DJBC Sulawesi Bagian Utara Sita 754 Karton Miras Ilegal

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • DJBC Sulawesi Bagian Utara Sita 754 Karton Miras Ilegal

    DJBC Sulawesi Bagian Utara Sita 754 Karton Miras Ilegal

    INFO NASIONAL - Bertempat di GKN Manado, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai  (DJBC) Sulawesi bagian utara mengadakan konferensi pers hasil penindakan/penyidikan minuman keras (miras) ilegal yang beredar di beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara. Acara tersebut dihadiri Kadisperindag Sulut, Kabid Humas Polda Sulut, Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Sulut, dan Inspektur Kodam XIII/Merdeka.

    Kepala Kantor Wilayah DJBC Sulawesi bagian utara Cerah Bangun mengungkapkan penindakan yang dilakukan petugas Bea Cukai terhadap miras ilegal tersebut dilakukan dalam beberapa waktu mulai dari pertengahan Oktober hingga awal November. "Pada hari Selasa, 17 Oktober,  petugas menyita 254 karton miras ilegal yang ditemukan di Amurang, Minahasa. Hanya berselang dua hari pada Kamis, 19 Oktober, petugas juga menyita tujuh karton di kota Tomohon," ujar Cerah.

    Selain kedua penindakan tersebut, petugas kembali berhasil melakukan dua penindakan di Kotamobagu pada Jumat, 27 Oktober 2017, dan berhasil mengamankan 14 dan 326 karton minuman keras ilegal. Tidak berhenti di situ, petugas juga berhasil menyita 153 karton minuman keras ilegal di Kota Manado pada Selasa, 7 November 2017. "Dari kelima penindakan yang dilakukan, diperoleh bukti bahwa minuman keras ilegal tersebut diproduksi oleh dua perusahaan berinisial PT GMAB dan CV SA," ungkap Cerah.

    Barang bukti yang berhasil diamankan petugas Bea Cukai telah dibawa ke Kantor Wilayah DJBC Sulawesi bagian utara untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Dari kasus ini, kedua perusahaan tersebut disinyalir telah melakukan tindak pidana di bidang Cukai sesuai dengan Undang-Undang Cukai Nomor 39 tahun 2007 pasal 52 dan/atau pasal 54.

    Penindakan yang telah dilakukan oleh petugas Bea Cukai ini utamanya ditujukan untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya barang-barang ilegal. Selain itu, dengan beredarnya barang-barang tersebut, dapat mengancam perusahaan-perusahaan yang taat pada aturan, sehingga penindakan ini juga ditujukan untuk menjaga keberlangsungan industri yang taat hukum. Rangkaian tindakan penyitaan ini dilakukan sejalan dengan komitmen Bea Cukai untuk melindungi masyarakat dari potensi yang ditimbulkan dari beredarnya barang-barang ilegal. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?