengenal Hari Darmawan, Pendiri Matahari yang Tewas di Ciliwung

    "Kami sempat tutup karena hampir semua di sana tutup, listrik pun tidak ada," ujar Corporate Secretary Matahari Miranti Hadisusilo, Senin, 8 Oktober 2018. Untuk mengoperasikan toko, Miranti mengatakan perseroan akhirnya menggunakan genset.

    Miranti menyebut perusahaannya tidak mengalami kerugian akibat bencana tersebut. Kendati hampir semua barang di toko pakaian itu ludes setelah peristiwa itu. Ia tak mau menceritakan lebih detail penyebab hilangnya barang-barang di sana.

    "Jadi di sana habis semua, tetapi sudah dicover oleh asuransi," kata Miranti. Ia tak menyebut besar biaya yang ditanggung asuransi. Namun, modal investasi untuk satu toko, kata dia, bisa mencapai rata-rata Rp 25-30 miliar per toko.

    Menurut Miranti, di setiap toko Matahari, ada barang yang merupakan milik perusahaan dan ada barang konsinyasi yang menjadi tanggungan para supplier. kata dia, barang yang sudah pasti ditanggung asuransi adalah barang-barang milik Matahari.

    "Kalau punya supplier kami tidak mengecek, tapi dalam perjanjian kerja sama kami sampaikan bahwa mereka wajib mengasuransikannya," kata Miranti.

    Selain barang yang ludes, Miranti mengatakan fisik toko hampir tidak terdampak. Sebabnya, setiap toko Matahari selalu ada di dalam Mal. Sementara, Grand Palu yang menjadi lokasi Matahari hanya terdampak di bagian basement.

    Dengan demikian, Miranti menegaskan tak ada kerugian untuk perseroan akibat gempa dan tsunami di Palu itu. "Karena semua dicover asuransi, jadi kami enggak menganggap rugi. Jadi kalau misal enggak bisa klaim, nah tuh. Ini kami semua dicover."

    Gerai di Palu adalah salah satu dari 155 gerai matahari yang tersebar di 74 kota di seluruh Indonesia. Selain menjajakan barang di toko fisik, perseroan juga menjajakan barangnya secara online melalui situs resminya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.