PHRI Promosikan Bali Lewat Wisata Sepeda

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga bersepeda sembari menikmati pemandangan matahari terbit saat mengunjungi kawasan komplek Candi Plaosan, Klaten, Jawa Tengah, 1 Januari 2017. Kawasan komplek Candi Plaosan warga sekitar maupun wisatawan menikmati pemandangan matahari terbit untuk pertama kalinya di tahun 2017 dengan suasana khas pedesaan. TEMPO/Pius Erlangga

    Warga bersepeda sembari menikmati pemandangan matahari terbit saat mengunjungi kawasan komplek Candi Plaosan, Klaten, Jawa Tengah, 1 Januari 2017. Kawasan komplek Candi Plaosan warga sekitar maupun wisatawan menikmati pemandangan matahari terbit untuk pertama kalinya di tahun 2017 dengan suasana khas pedesaan. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta -Wisata minat khusus dengan segmentasi olahraga seperti bersepeda diharapkan mampu mendongkrak promosi langsung teradap pariwisata Bali. Alasannya wisatawan akan berkesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat di lingkungan destinasi wisata.

    "Kami dukung pariwisata olahraga karena ini mendatangkan wisatawan dengan cepat dan jumlah yang banyak," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Denpasar, Ida Bagus Gede Sidharta Putra di Denpasar, Sabtu, 4 Februari 2018.

    Menurut pria yang disapa Gusde itu wisata minat khusus selain berdampak langsung kepada pelaku pariwisata juga pelaku usaha kecil menengah dan masyarakat. Gusde yang juga selaku Ketua Yayasan Pengembangan Sanur itu mengatakan Bali kembali terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan kejuaraan balap sepeda internasional Gran Fando New York (GFNY) yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu di Sanur, Denpasar.

    Adanya kejuaraan internasional diharapkan menjadi angin segar bagi pariwisata Bali yang dalam pemulihan setelah erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu.

    Selain berolahraga, lanjut dia, wisatawan yang menjadi peserta kejuaraan itu juga akan berwisata ke sejumlah destinasi menarik selama mereka berada di Bali. Gusde menambahkan GFNY rencananya diikuti sekitar 1.500 orang peserta dari 33 negara dengan mengambil tempat di Jalan By Pass Sanur di dekat KFC pukul 05.00 WITA.

    Rute yang ditempuh yakni Sanur, Gianyar, Klungkung, Karangasem, Bangli dan kembali ke Sanur. Dalam laman GFNY disebutkan rute terpanjang yang dilewati mencapai 142 kilometer dan 2,1 kilometer jalan menanjak dan untuk rute jarak pendek yakni 82 kilometer dengan jalan menanjak kurang dari satu kilometer.

    Sepanjang rute, para perserta akan menyusuri jalan dengan pemandangan pantai, hutan tropis, pura dan jalur perdesaan khas Bali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.